• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Meepago

Suku Amungme sudah mengenal tanaman tebu sejak dulu

March 7, 2024
in Meepago
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Dewi Wulandari
Suku Amungme

Ilustrasi, Tebu atau Saccharum Officinarum Linn. - Jubi/suara.com

0
SHARES
922
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Timika, Jubi – Orang tua dulu sudah lama mengenal tanaman tebu di pekarangan rumah keluarga maupun Hinangami Devinde, rumah adat Suku Amungme dan juga dalam berkebun. Ada banyak jenis tanaman tebu sesuai dengan warna dan rasanya, dalam melaksanakan upacara upacara adat tertentu. Tebu dalam Bahasa Amungme disebut Elo. Tetapi sebutan dalam warna dan rasa, sebutannya pun berbeda.

“Rasa manisnya tebu itu sangat tergantung dari ketinggian dan semakin tinggi lebih manis dan harum rasanya,” kata Ketua Lembaga Masyarakat Adat Suku Amungme (LEMASA), John Magal, kepada Jubi di Timika, Kamis (7/3/2024) siang.

Dia menambahkan orang-orang tua sudah memberikan nama-nama tebu sesuai dengan warna-warnanya. Misalnya kalau warna merah tua disebut Alakung. Tebu berwarna antara putih dan coklat dinamakan dalam Bahasa Amungme adalah Likinung. Sedangkan Kerum adalah tebu berwarna coklat muda.

“Moanung adalah warna merah strip-strip atau bergaris. Sedangkan Oagama Pimung atau Lamlo itu tebu biasa yang kitorang kenal mirip tebu gula di Jawa,” katanya.

Dikatakan, biasanya gula tebu (Elo) digunakan dalam upacara-upacara syukur yang dalam istilah Bahasa Amungme adalah Arawa Jagawin.

“Kalau panen besar semua kumpul di lapangan dan makan ramai-ramai tanaman tebu itu,” katanya.

Dia mengatakan tanaman tebu (Elo) ini biasanya ditanam di pinggir rumah dan juga berkebun tebu.

BERITATERKAIT

World Press Freedom Day diselenggarakan di Papua

Papua accounts for over 90% of Indonesia’s malaria cases, Vice Health Minister calls for integrated response

Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura

Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

“Tebu itu diikat dengan tali rotan dan penyangga dari kayu sehingga tebu itu bisa mencapai tinggi lima sampai enam meter,” katanya seraya menambahkan ada pula tanaman tebu yang tumbuh di bekas tanah longsor. Biasanya orang tua menamakan Koaga Pimung atau tebu yang tumbuh di bekas tanah longsor.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Selain upacara, tanaman tebu juga biasa disajikan kepada tamu yang datang ke rumah keluarga,” kata Magal.

Hal senada juga dikatakan pemuda Suku Amungme, Banianus Jawame. Ada jenis tebu berwarna kuning atau dalam Bahasa Amungme disebut Kerung.

“Memang orang tua sejak dulu sudah mengenal berbagai jenis warna tebu di gunung,” katanya.

Selain Suku Amungme, orang Korowai di Kabupaten Asmat juga mengenal tanaman tebu sebagau sumber energi saat mereka melakukan perburuan dengan selalu mengonsumsi tebu.

Tebu dalam Bahasa Korowi disebut dengan nama Gelen, yang dikumpulkan bersamaan saat meramu sagu.

Bahkan setiap tahun tebu (Gelen) ini disajikan dalam ucapan syukur tahunan. Ungkapan syukur dalam Bahasa Korowai disebut Dufekho baliampeko gelempekho bufekho khawfekh.

Pada Suku Korowai dalam setiap tahunnya tebu disajikan dalam festival ucapan syukur yang merupakan upacara yang dilakukan secara turun temurun. Tebu biasanya disajikan pada bulan dan hari tertentu yaitu bulan ke-3 hari ke-2 bersama dengan sagu, petatas, sayur, dan lain sebagainya.

Tradisi ini dilakukan khusus sebagai tanda ucapan syukur yang dilakukan terhadap hasil panen yang diperoleh selama setahun.

“Tebu menjadi salah satu makanan favorit yang disediakan dalam upacara ini dan disajikan kepada tamu-tamu undangan yang terdiri dari tetangga dan kerabat,” demikian dikutip dari penelitian berjudul Menjajaki keberadaan Saccharum Spp di Papua melalui pendekatan arkeologi, Marthen Tolla dari Balai Arkelogoig Papua di Jayapura. (*)

Tags: MimikaPapuaSuku Amungmetanaman tebu
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Apelcemi

Apelcemi desak pemkab dan DPRK Mimika tuntaskan masalah ketenagakerjaan

May 7, 2026
Pemuda katolik

Papua Berdarah: Pemuda Katolik Papua Tengah nyalakan seribu lilin

April 24, 2026

Ketua DPRK Puncak: Masyarakat ingin investigasi terbuka dan independen

April 22, 2026

Nasib warga tiga kampung di Puncak belum dapat dipastikan

April 19, 2026

Operasi militer di Puncak: Manusia hingga hewan ditembaki

April 19, 2026

Pimpinan gereja Katolik sesalkan tewasnya sembilan warga sipil di Puncak

April 18, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Nobar Persipura

Gubernur Papua Tengah siapkan tiga lokasi nobar Persipura di Nabire

May 7, 2026
WNA Australia

Tiga WNA Australia disidangkan di Merauke

May 7, 2026
Anggota DPD RI

Anggota DPD RI kritik kinerja PPL mendampingi petani di Merauke

May 7, 2026
Apelcemi

Apelcemi desak pemkab dan DPRK Mimika tuntaskan masalah ketenagakerjaan

May 7, 2026
Persipura

Persipura siap tempur untuk rebut satu tiket Super League

May 7, 2026
Siswa SMA

Tujuh pelajar SMA di Mamberamo Tengah dilaporkan tertembak

May 7, 2026
Calon Anggota AJI Jayapura

Calon anggota AJI Jayapura dibekali pengetahuan sejarah terbentuknya AJI

May 7, 2026
IMG 20260506 WA0106

Sejumlah warga Puncak dilaporkan terluka karena ledakan bom di jenazah

May 7, 2026
Pengungsi

Pengungsi internal di Puncak dan Puncak Jaya mesti dilindungi

May 7, 2026
Persipura

Persipura dapat suntikan semangat dari Gubernur jelang perburuan tiket promosi

May 7, 2026
Gubernur Papua Tengah

Gubernur Papua Tengah instruksikan penertiban tambang ilegal

May 6, 2026
Papua Tengah

Masyarakat adat Papua Tengah dapat mengelola potensi alam lewat IPR

May 6, 2026
UMKM

UMKM di Manokwari gelar demonstrasi karena merasa ditelantarkan BGN

May 4, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
Nobar Persipura

Gubernur Papua Tengah siapkan tiga lokasi nobar Persipura di Nabire

0
WNA Australia

Tiga WNA Australia disidangkan di Merauke

0
Anggota DPD RI

Anggota DPD RI kritik kinerja PPL mendampingi petani di Merauke

0
Apelcemi

Apelcemi desak pemkab dan DPRK Mimika tuntaskan masalah ketenagakerjaan

0
Persipura

Persipura siap tempur untuk rebut satu tiket Super League

0
Siswa SMA

Tujuh pelajar SMA di Mamberamo Tengah dilaporkan tertembak

0
Calon Anggota AJI Jayapura

Calon anggota AJI Jayapura dibekali pengetahuan sejarah terbentuknya AJI

0

English Stories

Central Papua Governor Meki Nawipa (center) delivers a keynote address at a focus group discussion themed “Upstream-Downstream Integration Strategy for Gold Reserve Management Towards Sovereign Monetary Resilience” at a hotel in Jakarta, Tuesday (May 5, 2026) — Public Relations Office of the Central Papua Provincial Government
Pacnews

Indigenous Communities in Central Papua set to manage Natural Resources under People’s Mining Permit (IPR) scheme

May 7, 2026
Central Papua Governor Meki Nawipa (center) — Public Relations Office of the Central Papua Provincial Government
Pacnews

Central Papua Governor launches Enforcement Drive against Illegal Mining

May 7, 2026
Banfot
Pacnews

Banfot Villagers remain Internally Displaced

May 6, 2026
Various types of waste collected by high school and vocational students (SMA/SMK) from rivers in North Ayamaru District, Maybrat Regency, Southwest Papua, Tuesday (May 5, 2026). — Jubi/Gamaliel M Kaliele
Pacnews

Saving Rainbow Fish, students clean trash from Ayamaru rivers

May 6, 2026
Jean Bisay, Chair of the Organizing Committee for World Press Freedom Day, delivers the committee report at Lukmen II Hall, Papua Governor’s Office, Jayapura, on Monday (May 4, 2026). — Jubi/Larius Kogoya
Pacnews

Papua Province hosts Indonesia’s World Press Freedom Day commemoration

May 5, 2026

Trending

  • IMG 20260506 WA0106

    Sejumlah warga Puncak dilaporkan terluka karena ledakan bom di jenazah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengungsi internal di Puncak dan Puncak Jaya mesti dilindungi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persipura dapat suntikan semangat dari Gubernur jelang perburuan tiket promosi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Papua Tengah instruksikan penertiban tambang ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masyarakat adat Papua Tengah dapat mengelola potensi alam lewat IPR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara