• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Meepago

Apelcemi desak pemkab dan DPRK Mimika tuntaskan masalah ketenagakerjaan

May 7, 2026
in Meepago
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Appelcemi

Appelcemi saat melakukan rapat dengar pendapat dengan DPRK Mimika, Rabu (06/05/2026) - Dok. Untuk Jubi

0
SHARES
24
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Asosiasi Pencaker Lokal Carstensz Mimika atau Apelcemi mendesak pemerintah kabupaten (pemkab) dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten atau DPRK Mimika, Papua Tengah menuntaskan berbagai masalah ketenaga kerjaan di wilayah itu.

Desakan itu disampaikan Apelcemi saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan DPRK Mimika di ruang serbaguna kantor DPRK, Rabu (6/5/2026).

Ketua Apelcemi, Hendrikus Kaparapea mengatakan, yang diharapkan pihaknya bukan wacana semata. Melainkan ada langkah nyata dari para pengambil kebijakan di daerah itu, untuk menuntaskan seluruh masalah terkait ketenagakerja di Mimika, terutama rekturment tenaga kerja lokal orang asli Papua dan non asli Papua yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Mimika.

“Apelcemi sangat prihatin atas kinerja pemerintah dalam hal ini Disnakertrans (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi) Kabupaten Mimika. Persoalan pengangguran sudah bertahun-tahun, namun belum terselesaikan,” kata Hendrikus Kaparapea melalui pesan tertulisnya kepada Jubi, Kamis (7/5/2026).

Katanya, Disnakertrans Kabupaten Mmika terkesan melakukan pembiyaran dan tidak menjalankan fungsi tugas sebagaimana mestinya.

Disnakertrans Mimika pun disebut tidak memiliki data lengkap terkait pencari kerja (pencaker) lokal, yang sudah bekerja di seluruh perusahaan sub kontraktor PT Freeport Indonesia.

“Terutama masyarakat pemilik hak ulayat, di mana saat ini perusahaan Freeport sedang melakukan eksploitasi tambang,” ucapnya.

BERITATERKAIT

Kabupaten Mimika daerah dengan penduduk terbanyak di Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah resmikan KDMP di Kabupaten Mimika

Dewan Adat Papua wilayah Adat Meepago nyatakan sikap terhadap Freeport

Kadepa: Setelah kesepakatan damai, jangan lagi ada konflik di Mimika

Apelcemi juga menyinggung kebaradaan PT Freeport yang sudah 59 tahun menambang kekayaan alam Bumi Amungsa (sebutan lain untuk Kabupaten Mimika).

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Keberadaan tembang emas dan tembaga itu dinilai belum memberikan dampak yang signifikan terhadap masyarakat adat tujuh suku pemilik hak ulayat, dan orang asli Papua pada umumnya.

“Kami orang asli Papua, minta Disnakertrans segera menertibkan seluruh sub kontraktor yang berada di Kabupaten Mimika. Mulai dari kantor fisik dan papan nama alamat yang tidak jelas,” ujarnya.

Sebab menurutnya, banyak perusahaan sub kontraktor yang tidak memiliki kantor di Mimika, tetapi melakukan perekrutan tenaga kerja siluman’ secara diam-diam dan langsung dipekerjakan.

“Bagian ini yang perlu diperhatikan serius oleh Disnaker dan semua pihak berkompeten. Bekerjalah dengan jujur. Jangan jadikan kami objek untuk semua program pemerintah yang selalu mengatas namakan Otsus. Suku Amungme, Kamoro dan lima suku kekerabatan lainya,” kata Hendrikus Kaparapea.

Sekretaris Apelcemi, Markus Beanal mengatakan apabila tidak ada solusi terhadap masalah pengangguran di Kabupaten Mimika, tentu akan berdampak pada kehidupan sosial masyarakat.

“Mulai dari segi ekonomi, dan perputaran uang akan berkurang. Otomatis income untuk PAD (Pendapatan Asli Daerah) berkurang juga. Dari segi kamtibmas, Mimika banyak sekali konflik, pembunuhan perampokan, begal, pencurian dan kasus lainnya. Persoalan ini semua dipengaruhi angka penggaruan yang tinggi di kabupaten ini,” kata Markus Beanal.

Apelcemi juga berharap, kontraktor yang ada di Kabupaten Mimika tidak lagi merekrut tenaga kerja dari luar Papua. Namun mengakomodir pencaker lokal yang berada di bahwa payung Appelcemi.

Pendiri Apelcemi, Yan Akobiarek mengritisi persyaratan administrasi, yang memberatkan pencaker seperti pengalaman kerja minimal 2-5 tahun dan surat vaksin seertifikasi yang biayanya cukup mahal, interview daring (online), penerimaan berkas online dan beberapa persyaratan lain yang dinilai memberatkan pencari kerja.

“Jangan jadikan sistem administrasi yang terlalu ribet untuk menghambat kami orang Papua mendapatkan pekerjaan,” kata Yan Akobiarek.

Sementara itu, salah satu tokoh politik di Tanah Papua yang selama ini terlibat mengadvokasi masalah buruh, Laurenzus Kadepa mengapresiasi gerakan Apelcemi.

Ia berharap, asosiasi yang dibentuk pada April 2026 itu, dapat menjadi media untuk mendorong dan mengadvokasi para pencari tenaga kerja orang asli Papua maupun non Papua, yang lahir dan besar di Tanah Papua, dan selama ini dilupakan oleh para pengambil kebijakan

“Saya melihat gerakan seperti ini perlu dan berharap melalui gerakan ini pemerintah daerah dan dinas terkait membuka mata hati dan bekerja benar,” kata Laurenzus Kadepa.

Menurutnya, selama ini pemerintah daerah melalui dinas terkait, terkesan kurang memperhatikan masalah ketenagakerjaan lokal, yang menyebabkan tingginya angka pengangguran di Mimika.

“Ini memalukan, miris kalau perusahaan sub kontraktor Freeport yang beroperasi di Mimika, tidak memberikan dampak positif bagi pencari pekerja orang asli Mimika, orang asli Papua dan masyarakat non Papua yang lahir dan besar di Tanah Papua,” ujarnya. (*)

Tags: ApelcemiDPRK MimikaKabupaten MimikaKetenagakerjaan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pemuda katolik

Papua Berdarah: Pemuda Katolik Papua Tengah nyalakan seribu lilin

April 24, 2026
Kabupaten Puncak

Ketua DPRK Puncak: Masyarakat ingin investigasi terbuka dan independen

April 22, 2026

Nasib warga tiga kampung di Puncak belum dapat dipastikan

April 19, 2026

Operasi militer di Puncak: Manusia hingga hewan ditembaki

April 19, 2026

Pimpinan gereja Katolik sesalkan tewasnya sembilan warga sipil di Puncak

April 18, 2026

Sembilan warga Puncak dilaporkan tewas tertembak saat operasi militer, salah satunya balita

April 18, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Anggota DPD RI

Anggota DPD RI kritik kinerja PPL mendampingi petani di Merauke

May 7, 2026
Appelcemi

Apelcemi desak pemkab dan DPRK Mimika tuntaskan masalah ketenagakerjaan

May 7, 2026
Persipura

Persipura siap tempur untuk rebut satu tiket Super League

May 7, 2026
Siswa SMA

Tujuh pelajar SMA di Mamberamo Tengah dilaporkan tertembak

May 7, 2026
Calon Anggota AJI Jayapura

Calon anggota AJI Jayapura dibekali pengetahuan sejarah terbentuknya AJI

May 7, 2026
Komunitas Anak Muda Adat

Delapan komunitas anak muda adat terbentuk di Sorong Selatan

May 7, 2026
Fiji

Kesepakatan keamanan antara Fiji dan Australia mulai terlihat

May 7, 2026
IMG 20260506 WA0106

Sejumlah warga Puncak dilaporkan terluka karena ledakan bom di jenazah

May 7, 2026
Pengungsi

Pengungsi internal di Puncak dan Puncak Jaya mesti dilindungi

May 7, 2026
Persipura

Persipura dapat suntikan semangat dari Gubernur jelang perburuan tiket promosi

May 7, 2026
Gubernur Papua Tengah

Gubernur Papua Tengah instruksikan penertiban tambang ilegal

May 6, 2026
Papua Tengah

Masyarakat adat Papua Tengah dapat mengelola potensi alam lewat IPR

May 6, 2026
UMKM

UMKM di Manokwari gelar demonstrasi karena merasa ditelantarkan BGN

May 4, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
Anggota DPD RI

Anggota DPD RI kritik kinerja PPL mendampingi petani di Merauke

0
Appelcemi

Apelcemi desak pemkab dan DPRK Mimika tuntaskan masalah ketenagakerjaan

0
Persipura

Persipura siap tempur untuk rebut satu tiket Super League

0
Siswa SMA

Tujuh pelajar SMA di Mamberamo Tengah dilaporkan tertembak

0
Calon Anggota AJI Jayapura

Calon anggota AJI Jayapura dibekali pengetahuan sejarah terbentuknya AJI

0
Komunitas Anak Muda Adat

Delapan komunitas anak muda adat terbentuk di Sorong Selatan

0
Fiji

Kesepakatan keamanan antara Fiji dan Australia mulai terlihat

0

English Stories

Central Papua Governor Meki Nawipa (center) delivers a keynote address at a focus group discussion themed “Upstream-Downstream Integration Strategy for Gold Reserve Management Towards Sovereign Monetary Resilience” at a hotel in Jakarta, Tuesday (May 5, 2026) — Public Relations Office of the Central Papua Provincial Government
Pacnews

Indigenous Communities in Central Papua set to manage Natural Resources under People’s Mining Permit (IPR) scheme

May 7, 2026
Central Papua Governor Meki Nawipa (center) — Public Relations Office of the Central Papua Provincial Government
Pacnews

Central Papua Governor launches Enforcement Drive against Illegal Mining

May 7, 2026
Banfot
Pacnews

Banfot Villagers remain Internally Displaced

May 6, 2026
Various types of waste collected by high school and vocational students (SMA/SMK) from rivers in North Ayamaru District, Maybrat Regency, Southwest Papua, Tuesday (May 5, 2026). — Jubi/Gamaliel M Kaliele
Pacnews

Saving Rainbow Fish, students clean trash from Ayamaru rivers

May 6, 2026
Jean Bisay, Chair of the Organizing Committee for World Press Freedom Day, delivers the committee report at Lukmen II Hall, Papua Governor’s Office, Jayapura, on Monday (May 4, 2026). — Jubi/Larius Kogoya
Pacnews

Papua Province hosts Indonesia’s World Press Freedom Day commemoration

May 5, 2026

Trending

  • IMG 20260506 WA0106

    Sejumlah warga Puncak dilaporkan terluka karena ledakan bom di jenazah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengungsi internal di Puncak dan Puncak Jaya mesti dilindungi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persipura dapat suntikan semangat dari Gubernur jelang perburuan tiket promosi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Papua Tengah instruksikan penertiban tambang ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masyarakat adat Papua Tengah dapat mengelola potensi alam lewat IPR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara