• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Delapan komunitas anak muda adat terbentuk di Sorong Selatan

May 7, 2026
in Domberai
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Gamaliel M. Kaliele - Editor: Arjuna Pademme
Komunitas Anak Muda Adat

Foto bersama saat usai deklarasi delapan komunitas anak muda adat di Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Selasa (06/05/2026) - Jubi/Gamaliel Kaliele

0
SHARES
92
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Teminabuan, Jubi – Delapan komunitas anak muda adat terbentuk di Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya. Pembentukan komunitas adat ini merupakan hasil konsolidasi panjang selama lima tahun.

Dewan Persekutuan Masyarakat Adat (DPMA) Knasaimos mengesahkan, pembentukan Komunitas Bol Blen dari suku Ogit/Yaben dalam deklarasi di Kampung Knaya, Distrik Seremuk dan Saifi, Kabupaten Sorong Selatan, Selasa (6/5/2026).

Komunitas anak muda adat yang disahkan itu adalah Komunitas Sadir Wet Yifi, Komunitas Sanggar Bol Wyong, Komunitas Kna Mlas di sub suku Kna, Komunitas Tival di sub suku Imian, Komunitas Slouw Bailo Kamas di sub suku Srer, Komunitas Wet Saris Yehin di sub suku Salmit Klausa, Komunitas Bol Saris di sub suku Saifi, dan Komunitas Bol Blen di suku Ogit/Yaben.

Ketua Komunitas Anak Muda Adat Knasaimos, Nabot Sreklefat mengatakan pembentukan komunitas tersebut menjadi tonggak penting dalam perjuangan anak muda adat, untuk menjaga eksistensi wilayah adat Knasaimos di tengah ancaman kerusakan hutan dan sumber daya alam di Tanah Papua.

“Pada tanggal 21 Februari 2024 kami mendeklarasikan Komunitas Anak Muda Adat Knasaimos. Dari proses panjang konsolidasi sampai hari ini, kami berhasil membentuk dan mengorganisir delapan komunitas adat yang tersebar di wilayah adat Knasaimos,” kata Nabot Sreklafat dalam keterangan persnya, Selasa (6/5/2026).

Pihaknya pun menyatakan kepada publik dan seluruh masyarakat adat di Suku Besar Tehit dan Ogit/Yaben bahwa konsolidasi pembentukan komunitas anak muda adat di wilayah adat Knasaimos bukan sekadar organisasi biasa.

Akan tetapi merupakan gerakan anak muda adat untuk menjaga manusia, hutan, laut, dan udara di Tanah Papua, khususnya di wilayah adat Knasaimos.

BERITATERKAIT

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

JDP minta TPN PB, TNI, Polri tidak berperang di permukiman

Kain dan cat merah, upaya masyarakat adat Papua jaga paru-paru dunia

Menurut Nabot Sreklefat, pembentukan komunitas anak muda adat tersebut lahir dari kesadaran generasi muda adat terhadap ancaman yang terus mengintai wilayah adat mereka.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Karena itu, komunitas yang terbentuk akan menjadi ruang konsolidasi dan perjuangan untuk mempertahankan hutan adat demi masa depan masyarakat adat,” ucapnya.

Katanya, tujuan dari pembentukan komunitas ini adalah menjaga, melindungi, dan melestarikan hutan adat di wilayah Knasaimos, dengan visi menyelamatkan hutan adat Papua demi kehidupan masyarakat adat Knasaimos ke depan.

Ia mengatakan, perjuangan pembentukan komunitas adat Bol Blen bukan proses yang singkat. Selama tiga tahun, anak-anak muda adat terus melakukan konsolidasi di kampung-kampung hingga akhirnya komunitas tersebut resmi disahkan.

“Komunitas adat Bol Blen ini adalah bagian dari perjuangan panjang anak anak muda adat jadi kami melewati proses konsolidasi yang sangat lama. Karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kami, mulai dari DPMA Knasaimos, LSM pendamping, pihak gereja, pemerintah, hingga para tokoh adat,” ujarnya.

Katanya, komunitas adat Bol Blen menjadi simbol persatuan generasi muda Ogit/Yaben untuk bangkit memimpin dan menjaga tanah adat mereka sendiri dengan sistem lokal yang diwariskan leluhur.

Pembentukan komunitas ini menjadi target penting untuk mengorganisir anak-anak muda adat di suku besar Yaben, dan ingin menyatukan mimpi generasi muda Ogit/Yaben agar mampu berdiri sendiri, memimpin sukunya, menjaga dan melestarikan sumber daya alam dengan sistem lokal dan berkelanjutan.

Ia berharap delapan komunitas anak muda adat yang kini berada di bawah naungan AMAK, tetap konsisten menjadi garda terdepan dalam menjaga wilayah adat Knasaimos dari berbagai ancaman yang dapat merusak hutan dan kehidupan masyarakat adat.

“Masyarakat adat Knasaimos mulai merasa cemas dengan semakin banyaknya investor yang masuk ke wilayah-wilayah adat di Kabupaten Sorong Selatan tanpa melibatkan masyarakat adat secara penuh dalam proses pengambilan keputusan,” katanya.

Nabot Sreklefat meminta Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, menghentikan mengeluarkan perizinan sembarangan kepada investor, dan tidak menjadikan hutan adat dan tanah leluhur masyarakat adat sebagai tempat eksploitasi untuk menguntungkan perusahaan, dan menyebabkan masyarakat adat kehilangan ruang hidupnya.

Menurutnya, masuknya investasi dalam skala besar sering kali membawa dampak kerusakan lingkungan, konflik sosial, hingga hilangnya hak-hak masyarakat adat atas tanah dan hutan yang selama ini dijaga turun-temurun oleh pemilik hak ulayat.

“Hutan di Sorong Selatan bukan tanah kosong. Di dalamnya ada dusun sagu, sumber air, tempat berburu, tempat keramat, dan kehidupan masyarakat adat jadi kalau pemerintah terus membuka ruang bagi investor tanpa batas, maka suatu saat masyarakat adat hanya akan jadi penonton di atas tanahnya sendiri,” ucapnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah seharusnya lebih berpihak kepada penguatan ekonomi masyarakat adat, dibanding terus mendorong investasi yang berpotensi merusak hutan dan ekosistem di wilayah adat Knasaimos maupun wilayah adat lain di Sorong Selatan.

“Kami anak-anak muda adat tidak anti pembangunan, tetapi pembangunan yang datang harus menghormati masyarakat adat dan menjaga alam jadi jangan atas nama investasi lalu hutan ditebang, sungai rusak, laut tercemar, dan masyarakat adat dipinggirkan dari tanah leluhurnya,” ujar Nabot Sreklefat.

Katanta, generasi muda adat Knasaimos akan berdiri di garis depan untuk menjaga wilayah adatnya, dari berbagai bentuk eksploitasi sumber daya alam yang dianggap mengancam keberlangsungan hidup masyarakat adat di masa depan.

“Harapan saya, delapan komunitas [anak muda] adat ini terus eksis menjaga hutan, laut, udara, dan manusia di wilayah adat Knasaimos berdasarkan visi-misi DPMA Knasaimos. Dari komunitas ini akan lahir pemimpin-pemimpin muda adat yang hebat dan menjadi garda terdepan menjaga tanah adatnya sendiri,” kata Nabot Sreklefat. (*)

Tags: Kabupaten Sorong SelatanKomunitas Anak Muda AdatPapua Barat Daya
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Kampung Banfot

Warga Kampung Banfot masih menjadi pengungsi internal

May 6, 2026
Sampah di Sungai Ayamaru

Selamatkan ikan pelangi, pelajar bersihkan sampah dari sungai Ayamaru

May 5, 2026

Masyarakat adat Malaumkarta Raya buka egek

May 5, 2026

Peringatan Hardiknas: Mahasiswa Sorong Raya tolak MBG

May 4, 2026

Enam tersangka korupsi seragam DPR Papua Barat Daya dilimpahkan ke Kejari

May 4, 2026

DPRK Tambrauw: Musrenbang Otsus mesti prioritaskan program untuk OAP

May 2, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Persipura

Persipura siap tempur untuk rebut satu tiket Super League

May 7, 2026
Siswa SMA

Tujuh pelajar SMA di Mamberamo Tengah dilaporkan tertembak

May 7, 2026
Calon Anggota AJI Jayapura

Calon anggota AJI Jayapura dibekali pengetahuan sejarah terbentuknya AJI

May 7, 2026
Komunitas Anak Muda Adat

Delapan komunitas anak muda adat terbentuk di Sorong Selatan

May 7, 2026
Fiji

Kesepakatan keamanan antara Fiji dan Australia mulai terlihat

May 7, 2026
Kepulauan Solomon

PM Kepulauan Solomon akui peran media memperkuat proses demokrasi

May 7, 2026
PNG

Partai politik di PNG didesak mendukung kandidat perempuan

May 7, 2026
IMG 20260506 WA0106

Sejumlah warga Puncak dilaporkan terluka karena ledakan bom di jenazah

May 7, 2026
Pengungsi

Pengungsi internal di Puncak dan Puncak Jaya mesti dilindungi

May 7, 2026
Gubernur Papua Tengah

Gubernur Papua Tengah instruksikan penertiban tambang ilegal

May 6, 2026
UMKM

UMKM di Manokwari gelar demonstrasi karena merasa ditelantarkan BGN

May 4, 2026
Papua Tengah

Masyarakat adat Papua Tengah dapat mengelola potensi alam lewat IPR

May 6, 2026
Persipura

Persipura dapat suntikan semangat dari Gubernur jelang perburuan tiket promosi

May 7, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
Persipura

Persipura siap tempur untuk rebut satu tiket Super League

0
Siswa SMA

Tujuh pelajar SMA di Mamberamo Tengah dilaporkan tertembak

0
Calon Anggota AJI Jayapura

Calon anggota AJI Jayapura dibekali pengetahuan sejarah terbentuknya AJI

0
Komunitas Anak Muda Adat

Delapan komunitas anak muda adat terbentuk di Sorong Selatan

0
Fiji

Kesepakatan keamanan antara Fiji dan Australia mulai terlihat

0
Kepulauan Solomon

PM Kepulauan Solomon akui peran media memperkuat proses demokrasi

0
PNG

Partai politik di PNG didesak mendukung kandidat perempuan

0

English Stories

Central Papua Governor Meki Nawipa (center) delivers a keynote address at a focus group discussion themed “Upstream-Downstream Integration Strategy for Gold Reserve Management Towards Sovereign Monetary Resilience” at a hotel in Jakarta, Tuesday (May 5, 2026) — Public Relations Office of the Central Papua Provincial Government
Pacnews

Indigenous Communities in Central Papua set to manage Natural Resources under People’s Mining Permit (IPR) scheme

May 7, 2026
Central Papua Governor Meki Nawipa (center) — Public Relations Office of the Central Papua Provincial Government
Pacnews

Central Papua Governor launches Enforcement Drive against Illegal Mining

May 7, 2026
Banfot
Pacnews

Banfot Villagers remain Internally Displaced

May 6, 2026
Various types of waste collected by high school and vocational students (SMA/SMK) from rivers in North Ayamaru District, Maybrat Regency, Southwest Papua, Tuesday (May 5, 2026). — Jubi/Gamaliel M Kaliele
Pacnews

Saving Rainbow Fish, students clean trash from Ayamaru rivers

May 6, 2026
Jean Bisay, Chair of the Organizing Committee for World Press Freedom Day, delivers the committee report at Lukmen II Hall, Papua Governor’s Office, Jayapura, on Monday (May 4, 2026). — Jubi/Larius Kogoya
Pacnews

Papua Province hosts Indonesia’s World Press Freedom Day commemoration

May 5, 2026

Trending

  • IMG 20260506 WA0106

    Sejumlah warga Puncak dilaporkan terluka karena ledakan bom di jenazah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengungsi internal di Puncak dan Puncak Jaya mesti dilindungi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Papua Tengah instruksikan penertiban tambang ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UMKM di Manokwari gelar demonstrasi karena merasa ditelantarkan BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masyarakat adat Papua Tengah dapat mengelola potensi alam lewat IPR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara