• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 7, 2026
in Domberai
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Gamaliel Kaliele - Editor: Angela Flassy
ekskavator

Kapal tongkang membawa ekskavator di laut sorong selatan - Jubi/IST

0
SHARES
2.8k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Teminabuan, Jubi – Aktivis masyarakat adat Sorong Raya sekaligus Ketua Forum Imekko Bersatu Papua Barat Daya, Ferry Onim mempertanyakan sikap Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya terkait datangnya puluhan ekskavator di Pelabuhan Jamarema, Distrik Metemani, wilayah adat Imekko, Kabupaten Sorong Selatan provinsi Papua Barat, Selasa (31/3/2026).

“Kami mempertanyakan secara terbuka kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, siapa yang memberikan izin kepada perusahaan ini sehingga puluhan ekskavator dan kapal bisa masuk dan bersandar di Pelabuhan Jamarema, Distrik Metemani,” kata Ferry, Rabu (1/4/2026).

Ferry Onim menilai kehadiran alat berat dalam jumlah besar di wilayah pesisir Imekko merupakan sinyal kuat eksploitasi ribuan hektare hutan adat akan segera dimulai. Ia menanyakan pihak yang memberikan izin terhadap aktivitas perusahaan tersebut.

“Pemerintah jangan sampai tutup mata terhadap ancaman yang sedang datang ke wilayah adat masyarakat Imekko,” kata Ferry.,

Onim menegaskan masyarakat adat Imekko tidak akan tinggal diam melihat hutan adat yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat terancam oleh ekspansi investasi perkebunan sawit. Alasannya, hutan adat bukan sekadar lahan kosong yang bebas digunakan untuk investasi, melainkan ruang hidup yang diwariskan turun-temurun oleh leluhur masyarakat Imekko.

“Kami meminta dengan tegas kepada Gubernur Papua Barat Daya untuk segera menghentikan aktivitas ini dan mencabut izin perusahaan sawit yang masuk di wilayah Imekko,” katanya.

Onim mengaku sudah melihat kondisi hutan adat yang mengalami kerusakan parah akibat pembukaan lahan secara besar besaran oleh anak perusahaan PT Lestari Papua Perkasa (LPP), yang berlokasi di Distrik Moswaren dan Distrik Wayer, Sorong Selatan dengan luas 19.239 hektare. Ia dapat membayangkan pola yang sama akan terjadi di wilayah pesisir Imekko jika perusahaan sawit dibiarkan beroperasi.

BERITATERKAIT

Masyarakat adat Nasawat tolak skema hutan desa

Delapan komunitas anak muda adat terbentuk di Sorong Selatan

59 tahun Freeport, massa tuntut tutup PTFI dan tolak PSN di Sorong

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

“Kami sudah melihat sendiri bagaimana wilayah Moswaren dibabat habis oleh investasi. Sekarang ancaman itu sedang bergerak turun ke wilayah pesisir Pantai Imekko. Jika ini dibiarkan maka masyarakat adat akan kehilangan hutan tanah, dan sumber kehidupan mereka,” kata Onim.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

infografis sorong

Karena itu, Forum Imekko Bersatu Papua Barat Daya menyatakan akan melakukan langkah langkah tegas untuk memastikan kejelasan izin perusahaan yang masuk ke wilayah adat mereka.

“Kami tidak akan diam. Kami akan mencari dan memastikan siapa yang memberikan izin dari Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya. Jika pemerintah tidak memberikan jawaban yang jelas maka kami siap menduduki Kantor Gubernur Papua Barat Daya demi menyelamatkan masa depan generasi kami,” ujarnya.

Lebih lanjut Ia menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk perlawanan masyarakat adat dalam mempertahankan hutan adat yang tersisa dari ancaman investasi skala besar.

Sebagai Ketua Forum Imekko Bersatu Papua Barat Daya, saya menyatakan siap bersama masyarakat adat untuk menduduki Kantor Gubernur Papua Barat Daya jika pemerintah tidak segera menghentikan aktivitas perusahaan ini.

“Kami akan berdiri menjaga hutan adat yang tersisa demi kehidupan generasi kami yang akan datang,” ujar Ferry Onim. (*)

Continue Reading
Tags: ekskavatorKabupaten Sorong Selatanmasyarakat adat imekkotolak PSN
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Masyarakat Adat

Masyarakat adat Nasawat tolak skema hutan desa

May 22, 2026
Front Rakyat

Front Rakyat Domberai berdemostrasi menolak PSN dan militerisme

May 21, 2026
Nobar Pesta Babi

Usai nobar ‘Pesta Babi’, Cipayung Plus se-Kabupaten Sorong nyatakan sikap

May 20, 2026

Film Pesta Babi: Edukasi masalah yang dihadapi masyarakat di Tanah Papua

May 19, 2026

Kapolda Papua Barat: Nobar ‘Pesta Babi’ tak masalah selama lulus sensor

May 16, 2026

Pemerintah didesak benahi jalan dan jembatan yang rusak berat di Teluk Bintuni

May 15, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara