• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

59 tahun Freeport, massa tuntut tutup PTFI dan tolak PSN di Sorong

April 7, 2026
in Domberai
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: admin - Editor: Angela Flassy
Freeport

Puluhan massa menggelar aksi damai di badan jalan kompleks Yohan, Klademak, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Selasa (7/4/2026). - Jubi/IST

0
SHARES
469
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sorong, Jubi – Peringatan kontrak karya PT Freeport dan Indonesia ke-59 diwarnai aksi unjuk rasa di Kota Sorong. Puluhan massa menggelar aksi damai di badan jalan kompleks Yohan, Klademak, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (7/4/2026).

Massa yang tergabung dalam Front Rakyat Domberai Tolak PSN dan Militerisme memulai aksinya sekitar pukul 14.30 WP.

Dengan menggunakan badan jalan sebagai lokasi mimbar bebas, massa membentangkan berbagai spanduk bernada protes,  di antaranya bertuliskan “59 Tahun PT Freeport Ilegal di Tanah Papua” hingga “Freeport Perusak Lingkungan”.

Massa secara bergantian melakukan orasi dan menyuarakan yel-yel perlawanan seperti “Freeport Tutup”, “Militerisme Lawan”, dan “Papua Bukan Tanah Kosong”.

Perwakilan massa aksi, Apey Tarami, dalam orasinya menegaskan bahwa sejarah Freeport yang dimulai sejak 7 April 1967 adalah catatan kelam yang cacat moral dan legalitas. Menurutnya, penandatanganan kontrak tersebut dilakukan tanpa melibatkan rakyat Papua.

“Kontrak Karya Freeport dilakukan dua tahun sebelum Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 1969. Ini melanggar Perjanjian New York 1962. Negara lebih mementingkan sumber daya alam daripada manusia Papua,” ujar Apey.

Ia juga menyoroti berbagai kebijakan pemerintah pusat, termasuk proyek strategis nasional (PSN) yang dinilai mengancam keberlangsungan hidup masyarakat adat. “Kami menolak PSN yang berpotensi merusak lingkungan, seperti yang terjadi di Merauke, perampasan tanah adat di Sorong, hingga konflik tambang di Blok Wabu,” tambahnya.

BERITATERKAIT

Peringati kontrak perdana PT Freeport, FIM WP turun aksi

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

LBH Papua kecam aksi cabut Salib Merah di Kampung Nakias, Merauke

Setelah menyampaikan rangkaian orasi, massa membacakan sejumlah tuntutan utama kepada pemerintah, di antaranya mendesak penutupan segera PT Freeport yang dianggap sebagai akar masalah di tanah Papua serta menolak pengoperasian Proyek Strategis Nasional (PSN) di seluruh pelosok Papua karena dinilai merusak lingkungan dan hutan adat.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Selain itu, mereka menuntut penarikan militer, baik organik maupun non-organik, yang dianggap sebagai aktor kekerasan di Tanah Papua. Dalam pernyataan sikapnya, massa juga menyatakan penolakan terhadap keberlanjutan Otonomi Khusus dengan meminta regulasi tersebut dikembalikan ke Jakarta karena dinilai gagal menyejahterakan rakyat, serta secara tegas menuntut diberikan hak penentuan nasib sendiri bagi bangsa Papua.

Massa menekankan bahwa Papua bukanlah “tanah kosong” yang bisa dieksploitasi, melainkan ruang hidup masyarakat adat yang memiliki identitas dan budaya.

Aksi ini merupakan bagian dari gerakan serentak yang dilakukan di sejumlah titik di Tanah Papua, meliputi Jayapura, Nabire, Manokwari, dan Timika. Di Sorong.

Aksi yang berlangsung di bawah pengawalan aparat ini berjalan kondusif. Setelah seluruh tuntutan disampaikan, massa membubarkan diri secara tertib pada pukul 17.30 WP. (*)

Continue Reading
Tags: kontrak karyaPT Freeport Indonesiatolak PSN
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

investasi dan perusakan hutan

Pemuda adat serukan perlawanan terhadap investasi dan perusakan hutan

June 5, 2026
SD Sowi Indah

SD Sowi Indah luluskan tiga siswanya di tengah keterbatasan fasilitas

June 3, 2026
Pemuda Adat

Pemuda adat Papua hentikan rakor program cetak sawah di Kota Sorong

June 2, 2026

Sampah plastik menumpuk di muara Teminabuan

June 2, 2026

Pengelola dapur MBG dilaporkan ke Polda Papua Barat terkait dugaan pencemaran lingkungan

May 29, 2026

YLBH pertanyakan penanganan dugaan korupsi Rp12 miliar di Papua Barat

May 27, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara