• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Masyarakat adat Malaumkarta Raya buka egek

May 5, 2026
in Domberai
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Gamaliel M Kaliele - Editor: Arjuna Pademme
Buka egek

Prosesi pembukaan egek oleh masyarakat adat Malaumkarta di Distrik Makbon, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Senin (04/05/2026) - Jubi/Gamaliel Kaliele

0
SHARES
2
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sorong, Jubi – Masyarakat hukum adat Malaumkarta Raya melakukan prosesi membuka egek atau sasi laut di pesisir Kampung Malaumkarta, Distrik Makbon, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Senin (4/5/2026).

Egek adalah sebuah sistem konservasi adat yang diwariskan turun-temurun, sebagai peringatan keras bahwa laut dan hutan bukan ruang bebas eksploitasi, melainkan wilayah sakral yang dijaga dengan hukum adat.

Pembukaan egek ini bukan sekadar seremoni adat, melainkan bentuk nyata perlawanan masyarakat adat terhadap ancaman kerusakan lingkungan.

Prosesi pembukaan egek disaksikan pemerintah kabupaten, perwakilan Provinsi Papua Barat Daya, serta jaringan LSM yang selama ini terlibat dalam pendampingan masyarakat adat.

“Sejak dulu, egek digunakan sebagai simbol larangan adat. Tidak semua orang bisa masuk dan mengambil hasil laut atau hasil hutan sesuka hati. Ada waktu tutup, ada waktu buka. Itu yang menjaga keseimbangan alam. Praktik ini jauh lebih tua dari konsep konservasi modern yang kini digaungkan pemerintah,” kata salah satu tokoh adat.

Ketua Perkumpulan Generasi Muda Malaumkarta (PGM), Torianus Kalami mengatakan pembukaan egek ini sudah dilakukan beberapa kali, dan semuanya punya tujuan. Salah satunya untuk mendukung pembangunan gereja, peresmian fasilitas kampung, hingga kegiatan keagamaan seperti sidang klasis.

“Ini bukan kegiatan pribadi, ini kerja kolektif masyarakat adat. Kalau ini untuk kepentingan pribadi, kami tidak mungkin mengundang banyak pihak untuk hadir dan membukanya secara terbuka, supaya semua orang tahu bahwa ini adalah kerja adat untuk kepentingan bersama, bukan segelintir orang,” kata Torianus Kalami saat prosesi pembukaan egek.

BERITATERKAIT

Eltinus Omaleng: Kami undang Freeport untuk bahas nasib masyarakat adat

Masyarakat adat Malind gugat SK Bupati Merauke di PTUN Jayapura

Tanah Papua di antara oligarki, ilusi hijau, investasi, dan kehancuran ekologis

PSN diduga picu konflik antara masyarakat adat di Distrik Ngguti

Katanya, prosesi pembukaan egek dipimpin oleh para tetua adat Malaumkarta Raya. Mereka adalah orang-orang yang memiliki kapasitas dan legitimasi adat.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Kami generasi muda hanya mengikuti struktur adat yang sudah ada. Ini menunjukkan bahwa adat tetap menjadi panglima dalam pengelolaan wilayah,” ucapnya.

Menurut Kalami egek atau di beberapa wilayah lain di sebut sasi, tidak hanya dilakukan di laut, juga di hutan, dusun sagu, dan wilayah wilayah yang dianggap memiliki potensi sumber daya, dengan diatur oleh marga pemilik hak ulayat.

Ia mengatakan, masyarakat adat ingin menunjukkan bahwa konsep sederhana seperti ini bisa menjadi solusi nyata menghadapi krisis iklim dan ancaman kerusakan lingkungan.

“Kami tidak berjalan sendiri. Ada dukungan besar dari pemerintah, NGO, dan mitra pembangunan lainnya. Bahkan ada dukungan dari donor untuk pengelolaan kawasan adat seluas kurang lebih 4.000 hektar yang sudah masuk dalam dokumen resmi pemerintah daerah,” ujarnya.

Meski egek telah dibukan lanjut Kalami, akan tetapi tidak penggunaan alat tangkap dan biota laut yang diambil tetap dibatasi. Alat tangkap seperti jaring tetap dilarang, dan biota laut yang bisa diambil adalah udang, teripang, dan lobster. Ini merupakan bagian dari kontrol adat, agar eksploitasi tidak terjadi secara berlebihan.

“Yang kami lakukan adalah bentuk perlindungan terhadap ruang hidup kami. Semua yang kami lakukan hari ini bukan untuk kami saja. Ini untuk anak-anak kami, cucu kami, dan generasi yang akan datang kami jaga ini supaya mereka masih bisa hidup dari tanah dan laut mereka sendiri,” kata Torianus Kalami.

Sementara itu perwakilan Pemerintah Kabupaten Sorong, Luther Salamala mengatakan yang paling utama adalah pembinaan dan manajemen pengelolaan laut yang jelas dan terarah.

Katanya, hasil laut yang diperoleh tidak boleh dibiarkan tanpa arah tetapi harus dihitung, direncanakan dan ditentukan kegunaannya apakah untuk kepentingan kampung, masyarakat adat atau pembangunan bersama.

“Pemerintah hadir melalui berbagai sektor jadi dinas lingkungan hidup melihat dari sisi pelestarian alam, dinas perdagangan dari sisi penguatan ekonomi dan pemasaran hasil laut, sementara sektor pariwisata mendorong pengembangan wisata berbasis adat dan alam,” kata Luther Salamala.

Katanya, semua harus diintegrasikan karena egek bukan hanya mengenai larangan adat. Akan tetapi tentang masa depan ekonomi masyarakat.

“Saya tegaskan, masyarakat adalah pusat dari semua ini dan egek harus menjadi ruang hidup dan sebagai tempat wisata, tempat mencari nafkah sekaligus tempat membangun ekonomi berbasis kearifan lokal,” ucapnya.

Karenanya menurut Salamala, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adat menjadi sangat penting, agar pengelolaan ini tidak berjalan sendiri-sendiri.

Katanya, di beberapa wilayah seperti Salawati, Aimas, dan Mayamuk, praktik-praktik pengelolaan berbasis adat ini sudah mulai berjalan. Dukungan dari NGO juga sudah masuk di beberapa wilayah seperti Kelambano, Sekun, hingga kawasan pesisir lainnya.

“Ini menunjukkan bahwa gerakan ini tidak bisa dihentikan dan akan terus meluas sampai ke wilayah pinggiran Kabupaten Sorong,” ujarnya.

Luther Salamala mengatakan, paling mendasar adalah membangun kesadaran masyarakat itu sendiri dimulai dari keluarga. Mengajarkan anak-anak tentang asal usul tanahnya sejarahnya, dan batas batas wilayah adatnya, agar mereka bisa menjaganya.

“Kalau keluarga kuat maka masyarakat juga akan kuat. Ini yang menjadi fondasi utama dalam menjaga tanah, laut, dan hutan kita,” kata Luther Salamala. (*)

Tags: EgekMalaumkartaMasyarakat Adat
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Solidaritas Mahasiswa

Peringatan Hardiknas: Mahasiswa Sorong Raya tolak MBG

May 4, 2026
Korupsi

Enam tersangka korupsi seragam DPR Papua Barat Daya dilimpahkan ke Kejari

May 4, 2026

DPRK Tambrauw: Musrenbang Otsus mesti prioritaskan program untuk OAP

May 2, 2026

Kajari: Tak ada penanganan dugaan tipikor DAK Pemkab Manokwari

May 1, 2026

Aktivis demo Kejati Papua Barat, tuntut usut dugaan korupsi Rp132 Miliar di Teluk Bintuni

April 30, 2026

Pra-Simposium PGI bahas pemetaan masalah kemanusiaan di Papua

April 29, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Media digital

Transformasi media digital: Tantangan platform dan peran AI menjaga kualitas informasi

May 5, 2026
Buka egek

Masyarakat adat Malaumkarta Raya buka egek

May 5, 2026
wpfd papua

Hari Ini 7 workshop digelar di WPFD 2026

May 5, 2026
Jean Bisay, Chair of the Organizing Committee for World Press Freedom Day, delivers the committee report at Lukmen II Hall, Papua Governor’s Office, Jayapura, on Monday (May 4, 2026). — Jubi/Larius Kogoya

Papua Province hosts Indonesia’s World Press Freedom Day commemoration

May 5, 2026
Micro, small, and medium enterprise (MSME) actors in Manokwari stage a protest urging an evaluation of the National Nutrition Agency (BGN) for the West Papua region. — Jubi/Dok Thomas

MSMEs in Manokwari protest alleged neglect by National Nutrition Agency

May 5, 2026
Sorong Raya Student Solidarity in Southwest Papua during a peaceful protest rejecting the Free Nutritious Meal (MBG) program, Monday (May 4, 2026). — Jubi/Gamaliel Kaliele

National Education Day (Hardiknas) Commemoration: Sorong Raya students reject Free Nutritious Meal (MBG)

May 5, 2026
A suspect in the alleged corruption case involving uniform procurement at the Southwest Papua Regional House of Representatives (DPR Papua Barat Daya) is escorted for transfer to the Sorong District Prosecutor’s Office, Monday (May 4, 2026). — Jubi/Gamaliel Kaliele

Six Suspects in Southwest Papua Regional Representative Council Corruption Case Handed Over to Prosecutors

May 5, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
Poster film dokumenter Pesta Babi - Dok. Jubi

Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

April 19, 2026
Hari Tuna

Hari Tuna Sedunia: Apa langkah selanjutnya untuk perikanan berkelanjutan di Pasifik

May 4, 2026
Korupsi

Enam tersangka korupsi seragam DPR Papua Barat Daya dilimpahkan ke Kejari

May 4, 2026
Kebijakan kesehatan

Kebijakan kesehatan di Tanah Papua perlu perubahan

May 3, 2026
Solidaritas Mahasiswa

Peringatan Hardiknas: Mahasiswa Sorong Raya tolak MBG

May 4, 2026
Kajari

Kajari: Tak ada penanganan dugaan tipikor DAK Pemkab Manokwari

May 1, 2026
Media digital

Transformasi media digital: Tantangan platform dan peran AI menjaga kualitas informasi

0
Buka egek

Masyarakat adat Malaumkarta Raya buka egek

0
wpfd papua

Hari Ini 7 workshop digelar di WPFD 2026

0
Jean Bisay, Chair of the Organizing Committee for World Press Freedom Day, delivers the committee report at Lukmen II Hall, Papua Governor’s Office, Jayapura, on Monday (May 4, 2026). — Jubi/Larius Kogoya

Papua Province hosts Indonesia’s World Press Freedom Day commemoration

0
Micro, small, and medium enterprise (MSME) actors in Manokwari stage a protest urging an evaluation of the National Nutrition Agency (BGN) for the West Papua region. — Jubi/Dok Thomas

MSMEs in Manokwari protest alleged neglect by National Nutrition Agency

0
Sorong Raya Student Solidarity in Southwest Papua during a peaceful protest rejecting the Free Nutritious Meal (MBG) program, Monday (May 4, 2026). — Jubi/Gamaliel Kaliele

National Education Day (Hardiknas) Commemoration: Sorong Raya students reject Free Nutritious Meal (MBG)

0
A suspect in the alleged corruption case involving uniform procurement at the Southwest Papua Regional House of Representatives (DPR Papua Barat Daya) is escorted for transfer to the Sorong District Prosecutor’s Office, Monday (May 4, 2026). — Jubi/Gamaliel Kaliele

Six Suspects in Southwest Papua Regional Representative Council Corruption Case Handed Over to Prosecutors

0

English Stories

Jean Bisay, Chair of the Organizing Committee for World Press Freedom Day, delivers the committee report at Lukmen II Hall, Papua Governor’s Office, Jayapura, on Monday (May 4, 2026). — Jubi/Larius Kogoya
Pacnews

Papua Province hosts Indonesia’s World Press Freedom Day commemoration

May 5, 2026
Micro, small, and medium enterprise (MSME) actors in Manokwari stage a protest urging an evaluation of the National Nutrition Agency (BGN) for the West Papua region. — Jubi/Dok Thomas
Pacnews

MSMEs in Manokwari protest alleged neglect by National Nutrition Agency

May 5, 2026
Sorong Raya Student Solidarity in Southwest Papua during a peaceful protest rejecting the Free Nutritious Meal (MBG) program, Monday (May 4, 2026). — Jubi/Gamaliel Kaliele
Pacnews

National Education Day (Hardiknas) Commemoration: Sorong Raya students reject Free Nutritious Meal (MBG)

May 5, 2026
A suspect in the alleged corruption case involving uniform procurement at the Southwest Papua Regional House of Representatives (DPR Papua Barat Daya) is escorted for transfer to the Sorong District Prosecutor’s Office, Monday (May 4, 2026). — Jubi/Gamaliel Kaliele
Pacnews

Six Suspects in Southwest Papua Regional Representative Council Corruption Case Handed Over to Prosecutors

May 5, 2026
Illustration of Free Nutritious Meal Program (MBG) for primary school students in Jayapura – Courtesy of Jubi
Pacnews

Government targets expansion of Free Nutritious Meal Program in Papua

May 4, 2026

Trending

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Tuna Sedunia: Apa langkah selanjutnya untuk perikanan berkelanjutan di Pasifik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Enam tersangka korupsi seragam DPR Papua Barat Daya dilimpahkan ke Kejari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebijakan kesehatan di Tanah Papua perlu perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara