• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

January 12, 2024
in Tanah Papua, Polhukam
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Abeth You - Editor: Syam Terrajana
WPA

Panglima Tertinggi West Papua Army (WPA), Damianus Magai Yogi - Jubi/Abeth You

0
SHARES
85.2k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Nabire, Jubi – Pemekaran provinsi di tanah Papua dan pemberlakuan Otonomi khusus (Otsus) hanya membawa malapetaka untuk masyarakat Papua. Pasalnya dengan adanya pemekaran menjadi enam provinsi dan Otsus di Papua, justru mendatangkan banyak pihak entah pribadi maupun kelompok terutama TNI, Polri dan semua kesatuan terus berbondong-bondong berdatangan ke tanah untuk mencari uang dengan cara yang tidak baik atau dengan kekerasan.

Hal itu diungkapkan Panglima Tertinggi West Papua Army (WPA), Damianus Magai Yogi. Dia  menegaskan pihaknya sebagai penanggungjawab dari tiga sayap militer  yakni Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN PB), Tentara Revolusi West Papua (TRWP) dan Tentara Nasional Papua Barat (TNPB). 

Dia menilai perlakuan NKRI terharap rakyat West Papua sangat biadab.

“NKRI itu biadab, karena NKRI bilang Otsus adalah solusi perdamaian Papua tapi di balik Otsus ada pembunuhan, pengungsian, pengejaran dan banyak tindak kekerasan yang terjadi di tanah Papua. Kalau masih bikin kami kekerasan, kami tetap angkat senjata. Ya perang sampai Papua merdeka,” kata Damianus Magai Yogi kepada Jubi, Selasa, (12/1/2024).

Lebih sadis lagi, kata Yogi, dengan Otsus Indonesia memaksakan pengerukan perut Intan Jaya dengan masuknya Blok Wabu. “Kami sebagai pagar rakyat West Papua dengan tegas menolak investasi apa pun,” katanya.

“ Ini artinya Indonesia melalui militer masih perpanjang konflik di tanah Papua, militer mau supaya warga asli harus korban, harus tinggalkan daerah supaya militer bersama perusahaan seenaknya masuk ke Intan Jaya habisi sumberdaya di sana,” ujarnya.

Untuk itu ia tegaskan sebagai pemilik tanah, tidak akan pernah berhenti membela rakyat dan tanah airnya hingga pembebasan West Papua.

BERITATERKAIT

Panglima WPA ingatkan Satgas Cartenz jangan intimidasi Jemmy Yogi

Satgas Cartenz tangkap terduga penyuplai amunisi ke WPA Paniai

Gusby Wakerkwa : TNI/POLRI Tembak Dua Warga Sipil dan Satu anggota WPA di Intan Jaya

Pernyataan Panglima Tentara Papua Barat pada momen 1 Desember

“Maaf Indonesia, maaf militer kami sebagai pemilik negeri masih ada. Jangan kau anggap kami sudah habis. Kami menolak Blok Wabu. Jika tidak, saya yakin konflik akan terjadi. Ingat ya, kami siap perang total di seluruh tanah Papua,” ujar Yogi.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Ia menduga kematian mantan Gubernur Papua Lukas Enembe juga merupakan salah satu upaya Indonesia atas genosida terhadap bangsa Papua,  termasuk ejekan Indonesia yang dialamatkan kepada OAP yakni label teroris maupun penyebutan monyet.

“Kami sampaikan kepada dunia dan pemerintah Indonesia, hargai kami (OAP) sebagai manusia ciptaan Tuhan. Jangan membantai kami sebagai binatang. Tuhan telah menempatkan tanah Papua sebagai pemiliknya dan hak atas negeri dari Sorong sampai Merauke adalah kami orang asli Papua,” ujarnya.

“Sekali lagi saya tegaskan, kalau Indonesia melalui militernya masuk dengan tindakan kekerasan, ya kami perang saja,” kata dia. (*)

 

Tags: Damianus Magai YogiWest Papua ArmyWPA
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Mahasiswa

Aspirasi “Papua Darurat Militer dan Kemanusiaan” diserahkan mahasiswa ke DPR Papua

April 27, 2026
Tanah Papua

Kadepa: Di Tanah Papua bukan hanya emas, ada manusia yang mesti dijaga

April 27, 2026

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kapolda

Kapolda Papua Barat apresiasi juara Run 10K, resmikan pondok teratai

April 28, 2026
Wakil Bupati Nduga

Elite politik diingatan tidak mengintervensi hasil pemilihan Wakil Bupati Nduga

April 28, 2026
menular

Penanganan penyakit menular di Papua belum optimal, Gubernur Fakhiri minta dukungan Pusat

April 28, 2026
Malaria

Wamenkes: 90 persen kasus malaria nasional ada di Papua, penanganan harus terintegrasi

April 28, 2026
nelayan

Laut Raja Ampat digempur nelayan luar, nelayan lokal mengeluh

April 28, 2026
Dana Otsus

Gubernur Nawipa tegaskan manfaat dana Otsus harus dirasakan OAP

April 28, 2026
militer

Aksi Mahasiswa di Wamena desak penarikan militer non-organik dari Papua Pegunungan

April 28, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
Poster film dokumenter Pesta Babi - Dok. Jubi

Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

April 19, 2026
Papua Tengah

Program RPL bagian dari komitmen Pemprov Papua Tengah membangun pendidikan

April 27, 2026
MRP menjaring aspirasi

MRP menemui masyarakat Sentani Barat Moi

April 18, 2026
Korban Luka Tembak Kabupaten Puncak

Salah satu korban luka di Puncak mengaku ditembak TNI

April 18, 2026
Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Program RPL untuk penguatan SDM Papua Tengah

April 27, 2026
Daniel Hanasbey

Kisah Daniel Hanasbey, pesepakbola Papua pertama di Eropa

April 21, 2026
Kapolda

Kapolda Papua Barat apresiasi juara Run 10K, resmikan pondok teratai

0
Wakil Bupati Nduga

Elite politik diingatan tidak mengintervensi hasil pemilihan Wakil Bupati Nduga

0
menular

Penanganan penyakit menular di Papua belum optimal, Gubernur Fakhiri minta dukungan Pusat

0
Malaria

Wamenkes: 90 persen kasus malaria nasional ada di Papua, penanganan harus terintegrasi

0
nelayan

Laut Raja Ampat digempur nelayan luar, nelayan lokal mengeluh

0
Dana Otsus

Gubernur Nawipa tegaskan manfaat dana Otsus harus dirasakan OAP

0
militer

Aksi Mahasiswa di Wamena desak penarikan militer non-organik dari Papua Pegunungan

0

English Stories

Arnold C Ap (1945-1984) creator and leader of Mambesak Group – Supplied
Pacnews

42 Years After His Death, Arnold Clemens Ap’s Legacy Endures in West Papua

April 28, 2026
Papuan political figure Laurenzus Kadepa (left) with Puncak Regent Elvis Tabuni. – Courtesy of Jubi
Pacnews

“Not Just Gold”: Kadepa urges protection of lives in Papua

April 28, 2026
One of the housing areas in Jayapura Regency inundated during rainfall — Photo courtesy of the Jayapura Regency Disaster Management Agency (BPBD)
Pacnews

Jayapura Regent to summon hundreds of developers over environmentally unsound housing

April 27, 2026
WWF Indonesia campaign staff Adelia Tania delivers training materials at the WWF hall in Sentani, Jayapura Regency, Papua, Friday (April 24, 2026) — Jubi/Larius Kogoya
Pacnews

Food waste a major driver of Global Warming, WWF says

April 27, 2026
Forest
Pacnews

Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura

April 25, 2026

Trending

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program RPL bagian dari komitmen Pemprov Papua Tengah membangun pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MRP menemui masyarakat Sentani Barat Moi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah satu korban luka di Puncak mengaku ditembak TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara