• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Features

Pernyataan Panglima Tentara Papua Barat pada momen 1 Desember

December 1, 2023
in Features, Polhukam
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Tentara Papua Barat

Panglima WPA, Daminus Magai Yogi saat memimpin upacara proklamasi kemerdekaan bangsa Papua Barat ke 63, Jumat, (1/12/2023) - Jubi/Abeth You

0
SHARES
715
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Enarotali, Jubi – Bertepatan dengan 63 tahun proklamasi kemerdekaan bangsa Papua Barat, yang diperingati pada Jumat, (1/12/2023), West Papua Army (WPA) atau Tentara Papua Barat yang terdiri dari tiga komando di antaranya TPNPB, TNPB dan TRWP menyerukan sembilan tuntutan tegas kepada Pemerintah Indonesia.

Panglima WPA, Daminus Magai Yogi menegaskan, pihaknya selaku rakyat Papua Barat tidak akan pernah menerima kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk menduduki Tanah Papua Barat.

“Proses memadukan wilayah kami di Papua Barat kedalam penguasa NKRI mulai tahun 1964 hingga tahun 1969 atas kerjasama Indonesia, Amerika Serikat, Belanda dan PBB adalah suatu rekayasa yang penuh dengan pelanggaran terhadap standar-standar dan prinsip hukum internasional. Kami selaku pemilik wilayah Papua Barat tidak pernah dilibatkan dalam pertemuan dan perjanjian-perjanjian internasional yang membicarakan status politik wilayah kami Papua Barat,” kata Damianus Magai Yogi ketika menggelar upacara bendera Bintang Kejora pada peringatan 63 tahun proklamasi kemerdekaan bangsa Papua Barat di markas WPA.

West Papua
Suasana pasukan berada di lapangan upacara, Jumat, (1/12/2023) – Jubi/Abeth You

Pada momen peringatan ini juga dihadiri ribuan pasukan dari Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak dan Puncak Jaya.

Perjanjian sepihak yang dibuat dalam “New York Agreement”, ditegaskan Yogi, tidak dilaksanakan sepenuhnya oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Indonesia dan Belanda saat Pepera tahun 1969 di mana rakyat Papua Barat tidak pernah diberikan hak politik untuk memilih berdasarkan prinsip “one man one vote” dalam pelaksanaan Pepera yang dilakukan oleh 1025 perwakilan yang ditunjuk oleh Indonesia untuk memilih mewakili rakyat bangsa Papua Barat.

“Ini adalah suatu pelanggaran terhadap hak politik kami bangsa Papua Barat,” ucapnya tegas.

Selain itu, anak kandung Thadius Magai Yogi ini bilang, Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui operasi-operasi militernya telah membunuh sebagian besar rakyat pribumi Papua Barat sejak tahun 1963.

BERITATERKAIT

LP3BH: Perlu dibentuk tim investigasi independen selidiki penembakan pilot

Dikhawatirkan terjadi konflik lanjutan di Tanah Papua setelah pilot Amerika tewas

TPNPB Claims Responsibility for Attack on American Pilot, Cites Flight Ban

Akui tembak pilot asing, TPNPB sebut pilot itu langgar larangan terbang di zona operasi TPNPB

“Sudah terbukti dan tercatat bahwa Negara Republik Indonesia telah mengejar, mengintimidasi, meneror, memenjarakan dan membunuh ribuan orang asli Papua Barat yang berjuang demi hak dan kedaulatan bangsa Papua Barat,” katanya sembari menyebutkan salah satu bukti kasus Paniai berdarah pada Desember 2014 silam.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Ia juga bahkan mengutuk siapapun yang mendukung Otsus dan segala kebijakan negara Republik Indonesia di Tanah Papua Barat.

“Saya mau bilang bahwa mereka adalah bagian dari penjajah yang sedang berkompromi bersama Indonesia untuk meniadakan hak politik kami rakyat Papua Barat, karena masalah utama kami rakyat Papua Barat adalah hak penentuan nasib sendiri yang telah diinjak-injak dan dihilangkan melalui pelaksanaan Pepera tahun 1969,” kata dia.

“Maka kami tidak mengakui keberadaan pemerintah Republik Indonesia serta seluruh lembaga-lembaga negara Indonesia yang ada di atas tanah air Papua Barat,” sambungnya.

West Papua Army
Para pimpinan Tentara Papua Barat siap-siap memasuki lapangan upacara di markas WPA, Jumat, (12/1/2023) – Jubi/Abeth You

Pada momentum itu, mewakili rakyat Papua Barat dan tiga komando militer, ia menegaskan pihaknya sangat mendukung hasil KTT II ULMWP yang dilakukan di Vanuatu yang langsung disaksikan oleh pemerintah Vanuatu.

“Kami meminta dan mengizinkan Dewan Ham PBB berkunjung di Papua Barat. Rakyat bangsa Papua Barat dan Tentara Papua Barat bersama tiga komando militer di antaranya TPN-PB, TNPB dan TRWP merupakan organisasi Papua Merdeka dan Divisi II Makodam Pemkab IV Paniai meminta agar segera mengakui hak bangsa Papua Barat 1 Desember 1961,” katanya. (*)

Continue Reading
Tags: 1 DesemberPapua BaratTentara Papua BaratTPNPBWest Papua ArmyWPA
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

tim investigasi independen

LP3BH: Perlu dibentuk tim investigasi independen selidiki penembakan pilot

July 4, 2026
Konflik

Dikhawatirkan terjadi konflik lanjutan di Tanah Papua setelah pilot Amerika tewas

July 4, 2026
TPNPB

TPNPB Claims Responsibility for Attack on American Pilot, Cites Flight Ban

July 3, 2026

Akui tembak pilot asing, TPNPB sebut pilot itu langgar larangan terbang di zona operasi TPNPB

July 3, 2026

TPNPB claims to have killed one TNI soldier in Intan Jaya, seven other wounded

June 30, 2026

TPNPB bertanggung jawab terhadap tewasnya seorang prajurit TNI di Intan Jaya

June 29, 2026

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara