• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Kabupaten Merauke

Mama-mama perajin minta Pemkab Merauke bantu pasarkan hasil kerajinan atribut budaya

August 16, 2022
in Kabupaten Merauke, Seni & Budaya
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Mama perajin Merauke

Mama perajin Merauke, Wilhelmina Ndiken sedang menyiapkan manik-manik untuk membuat atribut budaya suku Marind - Jubi/Emanuel Riberu

0
SHARES
17
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Merauke, Jubi – Mama-mama suku Marind di Kampung Payum, Kelurahan Samkai, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, Papua yang merupakan perajin itu, meminta pemerintah daerah untuk membantu memasarkan hasil kerajinan tangan mereka.

Mama-mama perajin ini kesehariannya mengerjakan berbagai atribut budaya untuk dijual kembali. Namun selama ini mereka terkendala dalam memasarkan hasil kerajinan tangan tersebut.

Satu di antara perajin atribut budaya di Kampung Payum, Wilhelmina Ndiken kepada Jubi di Merauke, Selasa (16/8/2022), mengatakan selama ini mereka hanya menjual hasil kerajinan tersebut kepada perorangan. Mereka belum memiliki tempat untuk menjual ataupun memasarkan karya tangan tersebut.

“Untuk penjualan itu tergantung dari orang yang memesan. Kalau tidak pesanan juga kami tetap buat pernak-pernik untuk anak-anak. Ini sudah menjadi sebuah tradisi, terutama dipakai saat acara-acara budaya,” kata Ndiken.

Atribut budaya yang dikerjakan Wilhelmina Ndiken antara lain ikat kepala, kalung, selempang, gelang tangan dan kaki, cawat, noken dan sejumlah pernak-pernik lainnya. Bahan baku karya tangan tersebut tersedia banyak di alam. Ada juga benih pohon ditanam untuk kemudian diambil buah atau bijinya untuk pernak-pernik.

“Biasanya satu stel (atribut lengkap mulai dari kepala hingga kaki, termasuk noken), harganya Rp1.500.000. Bule-bule (wisatawan) pernah beberapa kali datang pesan,” kata Ndiken.

Ndiken meminta perhatian pemerintah daerah setempat untuk membantu membuka akses pemasaran hasil kerajinan tangan tersebut, sehingga masyarakat bisa meningkatkan ekonomi keluarganya.

BERITATERKAIT

Peneliti rekomendasikan situasi di Tanah Papua sebagai konflik bersenjata non internasional

Peneliti: Konflik bersenjata di Tanah Papua non internasional

Penyusunan raperdasi pelaku usaha OAP di Papua Barat Daya dinilai hanya formalitas

Negara tak pernah menjelaskan status konflik bersenjata di Tanah Papua

“Dalam satu bulan paling banyak terjual tiga buah, bukan stelan. Untuk stel itu kalau ada yang pesan baru kita buat. Persolaan kami selama ini tidak bisa memasarkan, kami hanya jual di rumah dan menunggu pesanan,” katanya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Permasalahan serupa disampaikan perajin lainnya, Rosa Basik-Basik. Ia yang juga mengerjakan atribut budaya selama ini, terkendala memasarkan hasil pekerjaannya.

“Kita mama-mama di RT 23 RW 7 ini sebagian besar pengrajin manik-manik dan penganyam. Kendala kita hanya satu, yakni susah memasarkan hasil. Ya kita harapkan pemerintah bisa melihat dan membantu kita,” tutupnya. (*)

Tags: Kerajinan tanganMama-mamaMeraukePapuaperajinsuku Marind
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Persta Babi

Suku Muyu pekerja keras dan Pesta Babi di Papua Selatan

June 1, 2026
Arnold

Arnold Clemens Ap, dari PMS Biak sampai Mambesak 1978

April 27, 2026

Masyarakat Kampung Yobeh sambut wisatawan mancanegara dengan atraksi budaya

April 16, 2026

Time for Papua : Jejak Orang Asli Papua di komunitas global sejak puluhan ribu tahun lalu ada di Leiden, Belanda

February 26, 2026

Penerapan perda bahasa daerah di Tanah Papua sebagai upaya melindungi identitas OAP

February 9, 2026

Anak-anak Kampung Yokiwa belajar seni dengan pendekatan alam

December 21, 2025
Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Peneliti Konflik Papua

Peneliti rekomendasikan situasi di Tanah Papua sebagai konflik bersenjata non internasional

June 7, 2026
Peneliti Konflik Papua

Peneliti: Konflik bersenjata di Tanah Papua non internasional

June 7, 2026
Raperdasi OAP

Penyusunan raperdasi pelaku usaha OAP di Papua Barat Daya dinilai hanya formalitas

June 6, 2026
Mama Yasinta

Solidaritas Organisasi Papua Selatan minta Presiden pulangkan Mama Yasinta Moywend 

June 6, 2026
Pengungsi Nduga

Pengungsi Nduga butuh pelayanan kesehatan

June 6, 2026
Konflik bersenjata di Papua

Negara tak pernah menjelaskan status konflik bersenjata di Tanah Papua

June 6, 2026
Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan laju deforestasi di Tanah Papua

June 6, 2026
Petisi

Aktivis dan masyarakat adat tandatangani petisi penolakan pembangunan bendungan Warsamson

June 6, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Mahasiswa tolak DOB

Mahasiswa Yalimo se-Indonesia tolak pembentukan DOB Benawa

March 13, 2026
Festival

Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

March 17, 2026
Bom

Kantor pusat Komite Nasional Papua Barat diteror bom

March 17, 2026
wondama

Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

March 17, 2026
Kesehatan

Kementerian Kesehatan Vanuatu kirim pasokan darurat ke Pulau Ambae

March 17, 2026
Peneliti Konflik Papua

Peneliti rekomendasikan situasi di Tanah Papua sebagai konflik bersenjata non internasional

0
Peneliti Konflik Papua

Peneliti: Konflik bersenjata di Tanah Papua non internasional

0
Raperdasi OAP

Penyusunan raperdasi pelaku usaha OAP di Papua Barat Daya dinilai hanya formalitas

0
Mama Yasinta

Solidaritas Organisasi Papua Selatan minta Presiden pulangkan Mama Yasinta Moywend 

0
Pengungsi Nduga

Pengungsi Nduga butuh pelayanan kesehatan

0
Konflik bersenjata di Papua

Negara tak pernah menjelaskan status konflik bersenjata di Tanah Papua

0
Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan laju deforestasi di Tanah Papua

0

English Stories

Papua Governor
Pacnews

Papua Governor Calls for Sports Revival Ahead of 2028 National Games

June 6, 2026
Regional Office
Pacnews

The Regional Office of the Directorate General of State Assets (DJKN) Promotes Auction and Regional Asset Valuation Services in South Papua

June 6, 2026
KONI Papua
Pacnews

The National Sports Committee of Indonesia (KONI) Chief Urges Papua to Reclaim Its Status as Indonesia’s Sporting Talent Hub

June 5, 2026
South Papua Senior
Pacnews

South Papua Senior Leadership Positions (JPT) Candidates Undergo Essay and Interview Assessment

June 5, 2026
Members of the Tuarek Natkime Foundation and the Tua Rek Nakima
Pacnews

Indigenous Community Blocks Access Road to PT Freeport Indonesia Operations

June 5, 2026

Trending

  • Petisi

    Aktivis dan masyarakat adat tandatangani petisi penolakan pembangunan bendungan Warsamson

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Yalimo se-Indonesia tolak pembentukan DOB Benawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kantor pusat Komite Nasional Papua Barat diteror bom

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara