• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Masyarakat Kampung Yobeh sambut wisatawan mancanegara dengan atraksi budaya

April 16, 2026
in Mamta, Seni & Budaya
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Silpester Kasipka - Editor: Arjuna Pademme
Kampung Yobeh

Para penari Kampung Yobeh saat menyambut wisatawan asing yang berkunjung ke kampung Yobeh, distrik Sentani, kabupaten Jayapura Papua pada Rabu (15/4/2026) - Jubi/Silpester Kasipka

0
SHARES
33
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi – Masyarakat Kampung Yobeh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua menampilkan berbagai atraksi budaya, menyambut kunjungan wisatawan mancanegara ke kampung tersebut, Rabu (15/4/2026).

Masyarakat kampung yang berada di kawasan Danu Sentani itu, juga menampilkan berbagai kuliner tradisional khas mereka.

Atraksi budaya yang ditampilkan masyarakat Kampung Yobeh dalam penyambutannya adalah tarian adat, prosesi penyambutan tamu, hingga simulasi kehidupan sehari-hari seperti tradisi berburu dan mengolah sagu.

Atraksi itu menggambarkan peran laki-laki yang berburu, dan perempuan menyambut hasil buruan dengan tarian khas.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Wisatawan juga diperlihatkan bagaimana proses pengolahan sagu, mulai dari pemarutan hingga menjadi makanan siap konsumsi.

Kepala Kampung Yobeh, Sostinus Sokoy mengatakan kehadiran wisatawan, baik mancanegara maupun domestik menjadi kebanggaan bagi masyarakat kampung, dan peluang memperkenalkan budaya lokal kepada dunia luar.

“Pertama-tama kami membuat masyarakat merasa bangga dengan kehadiran turis. Kami berharap ke depan potensi ini terus dikembangkan,” ujar Sokoy di Kampung Yobeh saat kunjungan wisatawan mancanegara.

Sokoy mengatakan proses pengolahan sagu menjadi bagian dari atraksi yang ditampilkan, karena sagu adalah penting dari kehidupan dan budaya masyarakat Yobeh.

BERITATERKAIT

Kampung Yobeh masuk dalam pengembangan sanggar budaya di Kabupaten Jayapura

Tifa sakral dari kulit manusia ditampilkan dalam pesta budaya Kampung Yobeh

Jalan panjang UMKM menggarap ceruk pendapatan dari pariwisata Kota Jayapura

“Yang ditampilkan tadi hanya sebagian kecil, seperti tarian penyambutan tamu dan proses pengolahan sagu. Sebenarnya masih banyak potensi adat yang belum ditampilkan,” ucapnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Katanya, masih ada sejumlah warisan budaya lain yang belum diperkenalkan kepada wisatawan, seperti benda pusaka dan alat musik tradisional tertentu.

Menurut Sokoy, kehadiran wisatawan memberi dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam memperkenalkan Kampung Yobeh ke publik, serta meningkatkan ekonomi warga melalui penjualan kerajinan dan produk lokal.

“Dengan adanya turis, orang luar jadi tahu Kampung Yobeh. Selain itu, masyarakat juga bisa menjual hasil-hasil yang ada,” ujarnya.

Meski begitu kata Sokoy, pengelolaan wisata lokal di kampung tersebut belum dilakukan secara maksimal. Hingga kini, wisatawan domestik yang datang, kebanyakan hanya menikmati suasana kampung dan pemandangan matahari terbenam tanpa dikenakan biaya.

“Kampung ini terbuka untuk semua. Kami belum kelola secara khusus, jadi masyarakat datang dan menikmati saja,” kata Sokoy.

Sementara itu, seorang wisatawan asal Amerika Serikat, Tom Hibler mengaku terkesan dengan kunjungannya ke Kampung Yobeh dan kawasan Danau Sentani.

Menurutnya, keindahan alam dan aktivitas tradisional masyarakat menjadi daya tarik tersendiri. “Kami suka di sini, sangat indah. Yang tradisional juga sangat indah untuk dilihat,” ujar Tom.

Ia mengaku menikmati berbagai aktivitas masyarakat yang disaksikan secara langsung, termasuk kegiatan di sekitar perairan. Pengalaman menyusuri kawasan tersebut menggunakan perahu menjadi salah satu momen yang paling berkesan.

“Perjalanan dengan perahu sangat indah, melihat rumah-rumah dan aktivitas masyarakat, termasuk orang-orang yang sedang menangkap ikan,” katanya.

Katanya, kunjungannya ke Jayapura hanya berlangsung singkat. Sekira satu hari, karena ia dan rombongan sedang mengikuti perjalanan wisata menggunakan kapal pesiar, dan singgah sesaat di Jayapura sebelum melanjutkan perjalanan.

Perjalanan tersebut dimulai dari Kepulauan Solomon, kemudian berlanjut ke Papua Nugini, Jayapura, dan akan dilanjutkan ke Sorong, Papua Barat Daya.

Ia mengaku melakukan perjalanan wisata itu bersama istrinya, dan dalam kunjungannya menyempatkan berinteraksi dengan masyarakat lokal, meski mengalami kendala karena tidak membawa mata uang rupiah.

“Kami tidak membawa uang rupiah, hanya dolar Amerika, jadi agak sulit untuk berbelanja,” ucapnya.

Ia mengapresiasi keindahan alam Jayapura, khususnya kawasan perairan di sekitar Danau Sentani, yang dinilai sangat indah. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Continue Reading
Tags: Atraksi BudayaKampung YobehKunjungan Wisatawan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Kampung Yobeh

Kampung Yobeh masuk dalam pengembangan sanggar budaya di Kabupaten Jayapura

April 16, 2026
wisatawan asing

Puluhan wisatawan asing kunjungi sejumlah destinasi wisata di Jayapura

April 15, 2026
Sumber Daya Air

BWS Papua kelola sumber daya air lintas wilayah tanpa batas administrasi

April 14, 2026

Sumur, kapal, monyet peninggalan Tentara Jepang di tepi Gunung Mher Teluk Youtefa

April 13, 2026

Philipus Sanyi, warga Injros yang punya bagan di Teluk Youtefa

April 12, 2026

Yosepha Alomang : Saya sudah sakit, mata tak bisa lihat

April 11, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara