• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

Mahasiswa Yalimo se-Indonesia tolak pembentukan DOB Benawa

March 13, 2026
in Lapago
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Mahasiswa tolak DOB

Badan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Kabupaten Yalimo se-Indonesia saat menyatakan sikap menolak CDOB Benawa di Kota Jayapura, Papua Rabu (11/03/2026).-Jubi/Aida Ulim

0
SHARES
14.9k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Badan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Kabupaten Yalimo se-Indonesia menyatakan penolakan terhadap rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru atau DOB Benawa dari kabupaten induk Yalimo, Papua Pegunungan.

Penolakan itu disampaikan mahasiswa Yalimo dalam konferensi pers di Kota Jayapura, Papua, Rabu, (11/03/2026).

Ketua Badan Pengurus Himpunan Mahasiswa Kabupaten Yalimo se-Indonesia, Peres Walilo mengatakan ada sejumlah alasan mengapa pihaknya menolak rencana pembentukan DOB Benawa, di antaranya karena belum memenuhi syarat administrasi, wilayah, maupun kesiapan sumber daya manusia.

“Selain itu kami mahasiswa Yalimo menilai kajian ilmiah terkait rencana tersebut belum pernah dilakukan secara baik oleh pemerintah,” kata Peres Walilo.

Selain itu menurut mahasiswa, Distrik Benawa dan sekitarnya yang rencana dimekarkan dari Kabupaten Yalimo, secara administrasi merupakan satu kesatuan wilayah yang belum memiliki kesiapan dari sisi batas wilayah, jumlah penduduk, serta perangkat pemerintahan memadai untuk menjadi daerah otonomi baru.

“Kami mewakili masyarakat melihat bahwa rencana [pembentukan] DOB Benawa belum memiliki dasar yang kuat, baik dari sisi administrasi maupun kajian ilmiah” ucapnya.

Mahasiswa juga menyatakan, rekomendasi yang dikeluarkan pemerintah daerah tanpa melalui musyawarah bersama masyarakat, sehingga masyarakat dan mahasiswa Kabupaten Yalimo se-Indonesia dengan tegas menyatakan sikap menolak rencana pembentukan DOB Benawa.

BERITATERKAIT

Bupati didesak bahas rencana pemekaran Pegubin dengan DPRK dan masyarakat

Sekda Papua Barat diingatkan fokus laksanakan tugas, bukan bicara DOB

Capaian empat DOB Tanah Papua jadi pertimbangan pencabutan moratorium pemekaran

Evaluasi DOB Papua Selatan: Kemendagri minta data disampaikan apa adanya

Koordinator Umum Himpunan Mahasiswa Kabupaten Yalimo se-Indonesia, Yoti Loho mengatakan bahwa mahasiswa Yalimo di berbagai kota studi telah menyuarakan sikap yang sama.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Ia mengatakan, mahasiswa Yalimo di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, ibu kota Papua Pegunungan juga telah melakukan aksi protes terhadap rencana pembentukan DOB Benawa.

Menurutnya, rencana itu tidak sepenuhnya merujuk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, terkait pembentukan daerah otonomi baru.

“Jika melihat ketentuan undang-undang tentang pembentukan daerah otonomi baru, syarat administrasi, kesiapan wilayah, serta jumlah distrik yang memadai belum terpenuhi. Karena itu kami menilai rencana ini dipaksakan,” kata Yoti Loho.

Katanya, rencana pembentukan DOB Benawa sarat kepentingan politik dan adanya dugaan akan ada pembukaan hutan di balik rencana tersebut, termasuk kemungkinan eksploitasi sumber daya alam di wilayah Benawa.

“Kami menilai pembentukan daerah baru tanpa perencanaan yang matang dapat membuka ruang konflik kepentingan dan mengancam keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat adat,” ucapnya.

Selain itu, kondisi sumber daya manusia di Kabupaten Yalimo juga masih terbatas, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kapasitas aparatur pemerintahan, yang dinilai menjadi tantangan serius apabila wilayah baru dipaksakan untuk membentuk pemerintahan sendiri.

Himpunan Mahasiswa Kabupaten Yalimo se-Indonesia pun menyatakan sikap, yaitu menuntut pemerintah daerah, khususnya bupati, DPR Kabupaten Yalimo, serta para tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang mendukung rencana ini, agar memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat.

Mahasiswa meminta pemerintah daerah, lebih fokus pada pemulihan kondisi Kabupaten Yalimo pascakerusuhan rasisme yang terjadi tahun lalu.

Mahasiswa Yalimo menyatakan akan terus melakukan konsolidasi dan aksi protes di berbagai kota studi, memobilisasi massa dan turun langsung ke ibu kota Kabupaten Yalimo apabila tuntutan mereka tidak direspons oleh pemerintah. (*)

Continue Reading
Tags: BenawaDOBYalimo
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pegubin

Bupati didesak bahas rencana pemekaran Pegubin dengan DPRK dan masyarakat

September 16, 2026
Sekda

Sekda Papua Barat diingatkan fokus laksanakan tugas, bukan bicara DOB

September 2, 2026
DOB

Capaian empat DOB Tanah Papua jadi pertimbangan pencabutan moratorium pemekaran

August 12, 2026

Evaluasi DOB Papua Selatan: Kemendagri minta data disampaikan apa adanya

August 12, 2026

Wagub Geley: Jangan percaya tim pemekaran abal-abal

August 6, 2026

Pemprov Papua Tengah berharap fasilitas rusun dapat meningkatkan disiplin ASN

July 7, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara