• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

Mahasiswa Yalimo tolak rencana pembentukan DOB Benawa

July 14, 2025
in Lapago, Polhukam
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Mahasiswa Yalimo tolak rencana pembentukan DOB Benawa

Himpunan Mahasiswa Yalimo di Kota Jayapura, pada Minggu (13/07/2025).-Ferry Mabel

0
SHARES
49
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Mahasiswa Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan di Kota Jayapura menyatakan menolak rencana pembentukan Kabupaten Benawa, yang merupakan calon daerah otonomi baru atau DOB, pemekaran dari Kabupaten Yalimo.

Pembentukan Kabupaten Benawa, merupakan satu dari 54 usulan DOB dari Tanah Papua, yang telah diplenokan Komite I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia atau DPD RI awal Juli 2025.

Badan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Yalimo di Jayapura, Peres Walilo mengatakan pihaknya menolak rencana pemekaran Kabupaten Yalimo, untuk membentuk DOB Benawa.

Katanya, pembentukan DOB harus berdasarkan persetujuan berbagai pihak, terutama masyarakat adat setempat. Sebab merekalah yang berhak atas tanah, air dan alam bukan di sana. Bukan diputuskan secara sepihak oleh pemerintah.

“Kami dengar Bupati Yalimo dan juga DPR [Kabupaten Yalimo] berinisiatif melakukan komitmen dengan segelintir orang untuk melakukan wacana tersebut (pembentukan DOB Benawa). Kami mahasiswa melihat ada beberapa kejanggalan yang dilakukan pemerintah setempat, sehingga secara tegas kami menolak rencana DOB,” kata Peres Walilo di Kota Jayapura, Papua, Minggu (13/07/2025).

Menurutnya apabila ingin memekarkan Kabupaten Yalimo, mesti disepakati bersama tokoh adat, pemuda, dan tokoh gereja di sana. Bukan hanya dibicarakan dan ajukan oleh beberapa pihak saja.

“Apalagi [kalau usulan pemekaran itu] cuman [datang] dari pihak yang berpengaruh dalam hal ini bupati dan DPR [kabupaten],” ucapnya.

BERITATERKAIT

Calon DOB Kabupaten Benawa dideklarasikan

Mahasiswa Yalimo desak polisi usut terduga pelaku ujaran rasisme

Pengamat: DOB di Tanah Papua perlu dievaluasi, bukan usulan pemekaran

Usulan DOB dari Tanah Papua sudah diplenokan DPD RI

Ia mengatakan, dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah, pada pasal 3, pasal 4, pasal 5 dan pasal 6, ada berbagai syarat yang mesti dipenuhi, dan mesti benar-benar berdasarkan aspirasi masyarakat.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Mahasiswa menilai, kondisi geografis wilayah Benawa tidak tepat apabila akan dijadikan kabupaten atau daerah otonomi baru. Selain itu, wilayah tersebut tidak memiliki sumber daya alam atau SDA yang mendukung.

“Batas (luasa) wilayah tidak mencukupi. Dari itu, indikasi apa dibalik ini. Seharusnya itu tidak dilakukan pemerintah, dan kenapa [pemerintah daerah] turun diam-diam ke Benawa,” ujarnya.

Mahasisa memintah Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Yalimo mengevaluasi rencana pemekaran itu, dan  Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten atau DPRK Yalimo diminta melakukan pembahasan untuk membatalkan rencana pembentukan DOB Benawa.

Apabila pemerintah kabupaten dan DPRK tidak mengindahkan permintaan itu, mahasiswa menyatakan akan memasang kantor-kantor pemerintahan di Yalimo.

Mahasiswa Yalimo lainnya, Yoti Loho mengatakan beberapa waktu lalu Bupati Yalimo menyatakan rencana pembentukan DOB sebagai upaya melindungi budaya Benawa.

Namun menurutnya, itu keliru. Sebab, apabila pemerintah daerah dan DPRK ingin melindungi budaya di wilayah itu, mestinya  dibuat regulasi atau peraturan daerah (perda) untuk menjaga nilai-nilai budaya, hutan, dan alam di sana.

“Buat Perda bukan pembentukan DOB. Di seluruh tanah Papua, Kupaten Yalimo yang paling sedikit penduduknya. Apalagi di wilayah Benawa, penduduk di sana tidak lebih dari 10.000 [jiwa] bahkan mungkin masih kurang dari itu,” kata Yoti Loho.

Mahasiswa Yalimo pun menyampaikan beberapa poin tuntutan mereka, diantaranya pemerintah kabupaten dan DPRK Yalimo, diminta segera menghentikan rencana pembentukan daerah otonomi daerah baru, karena dianggap tidak sesuai prosedur.

Mendesak Pemkab Yalimo segera mengevaluasi pemerintahan di sana secara menyeluruh. Meminta bupati dan DPR Kabupaten Yalimo, segera mempresentasikan hasil kajian akademis yang menyatakan bahwa Benawa layak jadi DOB.

Mendesak DPRK Yalimo segara merancang dan membuat peraturan daerah yang mengikat hak-hak masyarakat Kabupaten Yalimo.

Pemerintah dan DPRK Yalimo disarankan sebaiknya memekarkan lima distrik dan kampung di sana, berdasarkan jumlah untuk menjawab kebutuhan masyarakat Yalimo di lima distrik. (*)

Continue Reading
Tags: DOB di Tanah PapuaKabupaten BenawaMahasiswa YalimoPembentukan DOB
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pelajar ditembak di Yahukimo

Pelajar di Yahukimo dilaporkan ditembak saat operasi militer

June 16, 2026
Mahasiswa Lanny Jaya

Mahasiswa Lanny Jaya serahkan aduan ke Komnas HAM perwakilan Papua

June 15, 2026
DPRK Nduga

Fraksi Perindo soroti kinerja Sekwan dan unsur pimpinan DPRK Nduga

June 15, 2026

Masyarakat Kuyawage dan Gereja Baptis West Papua tolak kehadiran TNI non organik

June 15, 2026

Mahasiswa desak pengusutan dugaan pelanggaran HAM di Lanny Jaya

June 15, 2026

Remaja di Lanny Jaya diduga tewas karena menginjak ranjau

June 12, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara