• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Mahasiswa Lanny Jaya serahkan aduan ke Komnas HAM perwakilan Papua

June 15, 2026
in Polhukam
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Mahasiswa Lanny Jaya

Ketua Komnas HAM Perwakilan Papua saat menerima pengaduan Mahasiswa Lanny Jaya yang melakukan aksi mimbar bebas di lingkaran Abepura, Kota Jayapura, Papua Senin (15/06/2026).-Jubi/Aida Ulim

0
SHARES
581
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Mahasiswa asal Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungam menyerahkan aduan tertulis kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM perwakilan Papua.

Aduan itu diserahkan ketika mahasiswa menggelar aksi mimbar bebas di kawasan Lingkaran Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Senin (15/06/2026).

Mimbar bebas itu dilakukan sebagai protes terhadap operasi militer di Kabupaten Lanny Jaya yang menimbulkan korban dari kalangan warga sipil di Kampung Wunabunggu, Distrik Melagi.

Kepala Kantor Komnas HAM perwakilan Papua, Frits Ramandey memastikan menindaklanjuti aduan itu sesuai kewenangan pihaknya.

“Komnas HAM bukan lembaga perwakilan yang menerima aspirasi. Kami adalah lembaga pengawas yang menerima pengaduan. Kami bukan DPR yang menerima aspirasi, namun jika disampaikan kepada Komnas HAM, maka itu adalah pengaduan,” kata Frits Ramandey.

Katanya, aksi yang dilakukan oleh mahasiswa menyuarakan situasi yang dialami masyarakat itu penting, dan harus terus dilanjutkan.

Menurutnya, isu pemboman di Tanah Papua dalam dua tahun terakhir menjadi perhatian yang sangat serius. Isu ini tidak hanya menjadi perbincangan, juga telah menimbulkan korban.

BERITATERKAIT

Koalisi desak pengusutan teror pekerja HAM, jurnalis dan Komnas HAM Papua

Kantor Komnas HAM perwakilan Papua dilempari bom molotov

Mahasiswa desak pengusutan dugaan pelanggaran HAM di Lanny Jaya

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap penindasan dan PSN

Beberapa korban telah memberikan testimoni dan kesaksian kepada Komnas HAM, mengenai bagaimana mereka mengalami tindakan kekerasan.

“Aksi ini merupakan bentuk peringatan kepada negara, agar berhati-hati dalam setiap tindakannya. Sebab apabila negara tidak bertanggung jawab terhadap warga negaranya, maka hal itu akan menjadi ancaman bagi keberlangsungan negara itu sendiri dari perspektif hak asasi manusia,” ujarnya.

Katanya, Komnas HAM tidak menjanjikan sesuatu, tetapi memastikan bahwa apa yang telah disampaikan oleh mahasiswa akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan lembaga itu.

“Mari kita berjuang bersama-sama untuk penegakan HAM. Kita tidak bisa berharap sepenuhnya kepada orang lain untuk memperjuangkan penegakan HAM,” ujarnya.

Ramandey juga meminta presiden mengevaluasi sistem dan pola operasi militer di Papua. Sebab, pendekatan represif dalam operasi keamanan dikhawatirkan berpotensi mengancam persatuan bangsa dan harus segera ditinjau secara menyeluruh.

“Jika benar terjadi pemboman sebagaimana yang disampaikan, dan jika tindakan tersebut dilakukan oleh satuan tugas TNI yang bertugas di wilayah Papua maka hal itu harus dievaluasi. Saya akan menyampaikan persoalan ini kepada pimpinan Satgas yang terkait. Siang ini juga saya akan meminta klarifikasi kepada mereka,” katanya.

Ia mengatakan, TNI merupakan institusi yang tidak mudah untuk diperiksa, karena memiliki mekanisme hukum dan peradilannya sendiri. Untuk itu, proses pemeriksaan terhadap institusi militer memiliki tantangan tersendiri.

“Hal ini berbeda dengan kepolisian, kepolisian merupakan institusi sipil yang dipersenjatai sehingga mekanisme pengawasannya relatif lebih terbuka.”

Karena itu lanjut Ramandey, salah satu cara memperbaiki situasi ini adalah mengingatkan presiden untuk mengevaluasi sistem dan pola operasi militer. Kedua, mengingatkan institusi militer agar tidak terus menerapkan pendekatan represif.

Karena apabila pendekatan represif terus dilakukan, maka ancamannya adalah disintegrasi bangsa.

“Karena itu, saya mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam operasi keamanan di Papua untuk melakukan evaluasi menyeluruh,” ucapnya.

Penanggung jawab aksi mimbar bebas, Amer Kogoya mengatakan keluarga hingga kini masih terus mencari keberadaan seorang warga Lanny Jaya bernama, Yoban Kiwone Wenda yang dinyatakan hilang dan belum ditemukan.

Selain itu, warga lain bernama Maju Walia diduga ditembak dan meninggal dunia oleh aparat TNI. Keluarga korban pun hanya menemukan sisa rambut dan kalung noken, sedangkan jenazah hingga kini belum diketahui keberadaannya.

“Operasi militer di wilayah ini telah berlangsung selama dua minggu dan aparat masih menduduki tempat masyarakat di sana, masyarakat masih mengungsi ke daerah tetangga,” kata Amer Kogoya.

Menurutnya, kondisi di Distrik Melagai masih dalam keadaan rawan. Rakyat sipil mengungsi ke daerah tetangga, dan belum dapat kembali ke rumah masing-masing.

“Tindakan yang dilakukan aparat TNI dan Polri sangat tidak manusiawi. Kami mempertanyakan mengapa kejadian ini tidak diproses melalui jalur hukum yang berlaku di Indonesia, melainkan dilakukan seolah-olah menjadi hakim sendiri yang merusak tatanan hukum negara,” ucapnya.

Ia mengatakan, penyelesaian harus dilakukan secara hukum dan kemanusiaan, sebab peristiwa ini dinilai melanggar nilai kemanusiaan.

Selain itu lanjutnya, penempatan pos aparat keamanan yang dilakukan setelah operasi penyisiran pada 5 Januari 2025, telah menimbulkan rasa tidak nyaman bagi warga di sana.

Menurutnya mahasiswa Lanny Jaya sebelumnya sudah melakukan berbagai upaya, termasuk aksi dan konferensi pers, untuk menyampaikan penolakan terhadap pembangunan pos TNI di wilayah tersebut.

“Namun aspirasi kami tidak dapat perhatian makanya keberadaan pos militer tetap dilanjutkan,” katanya.

Kogoya mengatakan, operasi militer di Distrik Melagi telah menimbulkan dampak kemanusiaan yang serius bagi warga sipil. Warga salah satu kampung pun terpaksa mengungsi akibat situasi keamanan yang terjadi.

“Kami meminta supaya ada perhatian terhadap kondisi masyarakat sipil yang terdampak dan juga harus ada penyelesaian berbagai persoalan kemanusiaan yang terjadi di Distrik Melagi,” katanya. (*)

Tags: AduanAksi mimbar bebasKomnas HAM Perwakilan PapuaMahasiswa Lanny JayaOperasi Militer
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

teror

Koalisi desak pengusutan teror pekerja HAM, jurnalis dan Komnas HAM Papua

September 10, 2026
Komnas HAM Perwakilan Papua

Kantor Komnas HAM perwakilan Papua dilempari bom molotov

September 9, 2026

Mahasiswa desak pengusutan dugaan pelanggaran HAM di Lanny Jaya

June 15, 2026

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap penindasan dan PSN

May 29, 2026

Mahasiswa Paniai di kota studi Jayapura gelar mimbar bebas tolak DOB

May 19, 2026

Operasi militer di Puncak: 13 orang tewas, 11 terluka, 22.661 jiwa mengungsi

May 16, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting
26 October 2026
Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting

Sentani, Jubi – A member of the Nduga Regency Legislative Council has called on Indonesia’s central government to review the [...]

Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown
26 October 2026
Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown

Jayapura, Jubi – A member of the Central Papua Legislative Council has warned that efforts to crack down on illegal [...]

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pemerintah Distrik menata Pasar Lama Sentani

Pemerintah Distrik Sentani mulai menata kawasan Pasar Lama

October 26, 2026
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

October 26, 2026
Kebakaran dusun sagu Kimaam

Kebakaran dusun sagu di Kimaam ancam pangan masyarakat adat

October 26, 2026
Perencanaa iklim nasional di Kepulauan Solomon

Kepulauan Solomon memajukan perencanaan adaptasi iklim nasional

October 26, 2026
Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

October 26, 2026
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

October 26, 2026
Penertiban tambang ilegal

Thobias Bagubau: Penertiban tambang ilegal jangan mengorbankan pemilik ulayat

October 25, 2026
Kantor Sinode GKI di Tanah Papua

70 Tahun GKI Di Tanah Papua: Pembawa keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan

October 25, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

October 26, 2026
Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

October 26, 2026
Museum Fiji

Museum Fiji mendesak pemerintah menghentikan proyek penambangan pasir besi

October 25, 2026
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

October 26, 2026
Bougainville jelang keputusan parlemen PNG

Luka mendalam Bougainville jelang keputusan besar Parlemen PNG

October 25, 2026
Pemerintah Distrik menata Pasar Lama Sentani

Pemerintah Distrik Sentani mulai menata kawasan Pasar Lama

0
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

0
Kebakaran dusun sagu Kimaam

Kebakaran dusun sagu di Kimaam ancam pangan masyarakat adat

0
Perencanaa iklim nasional di Kepulauan Solomon

Kepulauan Solomon memajukan perencanaan adaptasi iklim nasional

0
Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

0
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

0
Penertiban tambang ilegal

Thobias Bagubau: Penertiban tambang ilegal jangan mengorbankan pemilik ulayat

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara