• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Operasi militer di Puncak: 13 orang tewas, 11 terluka, 22.661 jiwa mengungsi

May 16, 2026
in Polhukam, Meepago
Reading Time: 5 mins read
0
Penulis: Arjuna Pademme - Editor: Admin Jubi
Operasi Militer

Tim GKII wilayah II Papua Tengah, anggota DPD RI dari daerah pemilihan Papua Tengah, dan YKKMP saat menemui pengungsi internal dari Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, Papua Tengah di Distrik Sinak - Dok. Tim investigasi gabungan untuk Jubi

0
SHARES
1.4k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Tim gabungan yang melakukan investigasi berkaitan dengan operasi militer di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada 14 April 2026, menyampaikan hasil investigasi mereka. Investigasi dilakukan pada 8 Mei 2026-12 Mei 2026.

Tim gabungan ini terdiri dari Gereja Kemah Injili Indonesia (GKII) wilayah II Papua Tengah, anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia atau DPD RI dari daerah pemilihan Papua Tengah, dan Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP).

Dari investigasi itu, tim gabungan menemukan bahwa ada 13 korban tewas dalam peristiwa tersebut dan 11 korban luka dari sejumlah kampung di Distrik Kembru, serta 22.661 jiwa dari beberapa distrik menjadi pengungsi internal.

“Dari 12 orang yang meninggal dunia, di antaranya satu orang anak laki-laki berusia 3 tahun, lima orang perempuan, dua janin dalam kandungan ibu hamil, dan lima laki-laki dewasa,” kata tim investigasi gabungan dalam siaran pers tertulis, Sabtu (16/5/2026).

3
Tim GKII wilayah II Papua Tengah, anggota DPD RI dari daerah pemilihan Papua Tengah, dan YKKMP saat seorang anak yang terluka dan dirawat di RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya – Dok. Tim investigasi gabungan untuk Jubi

Tim investigasi gabungan menyatakan, korban tewas adalah Amer Walia (77 tahun, laki-laki), ditembak dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) di Kampung Makuma.

Para Walia 3 (tahun, laki-laki), ditembak di TKP, meninggal di Kampung Jigunggwi dan dimakamkan di sana. Tigiagan Walia (76 tahun, laki-laki) ditembak dan meninggal dunia di TKP.

Ikari Murib (55 tahun, laki-laki) ditembak dan meninggal dunia di TKP. Darman Telenggen (55 tahun, laki-laki) ditembak dan meninggal dunia di TKP.

BERITATERKAIT

Gubernur dan Wagub Papua Tengah kunjungi Puncak pascapembakaran kantor pemerintahan

Gubernur Nawipa utus pimpinan OPD ke Puncak pascapembakaran kantor pemerintah

Komnas HAM desak penegakan hukum dan pemulihan korban peristiwa Kembru

Kantor Bupati Puncak dan sejumlah bangunan perkantoran dibakar massa

Kikunggen Walia (60 tahun, perempuan) ditembak dan meninggal dunia di TKP di Kampung Tenoti. Pesimira Kogoya (35 tahun, perempuan) ditembak dan meninggal dunia di TKP.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Pelen Kogoya (65 tahun, perempuan) ditembak dan meninggal dunia di TKP, Kampung Tenoti. Inikiwewo Walia (52 tahun, laki-laki) dari Kampung Tenoti meninggal setelah terkena peluru dari dada bagian kanan tembus tulang belakang.

Wundilina Tabuni (40 tahun) meninggal dunia bersama janin berusia sembilan bulan dalam kandungannya, ditembak dan meninggal dunia di TKP, Kampung Tenoti.

Ketimira Gire meninggal dunia bersama janin berusia tujuh bulan dalam kandungannya, karena ditembak.

Sementara itu, korban luka adalah Desera alias Aliko Walia (8 tahun, perempuan) terkena tembakan di bagian dada sebelah kiri, dan kini dirawat rumah sakit Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

Anite Kogoya (30 tahun, perempuan hamil 8 bulan) ditembak di bagian dagu hingga leher dan sedang rawat di rumah sakit di Jayapura. Tahanan Tabuni (20 tahun, laki-laki) terkena tembakan di bagian betis kaki sebelah kiri.

Pipanggen Murib (54 tahun, laki-laki) dari Kampung Tenoti, terkena serpihan ledakan yang diduga mortir di punggung kaki kiri.

Pdt. Etinus Walia (47 tahun, laki-laki) terkena tembakan di siku bagian kiri saat memegang  Alkitab dan tangan kanan pegang bendera Merah Putih.

Ia ditembak saat mengorganisir sembilan warga untuk  keluar dari tempat kejadian perkara di Kampung Nilome.

Enebagawi Kogoya (39 tahun, laki-laki,) seorang difabel dari Kampung Yimuk terkena serpihan ledakan yang diduga mortir di paha kiri.

Babungga Murib (32 tahun, laki-laki) dari Kampung Yimuk, terkena serpihan ledakan yang diduga Mortir di tangan kanan.

Yandina Kogoya (42 tahun, perempuan) Mengalami luka tembak tembus di bagian betis kaki kiri.

Delton Walia (4 tahun, laki-laki) dari Kampung Tenoti, terkena serpihan ledakan yang diduga mortir di kaki dan mata.

Kondisera Walia (9 tahun, perempuan) terkena serpihan ledakan yang diduga mortir, sehingga teruka di bagian lengan kanan.

Nokia Murib (21 tahun, laki-laki) terkena serpihan ledakan yang diduga mortir, sehingga terluka di bagian betis kaki sebelah kanan.

2
Tim GKII wilayah II Papua Tengah, anggota DPD RI dari daerah pemilihan Papua Tengah, dan YKKMP saat menemui pengungsi internal dari Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, Papua Tengah di Distrik Sinak – Dok. Tim investigasi gabungan untuk Jubi

Tim investigasi gabungan juga mencatat, jumlah pengungsi internal dari beberapa distrik di Kabupaten Puncak mencapai 22.661 jiwa.

Mereka mengungsi ke Distrik Sinak dan Ilaga, Kabupaten Puncak, ke Kabupaten Puncak hingga ke Kabupaten Mimika, Nabire, Papua Tengah dan Jayapura, Provinsi Papua.

Warga Distrik Kembru yang menjadi pengungsi internal 7. 738 jiwa. Mereka mengungsi ke Distrik Sinak, Kabupaten Puncak dan Distrik Mulia, dan Distrik Yambi Kabupaten Puncak Jaya. Beberapa lainnya mengungsi ke Kabupaten Timika Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Nabire.

Pengungsi internal dari Distrik Pogoma 7.531 jiwa. Warga distrik ini mengungsi sejak Oktober 2025, setelah TNI dan TPNPB-OPM menentukan Distrik Pogoma sebagai lokasi perang.

Pengungsi internal dari Distrik Oneri 5.379 jiwa. Pengungsi internal dari Distrik Yugumoak 7.626 jiwa, telah mengungsi sejak 2025. Pengungsi dari dua kampung di Distrik Mageabume 2.013 jiwa.

Di Distrik Sinak, tim investigasi gabungan menemui pengungsi internal dari Distrik Kembru, dan menanyakan beberapa hal kepada mereka. Para pengungsi mengakun tidak memiliki tempat tinggal.

Mereka hanya numpang di rumah kerabat, dalam satu rumah menampung 5 hingga 6 kepala keluarga. Masyarakat yang mengungsi ke Distrik Sinak juga kesulitan bahan makananan dan air bersih. Terutama saat musim kemarau di sana.

Masyarakat yang mengungsi ke Sinak tidak memiliki lahan atau kebun, sehingga mengalami krisis makanan di pengungsian. Mereka hanya bergantung dengan bantuan individu maupun kelompok.

“Masyarakat yang mengungsi ke beberapa wilayah Distrik Ilaga dan Yambi Kabupaten Puncak, Kabupaten Timika Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Nabire, secara otomatis tidak bisa mengakses pendidikan dari tingkat Paud hingga SMA,” kata tim investigasi gabungan.

Ketika melakukan investigasi, tim gabungan juga menemukan puluhan gereja telah kosong. Gereja yang kosong di GKII Klasis Sinak Timur adalah GKII Yudea Gelegi, GKII Bahtra Jigunggi, GKII Eklesia II Tenoti, GKII Samaria Makuma, GKII Kembru, dan GKII Efesus Nilime

Gereja yang kosong di GKII Klasis Sinak adalah GKII Antiokia Kumitsika, GKII Zaitua 1 Tagalame, GKII Zaitun 2 Tagalame.

Di GKII Klasis Agenggen yaitu GKII Yerusalem, GKII Laodekia Manggame,GKII Yudea Anganggen, GKII Filadelfia Munggalolo, GKII Korintus Lambera, GKII Efesus Gunaluk.

Di GKII Klasis Lumo yaitu, GKII Yumuk, GKII Belapaga, GKII Molu, GKII Pindah-pindah dan Kingmi Klasis Sinak adalah gereja Kingmi Laodekia Kembru.

Selain gereja, sejumlah fasilitas kesehatan juga kosong, yaitu Puskesmas Yugumoak di Distrik Yugumoak, saat ini digunakan oleh TNI non organik sebagai  pos.

Puskesmas Mageyabume di Distrik Mageyabume, tidak digunakan. Puskesmas Oneri di Distrik Oneri tidak digunakan, Puskesmas Kemburu di Distrik Kemburu tidak digunakan.

Puskesmas Pogoma di Distrik Pogoma Tidak digunakan sejak Pogoma ditetapkan sebagai tempat perang TPNPB-OPM dan TNI.

Tim investigasi gabungan pun mengeluarkan beberapa rekomendasi, yaitu meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto sebagai panglima tertinggi, segera melakukan penarikan pasukan non organik dari seluruh Tanah Papua.

Segera melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Komando Gabungan Pertahanan Wilayah (KOGABWILHAN) III dan terduga pelaku penembakan terhadap warga sipil di Distrik Kemburu, untuk diproses hukum.

Meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto sebagai panglima tertinggi, segera memerintahkan pasukan non orangik yang bertugas di Tanah Papua, untuk tidak menggunakan fasilitas sipil seperti gereja, sekolah, fasilitas Kesehatan dan fasilitas sipil lainya.

Kepada Komnas HAM, tim investigasi gabungan meminta segera menetapkan kasus 14 April 2026, di Distrik Kemburu sebagai pelanggaran HAM berat.

Presiden Prabowo Subianto, segera mengundang Komisi Tinggi Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk melakukan pemantauan kasus-kasus pelanggaran HAM di Tanah Papua.

Meminta Pemerintah Kabupaten Puncak, segera melakukan penanganan serius kepada korban penembakakan terhadap warga sipil pada 14 April 2026. Penanganan serius yang dimaksud adalah memberikan bantuan bahan makanan, alat dan bahan bangunan seperti, sengsor, bensin, seng, paku, martil, dan terpal.

Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Tengah (DPRPT) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten (DPRK) Puncak segera membentuk tim pansus kemanusiaan, terkait penembakan terhadap warga sipil di Distrik Kemburu pada 14 April 2026.

Pemerintah provinsi Papua Tengah diminta segera melakukan penaganan terhadap warga sipil korban penembakan pada 14 April 2026, dan memberikan bantuan biaya pengobatan kepada keluarga korban.

Pemerintah provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Puncak, diminta segera memfasilitasi pemulangan para pengungsi internal ke daerah masing-masing. (*)

Berita ini telah mengalami perbaikan. Berita sebelumnya dengan judul: “Operasi militer di Puncak: 12 orang tewas, 11 terluka, 22.661 jiwa mengungsi.”

Perbaikan dilakukan redaksi setelah tim investigasi memberikan penjelasan susulan bahwa korban Ketimira Gire, yang hamil tujuh bulan, meninggal dunia bersama bayi dalam kandungannya.
Tags: Kabupaten Puncakkorban meninggalOperasi Militerwarga mengungsi
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Papua Tengah

Gubernur dan Wagub Papua Tengah kunjungi Puncak pascapembakaran kantor pemerintahan

August 14, 2026
OPD

Gubernur Nawipa utus pimpinan OPD ke Puncak pascapembakaran kantor pemerintah

August 14, 2026

Komnas HAM desak penegakan hukum dan pemulihan korban peristiwa Kembru

August 13, 2026

Kantor Bupati Puncak dan sejumlah bangunan perkantoran dibakar massa

August 12, 2026

Mahasiswa Lanny Jaya serahkan aduan ke Komnas HAM perwakilan Papua

June 15, 2026

KNPB: Hentikan operasi militer dan pengiriman pasukan di Tanah Papua

April 25, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road
17 September 2026
The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road

Jayapura, Jubi – The West Papua National Liberation Army (TPNPB) has claimed responsibility for the shooting that killed a driver, [...]

Governor urges South Papua residents to protect Payum coastal mangroves
17 September 2026
Governor urges South Papua residents to protect Payum coastal mangroves

Merauke, Jubi – South Papua Governor Apolo Safanpo has urged residents to protect and preserve mangrove forests along the coast [...]

Jayapura Police: 78 students detained during protest released
16 September 2026
Jayapura Police: 78 students detained during protest released

Sentani, Jubi – Jayapura Police said 78 students were detained while they were preparing to take part in a demonstration [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

September 19, 2026
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

September 19, 2026
LMA dukung Suku Awyu menolak PSN

LMA Boven Digoel dukung Suku Awyu menolak PSN

September 19, 2026
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

September 18, 2026
Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

September 18, 2026
Suku Awyu tolak PSN

Tolak PSN: Suku Awyu meminta dukungan LMA Boven Digoel

September 18, 2026
AHY

AHY: Pemerintah pusat dan daerah di Papua satu tim

September 18, 2026
Bougainville

Para pemilik tanah adat tambang Panguna di Bougainville adakan pembicaraan

September 18, 2026
Pendidikan

Anak-anak PNG diminta prioritaskan Pendidikan

September 18, 2026
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

September 18, 2026
Sekolah Rakyat

Pemerintah siapkan Rp1 Triliun untuk bangun Sekolah Rakyat di Papua

September 18, 2026
Vanuatu

Menteri Ati menyampaikan pernyataan Vanuatu di Sidang Umum PBB

September 18, 2026
kekeringan

Kekeringan ancam Papua Selatan: Padi berisiko gagal panen

September 18, 2026
Pegunungan Arfak

Mantan Bupati Pegunungan Arfak terpilih sebagai Ketua KONI Papua Barat

September 18, 2026
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

0
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

0
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

0
LMA dukung Suku Awyu menolak PSN

LMA Boven Digoel dukung Suku Awyu menolak PSN

0
Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

0
Suku Awyu tolak PSN

Tolak PSN: Suku Awyu meminta dukungan LMA Boven Digoel

0
AHY

AHY: Pemerintah pusat dan daerah di Papua satu tim

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara