• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Meepago

Thobias Bagubau: Penertiban tambang ilegal jangan mengorbankan pemilik ulayat

October 25, 2026
in Meepago
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Penertiban tambang ilegal

Anggota Komisi B DPR Papua Tengah dari Fraksi Papua Bangkit, Thobias Bagubau, S.I.P - Dok. Untuk Jubi

0
SHARES
1
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah menyatakan penertiban tambang emas ilegal di Provinsi Papua Tengah jangan sampai mengorbankan masyarakat pemilik ulayat.

Pernyataan ini disampaian legislator Papua Tengah dari daerah pemilihan Intan Jaya itu menyikapi kunjungan kerja Menteri Pertahanan bersama Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung ke Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dalam rangka penertiban tambang emas ilegal di Provinsi Papua Tengah, Kamis (22/10/2026).

Thobias Bagaugau yang merupakan anggota Komisi B DPR Papua Tengah dari Fraksi Papua Bangkit itu mempertanyakan tujuan sebenarnya kunjungan tersebut.

Katanya, apakah kunjungan itu benar-benar untuk penertiban pertambangan ilegal, atau ada kepentingan tertentu di balik itu.

“Kalau memang mereka punya niat baik menertibkan tambang emas ilegal dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab karena merugikan negara, tidak masalah. Asalkan jangan ada kepentingan di balik itu. Jangan sampai ada perusahaan lain yang akan masuk, sehingga justru merugikan masyarakat adat,” kata Thobias Bagubau melalui pesan suara yang diterima Jubi, Minggu (25/10/2026).

Politikus Partai Hanura itu menegaskan bahwa memang ada aktivitas tambang emas ilegal ll di Papua Tengah.

Katanya, lokasinya antara lain di sekitar KM 107 sepanjang jalan trans dan Makimi di Kabupaten Nabire, sepanjang Sungai Degeuwo di Kabupaten Paniai, dan beberapa titik di Kabupaten Intan Jaya.

BERITATERKAIT

Rencana tambang oleh ANTAM, hak masyarakat adat dan pertambangan rakyat di Papua Tengah

Tambang masih mengancam Raja Ampat

Marga Ateta tuntut PT Genting Oil Kasuri evaluasi kompensasi tanah ulayat

Perusahaan Ok Tedi terapkan radar baru pantau lereng tambang terbuka

“Para penambang masuk tanpa surat resmi dari pemerintah setempat. Saya mendukung kebijakan negara menertibkan tambang ilegal, termasuk langkah Presiden Prabowo Subianto. Tetapi pada prinsipnya jangan sampai
ada kepentingan tertentu di baliknya,” ujarnya.

Tobias menegaskan kehadiran pejabat dari pemerintah pusat sah saja. Namun jika tanpa koordinasi dengan pemilik hak ulayat, masyarakat berhak menyatakan sikap penolakan, sebab wilayah penambangan bukan tanah tanpa pemilik.

“Itu bukan tanah kosong. Ada pemilik ulayatnya Papua itu bukan tanah kosong. Ada orangnya, negara datang mengklaim bahwa ini wilayah Indonesia, itu sah-sah saja, tetapi ada dampaknya dan ada risikonya ke depan,” ucapnya.

Thobias Bagubau juga menyoroti pencabutan izin perusahaan tambang di Nabire dan pengalihan lahan konsesinya kepada PT Antam Tbk, BUMN pertambangan.

Ia pun menilai, kehadiran Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang baru beberapa bulan di Papua Tengah kini terkesan sebagai pengambilalihan paksa, dan mengarah pada kepentingan negara.

“Seakan-akan mereka punya strategi yang jitu. Mereka datang, turun, dan membatasi. Saya khawatir setelah penambang dan warga di sekitar lokasi dibatasi, lahan itu dijadikan kepentingan BUMN. Apa yang diperoleh masyarakat adat,” kata Thobias Bagubau.

Katanya, klaim bahwa dana otonomi khusus sudah diberikan dan masyarakat sudah diberdayakan tidak terbukti di lapangan. Justru ujung-ujungnya masyarakat adat dirugikan dan merusak ciptaan Tuhan di Tanah Papua.

Ia mengatakan, sudah banyak pengalaman masyarakat adat yang dikorbankan, misalnya kasus di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Di sisi lain, Thobias Bagubau mengatakan aktivitas tambang ilegal di Papua Tengah kerap diawasi oknum aparat. Sementara itu, masyarakat adat di sekitar lokasi menjadi korban.

“Pengalaman itu saya peroleh dari advokasi tambang ilegal di Bayabiru dan Sungai Degeuwo. Pengalaman itu jadi guru.”

Thobias Bagubau yang memimpin Lembaga Pengembangan Masyarakat Adat suku Walani, Mee dan Moni (Swamemo) itu juga khawatirkan akan bertambahnya pos TNI di sekitar lokasi tambang.

“Tanah Anda diambil. Kayu Anda diambil atas nama negara. Anda mau bertindak, berhadapan dengan aparat militer. Pos-pos TNI diperbanyak. Berarti ancaman nyata itu terjadi di tanah Papua,” katanya.

Bagubau menyampaikan Kepada pemerintah pusat, agar cukup menertibkan tambang ilegal, tanpa menempatkan perusahaan di lokasi yang sama dengan pengamanan aparat militer dan kepolisian.

Pemerintah diminta transparan dan berkoordinasi dengan pemilik hak ulayat, serta tidak mengklaim wilayah hanya atas nama kepentingan negara.

Mengenai kunjungan Menteri Pertahanan, ia menilai tugas Menteri Pertahanan lebih tepat di wilayah perbatasan, seperti perbatasan Papua Nugini, Merauke, atau Oksibil.

Jika datang ke Papua Tengah, sebaiknya memeriksa pembangunan jalan, anggaran, dan kesejahteraan di provinsi-provinsi baru.

Kepada pemerintah provinsi atai dinas terkait, termasuk Dinas Pertambangan dan Dinas Lingkungan Hidup, diminta mendata lokasi tambang ilegal dan wilayah yang diklaim pusat melalui Satgas PKH. Eksekutif, legislatif, yudikatif, dan Majelis Rakyat Papua (MRP) diminta menyikapi persoalan ini bersama.

Masyarakat adat dan pemilik hak ulayat diingatkan menimbang dengan hati-hati sebelum menerima atau menolak kehadiran negara dan perusahaan.

“Jangan sampai mereka tanda tangan, mereka terima, tetapi ujung-ujungnya mereka jadi tumbal. Mereka bisa dikorbankan di atas tanahnya mereka sendiri. Saya menegaskan bahwa Papua ini bukan baik-baik saja, dan Papua ini bukan tanah kosong. Karena itu kita punya perhatian serius,” kata Thobias Bagubau. (*)

Tags: ilegalMengorbankanPemilikpenertibanTambangUlayat
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Rencana Tambang dan hak masyarakat adat

Rencana tambang oleh ANTAM, hak masyarakat adat dan pertambangan rakyat di Papua Tengah

October 25, 2026
Raja Ampat, Tambang, Nikel

Tambang masih mengancam Raja Ampat

October 20, 2026

Marga Ateta tuntut PT Genting Oil Kasuri evaluasi kompensasi tanah ulayat

October 14, 2026

Perusahaan Ok Tedi terapkan radar baru pantau lereng tambang terbuka

September 30, 2026

Presiden Bougainville mengutuk pembakaran di tambang Panguna

September 14, 2026

Belum ada tersangka dugaan penyeludupan BBM ilegal dari Bintuni ke Manokwari

September 7, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Penertiban tambang ilegal

Thobias Bagubau: Penertiban tambang ilegal jangan mengorbankan pemilik ulayat

October 25, 2026
Kantor Sinode GKI di Tanah Papua

70 Tahun GKI Di Tanah Papua: Pembawa keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan

October 25, 2026
Museum Fiji

Museum Fiji mendesak pemerintah menghentikan proyek penambangan pasir besi

October 25, 2026
Bougainville jelang keputusan parlemen PNG

Luka mendalam Bougainville jelang keputusan besar Parlemen PNG

October 25, 2026
Gempa di lepas lantai Vanuatu

Gempa 6,9 SR terjadi di lepas pantai Vanuatu, peringatan tsunami dibatalkan

October 25, 2026
Rencana Tambang dan hak masyarakat adat

Rencana tambang oleh ANTAM, hak masyarakat adat dan pertambangan rakyat di Papua Tengah

October 25, 2026
Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas

Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas memperkuat pemenuhan dokter spesialis

October 25, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

October 25, 2026
Bougainville jelang keputusan parlemen PNG

Luka mendalam Bougainville jelang keputusan besar Parlemen PNG

October 25, 2026
Museum Fiji

Museum Fiji mendesak pemerintah menghentikan proyek penambangan pasir besi

October 25, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Penertiban tambang ilegal

Thobias Bagubau: Penertiban tambang ilegal jangan mengorbankan pemilik ulayat

0
Kantor Sinode GKI di Tanah Papua

70 Tahun GKI Di Tanah Papua: Pembawa keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan

0
Museum Fiji

Museum Fiji mendesak pemerintah menghentikan proyek penambangan pasir besi

0
Bougainville jelang keputusan parlemen PNG

Luka mendalam Bougainville jelang keputusan besar Parlemen PNG

0
Gempa di lepas lantai Vanuatu

Gempa 6,9 SR terjadi di lepas pantai Vanuatu, peringatan tsunami dibatalkan

0
Rencana Tambang dan hak masyarakat adat

Rencana tambang oleh ANTAM, hak masyarakat adat dan pertambangan rakyat di Papua Tengah

0
Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas

Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas memperkuat pemenuhan dokter spesialis

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara