• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

Remaja di Lanny Jaya diduga tewas karena menginjak ranjau

June 12, 2026
in Lapago
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna Pademme
Lanny Jaya

Jenazah Pendite Weya (18 tahun) yang tewas karena menginjak benda yang diduga ranjau di Kampung Wunambunggu, Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegungungan, Sabtu (06/06/2026) - Dok. Untuk Jubi

0
SHARES
124
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Seorang remaja putri berusia 18 tahun di Kampung Wunambunggu, Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan bernama Pendite Weya dilaporkan tewas karena ledakan benda yang diduga ranjau dan terinjak oleh korban, Sabtu (6/6/2026).

Sumber Jubi di Kampung Wunabunggu menjelaskan Pendite Weya menginjak benda yang diduga ranjau sepulangnya mencari kelapa hutan bersama warga, karena kini musim panen kelapa hutan di wilayah itu.

“Saat pulang [ke rumah] Pendite Weya tidak tahu apa-apa langsung menginjak bom yang [diduga] ditanam oleh aparat TNI. Hal itu memicu ledakan hingga menewaskan Pendite. Akibatnya lengan tangan kanan putus, lengan kiri, wajah dan tubuh mengalami luka-luka dari serpihan bom itu,” kata sumber itu kepada jubi melalui panggilan telepon, Jumat (12/6/2026).

Menurut sumber itu pada 2025, aparat TNI non organik pernah melakukan penyisiran di beberapa kampung di Distrik Melagi, dan sempat menjatuhkan bom menggunakan helikopter.

Warga pun menduga, ranjau yang diinjak korban itu ditanam di bawah tanah oleh TNI. Padahal katanya, Distrik Melagi hanya dihuni oleh warga sipil. Tak ada kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB di wilayah itu.

Sementara itu, Kepala Distrik Melagi, Arinius Kiwo mengatakan berdasarkan keterangan dari keluarga dan saksi bawa Pendite Weya bersama belasan orang pergi ke hutan mencari kelapa hutan pada hari itu.

Mereka berpencar ke masing-masing lokasi di hutan. Setelah itu membawa hasil panennya dan dikumpulkan di satu tempat terbuka.

BERITATERKAIT

Departemen Pemuda Baptis minta Disdik awasi proses belajar mengajar di Lanny Jaya

Satgas Yonif 511 sediakan 200 paket MBG bagi warga Balingga-Papua

Longsor di PNG: Korban Tewas Bertambah Jadi 22

Mayor Semut Sobolim tertembak di Yahukimo, TPNPB umumkan duka nasional

“Mereka bakar kelapa hutan dan bagi hasil penen di situ. Sebelum pulang anak perempuan ini cari tali di sekitar situ, untuk membungkus kelapa hutan. Pas dia cari-cari tali, hanya sebentar saja lewat tiba-tiba barang itu meledak dan anak perempuan itu terlempar langsung tewas,” kata Arinius Kiwo melalui teleponnya kepada Jubi, Kamis (11/6/2026).

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Menurutnya, beberapa orang di yang mencari kelapa hutan itu kemudian lari karena ketakutan.

“Setelah pulang, baru malamnya menceritakan kejadian tersebut. Besoknya Minggu (7/6/2026) pagi, barulah masyarakat pergi mengamankan jenazah,” ucapnya.

Ketua Forum Peduli Pembangunan Kabupaten Lanny Jaya (FPP-LJ), Hernison Kogoya mendesak Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten atau DPRK Lanny Jaya, membentuk tim investigasi untuk mengungkap kematian Pendite Weya.

Menurutnya kejadian itu tidak boleh dianggap biasa-biasa saja, karena ini mengenai kemanusian.

“Ini pertama kali terjadi di Lanny Jaya bahwa ada masyarakat menjadi korban tanpa ada serangan, tanpa ada baku tembak. Investigasi perlu untuk membuktikan bahan peledak itu milik siapa,” ujar Hernison Kogoya melalui rekaman suara kepada Jubi. (*)

Tags: Kabupaten Lanny JayaKorban TewasRanjau
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pengungsi Nduga

Pengungsi Nduga butuh pelayanan kesehatan

June 6, 2026
Nobar film Pesta Babi

Ribuan warga Tolikara antusias saksikan film dokumenter Pesta Babi

June 4, 2026

10 siswa SMP Kabupaten Yahukimo lulus seleksi ADEM 2026

May 26, 2026

Polres Yahukimo bebaskan aktivis KNPB yang ditangkap

May 21, 2026

Aktivis KNPB Yahukimo dilaporkan ditangkap TNI-Polri

May 19, 2026

RSUD Oksibil kini miliki ruang radiologi

May 8, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pesan gubernur

Pesan Gubernur Nawipa saat penamatan siswa Sekolah Genius

June 12, 2026
Four Yahukimo Residents

Four Yahukimo Residents Reportedly Detained by Security Task Force and Marines

June 12, 2026
Jayapura Health

Jayapura Health Department Holds TB and HIV/AIDS Awareness Program for Journalists

June 12, 2026
Teenager in Lanny Jaya

Teenager in Lanny Jaya Reportedly Killed After Stepping on Suspected Landmine

June 12, 2026
Pemprov Papua

Pemprov Papua luncurkan Kartu Pace Mace, siapkan 1.000 beasiswa mahasiswa dan bantuan studi pelajar

June 12, 2026
Kota Jayapura TBC

Kota Jayapura daerah dengan kasus TBC tertinggi di Papua

June 12, 2026
Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri launching Kartu Pace Mace, fokus bangun SDM dan pendidikan generasi muda Papua

June 12, 2026
CPNS terima SK PNS

253 CPNS Pemkot Sorong terima SK PNS

June 10, 2026
Bupati Jayawijaya

Bupati Jayawijaya didesak patuhi putusan PTUN Jayapura

June 10, 2026
Lanny Jaya

Remaja di Lanny Jaya diduga tewas karena menginjak ranjau

June 12, 2026
Pemetaan partisipatif

Pemetaan partisipatif solusi penyelesaian konflik agraria di Papua Barat Daya

June 10, 2026
wondama

Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

March 17, 2026
Komnas HAM

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

March 17, 2026
website

YPMD luncurkan website dokumentasikan Kabar dari Kampung

March 17, 2026
Pesan gubernur

Pesan Gubernur Nawipa saat penamatan siswa Sekolah Genius

0
Four Yahukimo Residents

Four Yahukimo Residents Reportedly Detained by Security Task Force and Marines

0
Jayapura Health

Jayapura Health Department Holds TB and HIV/AIDS Awareness Program for Journalists

0
Teenager in Lanny Jaya

Teenager in Lanny Jaya Reportedly Killed After Stepping on Suspected Landmine

0
Pemprov Papua

Pemprov Papua luncurkan Kartu Pace Mace, siapkan 1.000 beasiswa mahasiswa dan bantuan studi pelajar

0
Kota Jayapura TBC

Kota Jayapura daerah dengan kasus TBC tertinggi di Papua

0
Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri launching Kartu Pace Mace, fokus bangun SDM dan pendidikan generasi muda Papua

0

English Stories

Four Yahukimo Residents
Pacnews

Four Yahukimo Residents Reportedly Detained by Security Task Force and Marines

June 12, 2026
Jayapura Health
Pacnews

Jayapura Health Department Holds TB and HIV/AIDS Awareness Program for Journalists

June 12, 2026
Teenager in Lanny Jaya
Pacnews

Teenager in Lanny Jaya Reportedly Killed After Stepping on Suspected Landmine

June 12, 2026
English Language
Pacnews

English Language Skills Program in Central Papua Exceeds Participant Target

June 12, 2026
South Sorong
Pacnews

South Sorong Officials Urged to Stop Intimidating Environmental Activists

June 12, 2026

Trending

  • CPNS terima SK PNS

    253 CPNS Pemkot Sorong terima SK PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Jayawijaya didesak patuhi putusan PTUN Jayapura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Remaja di Lanny Jaya diduga tewas karena menginjak ranjau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemetaan partisipatif solusi penyelesaian konflik agraria di Papua Barat Daya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara