• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

March 17, 2026
in Mamta
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna Pademme
Komnas HAM

Perwakilan Koalisi Penegak Hukum dan HAM Papua saat menyerahkan aduan ke Komnas HAM Papua, di kantor Komnas HAM perwakilan Papua, di Kota Jayapura, Papua, Senin (16/03/2026).- Jubi/Larius Kogoya

0
SHARES
4.2k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Tim Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia atau HAM Papua mengadukan dugaan penggusuran paksa tanah ulayat masyarakat adat di Distrik Oridek dan Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Papua kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) perwakilan Papua.

Pengaduan itu disampaikan di kantor Komnas HAM perwakilan Papua di Dok V, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, Senin (16/3/2026).

Pemberi bantuan hukum, Reinhart Kmur mengatakan dugaan penggusuran itu disinyalir melanggar HAM, dan dapat menyebabkan ancaman kerusakan lingkungan.

Kawasan tahah ulayat masyarakat adat seluas 56 hektare yang diduga digusur tersebut, untuk kepentingan pembangunan Markas Batalyon TNI AD Yonif 858 TP.

Menurut, Reinhart Kmur tim Koalisi Penegak Hukum dan HAM Papua menduga pimpinan Komando Daerah Militer atau Kodam XVll/Cenderawasih melalui Komando Distrik Militer atau Kodim Biak serta Batalyon 858 TP telah melakukan pelanggaran terhadap hak masyarakat adat.

“Pada praktiknya, merampas hak masyarakat adat, hutan, hutan produksi terbatas, dan hutan lindung. Penggusuran hutan adat ini melanggar hak di masyarakat adat. Kami harap komnas HAM dengan kewenangan yang ada untuk melakukan pemantauan agar proses ini bisa selesai,” kata Reinhart usai menyerahkan aduan.

Katanya, penggusuran itu merupakan tindakan ilegal karena tidak berdasarkan surat keputusan menteri terkait untuk alih fungsikan lahan di wilayah hutan produksi terbatas. Misalnya surat Kementerian Pertahanan, Kementerian Kehutanan atau pemerintah daerah.

BERITATERKAIT

Penggugat SK Bupati Merauke serahkan rekomendasi Komnas HAM sebagai alat bukti

Komnas HAM sampaikan pemantauan enam kasus pelanggaran HAM di Tanah Papua

Komnas HAM dan Gubernur Fakhiri bahas cetak sawah 30 ribu hektare serta hak adat

Antropolog: Penggusuran kawasan kumuh di Port Moresby tak selesaikan masalah sosial

“Jadi tidak berdasarkan hukum. Warga sudah berupaya melakukan sasi atau pelarangan adat tapi dihalangi oleh marga yang melepaskan tanah kepada TNI. Marga yang melepas tanah, juga bukan pemilik. Kini masyarakat adat melalui Kainkain Karkara Byak melakukan peradilan adat atas pelepasan tanah adat sepihak itu,” ujarnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Ia mengatakan, lokasi tanah adat yang digusur itu, selam ini merupakan sumber air yang menghidupi masyarakat di Kota Biak itu.

Sementara itu, perwakilan kantor Komnas HAM Papua, Melky Weruin mengatakan, pihaknya akan mendalami pengaduan tersebut. Sebab, Komnas HAM bisa melaksanakan fungsi-fungsi dan mandat sesuai UU 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

Katanya, persoalan tanah adat ini tidak hanya harus menjadi perhatian dari koalisi. Namun mestinya menjadi tanggung jawab bersama termasuk lembaga-lembaga dan otoritas tinggi seperti gubernur, bupati, legislatif, dan Majelis Rakyat Papua atau MRP.

“Untuk kita sama-sama memberi perhatian pada isu-isu yang berhubungan pada masyarakat adat,” kata Melky Weruin.

Menurut Melky Weruin, pembangunan akan bermanfaat apabila seluruh prosesnya dilakukan dengan menghargai hak-hak masyarakat adat dan mengutamakan prinsip musyawarah adat.

Namun apabila masih ada penolakan, berarti ada masala. Ketika ada masalah berbagai lembaga yang terkait mestinya memainkan perannya untuk mempertemukan para pihak, guna mencari solusi terbaik.

“Pembangunan itu harus mensejahterakan, jangan pembangunan menimbulkan permasalahan,” katanya. (*)

Tags: Komnas HAMPenggusuranTanah adat
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Uskup Jayapura

Uskup Jayapura: Re-opening Gramedia untuk peningkatan literasi di Papua

June 25, 2026
Mahasiswa Uncen

Aspirasi transparansi penerimaan mahasiswa Uncen dibahas bersama pimpinan universitas

June 24, 2026

Mahasiswa Uncen tuntut transparansi penerimaan mahasiswa baru

June 24, 2026

Perlindungan ketenagakerjaan di Tanah Papua cukup baik

June 23, 2026

Gen Z Papua pawai salib merah dan tolak PSN di Merauke

June 21, 2026

Sagu bagian penting dari identitas budaya Papua yang mesti dilindungi

June 20, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
PNG tingkatkan investasi

PNG tingkatkan investasi iklim untuk pembiayaan hijau dan pertumbuhan ekonomi

June 28, 2026
Pengamanan di Kaledonia Baru

Pengamanan diperketat saat pemilihan di Kaledonia Baru

June 28, 2026
Musim kemarau di Kuyawage

Musim kemarau di Kuyawage: Ketahanan pangan terancam, warga mengungsi

June 27, 2026
verifikasi

Cegah “atlet siluman”, SIWO PWI Lampung terapkan verifikasi berbasis barcode di Porwanas XV

June 27, 2026
Papua Tengah

Kadis Dikbud Papua Tengah: Informasi bantuan akhir studi mahasiswa hoaks

June 27, 2026
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah dan alumni IMPT Manokwari gelar pelatihan MC

June 27, 2026
Polda Papua Barat

Penyidik Polda Papua Barat hentikan kasus pencurian replika burung kasuari

June 27, 2026
Polda Papua Barat

Penyidik Polda Papua Barat hentikan kasus pencurian replika burung kasuari

June 27, 2026
wondama

Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

March 17, 2026
KontraS

Koalisi desak presiden perintahkan tangkap pelaku teror terhadap aktivis KontraS

April 10, 2026
website

YPMD luncurkan website dokumentasikan Kabar dari Kampung

March 17, 2026
Mahasiswa tolak DOB

Mahasiswa Yalimo se-Indonesia tolak pembentukan DOB Benawa

March 13, 2026
Komnas HAM

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

March 17, 2026
pedagang pakaian

Potret lesu pedagang pakaian kaki lima jelang Idulfitri di Jayapura

March 17, 2026
PNG tingkatkan investasi

PNG tingkatkan investasi iklim untuk pembiayaan hijau dan pertumbuhan ekonomi

0
Pengamanan di Kaledonia Baru

Pengamanan diperketat saat pemilihan di Kaledonia Baru

0
Musim kemarau di Kuyawage

Musim kemarau di Kuyawage: Ketahanan pangan terancam, warga mengungsi

0
Papua Tengah

Kadis Dikbud Papua Tengah: Informasi bantuan akhir studi mahasiswa hoaks

0
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah dan alumni IMPT Manokwari gelar pelatihan MC

0
Polda Papua Barat

Penyidik Polda Papua Barat hentikan kasus pencurian replika burung kasuari

0
Lanny Jaya

Serpihan yang diduga sisa ranjau diserahkan kepada Kapolres Lanny Jaya

0

English Stories

Free Education Program
Pacnews

Free Education Program Offers Hope for the Future of Central Papua’s Youth

June 26, 2026
Forest Task Force Fails
Pacnews

Forest Task Force Fails to Protect Indigenous Land Rights in West Papua

June 26, 2026
Central Papua
Pacnews

Central Papua Allocates Rp.77.84 Billion to Fund Free Education

June 25, 2026
WWF
Pacnews

WWF Collaborates With Multiple Stakeholders to Turn Organic Waste Into an Energy Source

June 25, 2026
Central Papua Government
Pacnews

Central Papua Government Plans to Build Weighbridge in Nabire

June 24, 2026

Trending

  • Polda Papua Barat

    Penyidik Polda Papua Barat hentikan kasus pencurian replika burung kasuari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi desak presiden perintahkan tangkap pelaku teror terhadap aktivis KontraS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • YPMD luncurkan website dokumentasikan Kabar dari Kampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Yalimo se-Indonesia tolak pembentukan DOB Benawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara