• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

Musim kemarau di Kuyawage: Ketahanan pangan terancam, warga mengungsi

June 27, 2026
in Lapago
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: CR18 - Editor: Arjuna Pademme
Musim kemarau di Kuyawage

Lahan perkebunan warga di Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Tengah yang mengalami kekeringan - Dok. Untuk Jubi

0
SHARES
0
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Wamena, Jubi – Musim kemarau yang melanda Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan selama Juni 2026, mengakibatkan lahan pertanian dan perkebunan warga mengalami kekeringan dan gagal panen.

Situasi itu berdampak terhadap keberlangsungan hidup warga di wilayah tersebut, terutama pengungsi internal asal Kabupaten Nduga, Papua Pegungan yang berada di Kuyawage sejak 2018 silam.

Persediaan bahan makanan mereka terancam habis, sebab musim kemarau terkadang belangsung cukup lama. Situasi itu membuat warga berencana mengungsi sementara waktu ke distrik lain.

“Musim kemarau ini [kemungkinan] akan berakhir pada Desember 2026. [Dalam situasi ini] masyarakat sulit mendapatkan kebutuhan sehari-hari, air dan tanah menjadi kering,” kata salah satu pengungsi internal asal Nduga di Kuyawage, Nuwinus Gwijangge saat berada di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (27/6/2026).

Ia mengatakan, akibat musim kamarau yang kini melanda Distrik Kuyawage menyababkan lahan perkebunan warga kering. Rumput mengering dan warga kesulitan air.

“Tidak ada tanda-tanda curah hujan, semua aktivitas masyarakat, dihentikan sementara waktu,” ujarnya.

Menurutnya, selama sepekan ke depan mungkin warga di Kuyawage masih dapat bertahan hidup, dengan persediaan bahan pangan yang ada. Namun setelahnya, mereka akan mengalami krisis pangan.

BERITATERKAIT

Warga Distrik Utara Sungai Fly PNG terdampak kekeringan berkepanjangan

Vanuatu siap hadapi El Niño dan ancaman kekeringan

YKKMP: 122.931 warga di Tanah Papua masih hidup di pengungsian

Pemprov Papua komitmen menjadikan sagu sebagai pilar ketahanan pangan

“Masyarakat mulai berencana mengungsi kampung-kampung seberang untuk sementara waktu, [karena di Kuyawage] tidak ada makanan, tanaman semua menjadi layu dan kering,” ucapnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Katanya, kawasan yang di Kuyawage yang diland kekeringan adalah wilayah pelayanan Gereja Bonbon, Gereja Area, Gereja Yugume, Gereja Filadelfia, dan Gereja Pribubu.

Nuwinus Gwijangge mengatakan, warga di Kuyawage berharap Pemerintah kabupaten Nduga dan Lanny Jaya membentuk tim tanggap darurat untuk menanggani bencana musiman ini, dan menyalurkan bantuan bahan makanan ke wilayah terdampak.

Sementara itu, salah satu intelektual di sana, Demin Tabuni mengatakan kekeringan yang terjadi di wilayah Kuyawage bukan hal baru. Hampir setiap tahun situasi serupa terjadi di wilayah tersebut itu.

“Dampak kekeringan, sering mengakibatkan perkebunan warga gagal panen hingga adanya korban jiwa. Bencana serupa terakhir terjadi pada 2022, dan kini terjadi lagi,” kata Demin Tabuni.

Ia berharap, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Pemkab Nduga, dan Pemkab Lanny Jaya membentuk tim tanggap darurat, untuk mengatasi masalah itu. (*)

Tags: KekeringanketahananKuyawageMengungsiPanganWarga
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Lanny Jaya

Serpihan yang diduga sisa ranjau diserahkan kepada Kapolres Lanny Jaya

June 27, 2026
pengungsi internal asal Kabupaten Nduga

TK An Kimin didirikan untuk anak-anak pengungsi internal asal Nduga

June 23, 2026

Warga Distrik Muliama nobar dan diskusi film dokumenter Pesta Babi

June 22, 2026

YKKMP: 122.931 warga di Tanah Papua masih hidup di pengungsian

June 21, 2026

Hari Pengungsi Sedunia: Pengungsi desak pemerintah tarik militer dari Ndugama

June 21, 2026

Kelompok kerja masyarakat di Lanny Jaya dibantu material pembuatan bata

June 20, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
verifikasi

Cegah “atlet siluman”, SIWO PWI Lampung terapkan verifikasi berbasis barcode di Porwanas XV

June 27, 2026
Papua Tengah

Kadis Dikbud Papua Tengah: Informasi bantuan akhir studi mahasiswa hoaks

June 27, 2026
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah dan alumni IMPT Manokwari gelar pelatihan MC

June 27, 2026
Polda Papua Barat

Penyidik Polda Papua Barat hentikan kasus pencurian replika burung kasuari

June 27, 2026
Lanny Jaya

Serpihan yang diduga sisa ranjau diserahkan kepada Kapolres Lanny Jaya

June 27, 2026
ASEAN-Australia

Kemitraan ASEAN-Australia pertemukan para alumni dan para tokoh

June 27, 2026
Kepulauan Marshall

Kepulauan Marshall akan pimpin Dewan Fasilitas Ketahanan Pasifik

June 27, 2026
wondama

Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

March 17, 2026
Mahasiswa tolak DOB

Mahasiswa Yalimo se-Indonesia tolak pembentukan DOB Benawa

March 13, 2026
Pemeriksaan kesehatan

Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

March 17, 2026
website

YPMD luncurkan website dokumentasikan Kabar dari Kampung

March 17, 2026
pedagang pakaian

Potret lesu pedagang pakaian kaki lima jelang Idulfitri di Jayapura

March 17, 2026
Festival

Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

March 17, 2026
Pohon

Ratusan relawan tanam 420 pohon cemara di bukit Telaga Ria

March 14, 2026
Papua Tengah

Kadis Dikbud Papua Tengah: Informasi bantuan akhir studi mahasiswa hoaks

0
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah dan alumni IMPT Manokwari gelar pelatihan MC

0
Polda Papua Barat

Penyidik Polda Papua Barat hentikan kasus pencurian replika burung kasuari

0
Lanny Jaya

Serpihan yang diduga sisa ranjau diserahkan kepada Kapolres Lanny Jaya

0
verifikasi

Cegah “atlet siluman”, SIWO PWI Lampung terapkan verifikasi berbasis barcode di Porwanas XV

0
ASEAN-Australia

Kemitraan ASEAN-Australia pertemukan para alumni dan para tokoh

0
Kepulauan Marshall

Kepulauan Marshall akan pimpin Dewan Fasilitas Ketahanan Pasifik

0

English Stories

Free Education Program
Pacnews

Free Education Program Offers Hope for the Future of Central Papua’s Youth

June 26, 2026
Forest Task Force Fails
Pacnews

Forest Task Force Fails to Protect Indigenous Land Rights in West Papua

June 26, 2026
Central Papua
Pacnews

Central Papua Allocates Rp.77.84 Billion to Fund Free Education

June 25, 2026
WWF
Pacnews

WWF Collaborates With Multiple Stakeholders to Turn Organic Waste Into an Energy Source

June 25, 2026
Central Papua Government
Pacnews

Central Papua Government Plans to Build Weighbridge in Nabire

June 24, 2026

Trending

  • Mahasiswa tolak DOB

    Mahasiswa Yalimo se-Indonesia tolak pembentukan DOB Benawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • YPMD luncurkan website dokumentasikan Kabar dari Kampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potret lesu pedagang pakaian kaki lima jelang Idulfitri di Jayapura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara