• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

YKKMP: 122.931 warga di Tanah Papua masih hidup di pengungsian

June 21, 2026
in Lapago
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: CR18 - Editor: Arjuna Pademme
Pengungsi

Ilustrasi warga Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, Papua Tengah yang menjadi pengungsi internal ke wilayah lain di Kabupaten Puncak dan Puncak Jaya beberapa bulan lalu - Dok. YKKMP untuk Jubi

0
SHARES
7
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Wamena, Jubi – Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) merilis jumlah pengungsi internal di Tanah Papua yang hingga kini masih hidup dalam pengungsian, mencapai 122.932. Rilis ini disampaikan YKKMP dalam rangka peringatan Hari Pengungsi Sedunia, 20 Juni 2026.

Direktur YKKMP, Theo Hesegem mengatakan jumlah ini berdasarkan data Human Right Monitor (MRH) selama setahun terakhir. Katanya, pengungsian internal di Tanah Papua selama delapan tahun terakhir dimulai pada 2018.

Ketika itu, ribuan warga Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan mengungsi ke berbagai kabupaten lain, setelah belasan pekerja proyek jalan dan jembatan dibunuh oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, 2 Desember 2018.

“Masyarakat sudah mulai mengungsi sejak itu dan kemudian terjadi konflik di mana-mana hingga detik ini juga [mereka] masih hidup di tanah orang,” kata Theo Hesegem saat memberikan keterangan pers di Sekretariat YKKMP di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (20/6/2026).

Menurutnya, 122.931 jiwa orang Papua yang sedang hidup di pengungsian itu, belum termasuk pengungsi internal yang meninggal di lokasi pengungsian.

“Kalau kita hitung yang meninggal di pengungsian di setiap daerah konflik, itu jumlahnya lebih besar,” ucapnya.

Katanya, peringatan Hari Pengungsi Sedunia ini merupakan momentum penting untuk merefleksi sejarah, dan meminta Presiden Prabowo Subianto bersama menteri terkait melihat situasi pengungsi internal di Tanah Papua.

BERITATERKAIT

Dua warga Intan Jaya dilaporkan terkena ledakan yang diduga bom

Pesparawi Nasional XIV: Warga Papua Barat mesti menjaga keamanan dan kenyamanan

Corelab Jayapura promosikan gaya hidup sehat lewat hybrid race

Koops Habema menduga OPM pelaku penembakan warga di Tembagapura

Sebab kata Hesegem, mengurus pengungsi merupakan tanggung jawab negara, karena pengungsi internal ini meninggalkan kampung mereka berdampak dari konflik bersenjata antara TPNPB dan aparat keamanan.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Hak hidup, hak kebebasannya, hak untuk bersekolah, kemudian hak kesehatan. Ini memang tanggung jawab negara untuk memperhatikan warga pengungsi,” ujarnya.

Theo Hesegem mengatakan, para pengungsi internal itu adalah warga negara Indonesia. Hingga kini mereka hidup di pengungsian. Tidak bisa kembali ke kampungnya, merasa kehilangan tempat tinggal dan kebebasan beraktivitas.

Pengungsi internal tidak bebas beraktivitas di lokasi pengungsian, karena mereka berada di wilayah orang lain dan tak punya hak sepenuhnya di sana.

Katanya, pemerintah pusat dan pemerintah daerah perlunya melakukan dialog, mencari solusi terbaik sehingga pengungsian internal tidak terus terjadi dan berdampak luas.

Pada peringatan Hari Pengungsi Sedunia tahun ini, YKKMP menyampaikan beberapa poin, di antaranya pemerintah pusat dan daerah mesti memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar para pengungsi internal, dan warga terdampak konflik, termasuk pangan, layanan kesehatan dan pendidikan, air bersih, hingga tempat tinggal layak.

Seluruh pihak yang terlibat dalam konflik bersenjata di Tanah Papua, diminta menghormati hukum humanitar internasional dan menjamin perlindungan warga sipil

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, lembaga negara terkait serta komunitas internasional diminta terus memantau, dan mendorong perlindungan hak-hak para pengungsi.

Organisasi kemanusiaan, lembaga keagamaan, dan masyarakat sipil diharap memperkuat solidaritas, serta dukungan kemanusiaan bagi para korban konflik dan pengungsi internal.

Perlunya langkah-langkah penyelesaian konflik secara damai, adil, dan bermakna berguna menciptakan kondisi yang memungkinkan para pengungsi kembali kampung halamannya dengan aman.

Pengembalian pengungsi ke daerah mereka masing-masing dianggap penting. Akan tetapi mesti melalui langkah-langkah atau proses kesepakatan antara pemerintah pusat bersama pemerintah daerah, melibatkan Panglima TNI dan Kapolri.

YKKMP
Direktur YKKMP, Theo Hesegem (kiri), relawan pengungsi asal Nduga di Jayawijaya, Raga Kogeya (tengah) saat menggelar konferensi pers di Sekretariat YKKMP di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (20/6/2026) – Jubi/CR18

Sementara itu, relawan untuk pengungsi Nduga di Wamena, Raga Kogeya mengatakan sudah lebih dari delapan tahun warga asal Kabupaten Nduga berpencar ke berbagai daerah sebagai pengungsi internal.

Selama itu, para pengungsi internal asal Kabupaten Nduga merasa tidak diperhatikan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.

“Meskipun [pengungsi Nduga masih] berada di Tanah Papua, [namun] setiap daerah memiliki suku, bahasa, adat, budaya, dan kebiasaan yang berbeda. Akibatnya, kami sebagai pengungsi merasa kehilangan tempat dan arah hidup,” kata Raga Kogeya.

Menurutnya, pengungsi asal Kabupaten Nduga berada dalam situasi serba sulit. Mereka ingin kembali ke kampung halaman, namun takut karena konflik dan kekerasan masih sedang berlangsung. Baku tembak antara TNI/Polri dan TPNPB masih terus terjadi.

Di sisi lain, tetap tinggal di tempat pengungsian juga bukan pilihan tepat, karena mereka hidup dalam ketidakpastian.

“Gereja di lokasi pengungsian ditutup, tempat pengungsian lainnya dipalang oleh warga setempat, sehingga para pengungsi kehilangan harapan hidup. [Kami] merasa didorong untuk pulang, tetapi kondisi di kampung halaman belum kondusif masih ada TNI/Polri,” ujarnya.

Katanya, warga sipil di kampung-kampung sering mengalami berbagai kekerasan, termasuk serangan yang menyebabkan rumah-rumah terbakar dan warga sipil menjadi korban.

Ia berharap pemerintah Indonesia membuka ruang yang lebih luas untuk pengawasan dan informasi transparan mengenai situasi yang terjadi. Konflik yang berlangsung tidak boleh ditutupi dari perhatian publik.

“Masyarakat nasional maupun internasional, termasuk media perlu mengetahui kondisi yang sebenarnya, agar penderitaan warga sipil tidak terus berlangsung tanpa perhatian,” ucap Raga Kogeya. (*)

Tags: HidupPengungsianWargaYKKMP
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pengungsi Nduga

Hari Pengungsi Sedunia: Pengungsi desak pemerintah tarik militer dari Ndugama

June 21, 2026
Lanny Jaya

Kelompok kerja masyarakat di Lanny Jaya dibantu material pembuatan bata

June 20, 2026

Sinode Gereja Baptis Papua berencana bangun rumah sakit di Wamena

June 19, 2026

Pelajar di Yahukimo dilaporkan ditembak saat operasi militer

June 16, 2026

Fraksi Perindo soroti kinerja Sekwan dan unsur pimpinan DPRK Nduga

June 15, 2026

Masyarakat Kuyawage dan Gereja Baptis West Papua tolak kehadiran TNI non organik

June 15, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pengungsi

YKKMP: 122.931 warga di Tanah Papua masih hidup di pengungsian

June 21, 2026
Pengungsi Nduga

Hari Pengungsi Sedunia: Pengungsi desak pemerintah tarik militer dari Ndugama

June 21, 2026
Papuan Food Festival

Papuan Food Festival bagian dari upaya menjaga identitas dan kearifan lokal

June 20, 2026
Pemprov Papua

Pemprov Papua komitmen menjadikan sagu sebagai pilar ketahanan pangan

June 20, 2026
Seminar sagu

Sagu bagian penting dari identitas budaya Papua yang mesti dilindungi

June 20, 2026
Lanny Jaya

Kelompok kerja masyarakat di Lanny Jaya dibantu material pembuatan bata

June 20, 2026
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah tetapkan juknis pengelolaan dana BOSDA

June 20, 2026
Mantan Dosen UIP

Mantan dosen UIP tuntut pembayaran tunggakan gaji

June 20, 2026
Warga Sipil

Aparat keamanan mesti membedakan warga sipil dengan TPNPB

June 20, 2026
Pengukuhan Ondoafi Besar Kampung Tarfia

Yohan Taudufu dikukuhkan menjadi Ondoafi  Besar Kampung Tarfia

June 20, 2026
Dishub Papua Selatan

Dishub Papua Selatan rencanakan pembangunan jembatan timbang di Merauke

June 19, 2026
Pengungsi

Australia bantah bertanggung jawab atas pengungsi di Pulau Manus PNG

June 19, 2026
Spesies Hiu Baru

Ilmuwan Australia temukan spesies hiu baru di PNG

June 20, 2026
KNPB

KNPB Responds to Worsening Humanitarian Situation in Papua

June 20, 2026
Pengungsi

YKKMP: 122.931 warga di Tanah Papua masih hidup di pengungsian

0
Pengungsi Nduga

Hari Pengungsi Sedunia: Pengungsi desak pemerintah tarik militer dari Ndugama

0
Papuan Food Festival

Papuan Food Festival bagian dari upaya menjaga identitas dan kearifan lokal

0
Pemprov Papua

Pemprov Papua komitmen menjadikan sagu sebagai pilar ketahanan pangan

0
Seminar sagu

Sagu bagian penting dari identitas budaya Papua yang mesti dilindungi

0
Lanny Jaya

Kelompok kerja masyarakat di Lanny Jaya dibantu material pembuatan bata

0
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah tetapkan juknis pengelolaan dana BOSDA

0

English Stories

Merauke Immigration
Pacnews

Merauke Immigration Deports Australian Pilot, Two Foreign Nationals Remain in Detention

June 20, 2026
KNPB
Pacnews

KNPB Responds to Worsening Humanitarian Situation in Papua

June 20, 2026
Customary Landowners Block Access
Pacnews

Customary Landowners Block Access to Jayapura Central General Hospital, Demand Rp64 Billion Compensation

June 19, 2026
Papuan Food Festival
Pacnews

Papuan Food Festival 2026 Highlights Food Security Rooted in Local Wisdom

June 19, 2026
Central Papua Civil
Pacnews

Central Papua Civil Servants Urged Not to Neglect Duties During World Cup

June 17, 2026

Trending

  • Mantan Dosen UIP

    Mantan dosen UIP tuntut pembayaran tunggakan gaji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aparat keamanan mesti membedakan warga sipil dengan TPNPB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yohan Taudufu dikukuhkan menjadi Ondoafi  Besar Kampung Tarfia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Papua Selatan rencanakan pembangunan jembatan timbang di Merauke

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Australia bantah bertanggung jawab atas pengungsi di Pulau Manus PNG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara