Nabire, Jubi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah dan alumni Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Manokwari, menyelenggarakan pelatihan master of ceremony (MC) dan public speaking di Kabupaten Nabire.
Pelatihan ini digelar di Studio Gereja Katolik Kristus Sahabat Kita (KSK) Meriam Nabire, Sabtu (27/6/2026).
Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah, Vivian Andenita Gobai dalam sambutannya saat membuka pelatihan mengatakan, Pemprov Papua Tengah berterimakasih dan mengapresiasi paniti penyelenggara pelatihan.
“Pelatihan ini selaras dengan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah ini,” kata Vivian Andenita Gobai.
Katanya, kegiatan seperti ini menjadi ruang belajar yang sangat bermanfaat karena tidak hanya melatih teknik berbicara, juga membangun keberanian untuk tampil di hadapan publik serta berkomunikasi secara efektif.
Menurutnya, kemampuan berbicara di depan umum bukan hanya dibutuhkan oleh seorang pembawa acara atau MC. Namun merupakan keterampilan penting yang wajib dimiliki setiap orang.
Kemampuan berkomunikasi yang baik kata Gobai, akan membantu seseorang menyampaikan gagasan dengan percaya diri dalam lingkungan pekerjaan, organisasi, maupun kehidupan sehari-hari.
“Berbicara di depan umum bukan hanya untuk pembawa acara. Ini adalah keterampilan yang harus dimiliki semua orang. Saat [menghadiri] pertemuan, kita harus berani mengemukakan pendapat, menyampaikannya dengan baik, dan membangun hubungan komunikasi yang tepat,” ucapnya.
Vivian Gobai mengingatkan seluruh peserta, agar memanfaatkan kesempatan tersebut dan tidak ragu bertanya kepada narasumber.
Ia mengatakan, pelatihan tatap muka merupakan peluang terbaik untuk menyerap pengalaman langsung dari praktisi yang sudah berpengalaman.
“Jangan malu bertanya. Jika ada materi yang belum dipahami, silakan ajukan pertanyaan. Kesempatan seperti ini adalah waktu yang tepat untuk menambah ilmu dan mengasah kemampuan. Kita belajar langsung dari narasumber yang memiliki jam terbang tinggi, jadi manfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya.
Ia berharap semu peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai, sehingga ilmu yang didapat dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas di tempat kerja, organisasi, maupun saat melayani masyarakat.
Sementara itu, Ketua Bidang Kaderisasi dan Karier Alumni IMPT Manokwari, Marselus Gobai, menyatakan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mempersiapkan sumber daya manusia Papua Tengah yang memiliki kemampuan komunikasi dan kepemimpinan yang baik.
Menurutnya, budaya pengembangan kapasitas telah menjadi bagian dari perjalanan IMPT Manokwari sejak berdiri.
Saat jumlah mahasiswa masih sedikit, berbagai pelatihan seperti kursus Bahasa Inggris, keterampilan komputer, hingga menulis diselenggarakan secara rutin sebagai bekal sebelum memasuki dunia kerja.
“Sekarang jumlahnya semakin bertambah, sehingga tidak semua mendapatkan kesempatan yang sama. Karena itu, kami kembali menghadirkan kegiatan ini agar mahasiswa maupun alumni memiliki bekal yang cukup sebelum dan sesudah bekerja,” kata Marselus Gobai.
Katanya, pembawa acara maupun berbicara di depan publik saat ini sangat dibutuhkan pada hampir semua bidang pekerjaan. Karena itu, setiap orang harus terus belajar dan meningkatkan kualitas dirinya.
“Meskipun sudah bekerja atau menjadi alumni, kemampuan harus terus diasah. Inilah tujuan kami menjadikan pelatihan ini sebagai ruang belajar bersama,” ucapnya.
Marselus Govai mengapresiasi Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah memberikan dukungan moral maupun fasilitas, sehingga pelatihan dapat berjalan lancar.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada narasumber Salomina Octavina Gobai, CT, pihak Gereja Katolik KSK Meriam Nabire yang menyediakan tempat, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara.
Pelatihan ini menghadirkan Salomina Octavina Gobai sebagai narasumber, yang telah ‘kenyang’ pengalaman dalam bidang pembawa acara dan komunikasi publik.
Ia memberikan materi bagaimana teknik berbicara di depan umum, cara membangun kepercayaan diri, etika komunikasi, hingga teknik memandu acara secara profesional.
Melalui kegiatan ini, Alumni IMPT Manokwari berharap lahir semakin banyak generasi muda Papua Tengah yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik, percaya diri saat tampil di depan publik, serta siap bersaing dan memberikan kontribusi positif di dunia kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat. (*)























Discussion about this post