Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, melalui Dinas Perhubungan menyiapkan dua unit bus untuk layanan angkutan umum dan kegiatan lembaga di wilayah itu.
Kepala Bidang Darat, Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah, Yunius Tabuni mengatakan, dua unit bus tersebut melayani perjalanan di dalam Kota Nabire, Kabupaten Nabire, ibu kota Provinsi Papua Tengah maupun ke wilayah di luar kota, hingga batas Kecamatan Lagari dan Karadiri.
Katanya, layanan ini diperuntukkan bagi masyarakat, sekolah, gereja, serta instansi yang membutuhkan transportasi.
“Penggunaannya dapat diakses oleh siapa saja yang membutuhkan untuk kegiatan resmi, ibadah, pendidikan, maupun keperluan umum lainnya. semuanya bisa menghubungi kami untuk menggunakannya,” kata Yunius Tabuni dalam pesan tertulis, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, untuk biaya penggunaan bus Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah tidak menetapkan tarif resmi yang baku. Besaran biaya disesuaikan secara wajar, dengan prinsip tidak memberatkan pengguna.
Ia mengatakan, jika bus digunakan untuk kegiatan resmi pemerintah provinsi, biaya bahan bakar dan tenaga sopir sepenuhnya ditanggung Dinas Perhubungan.
Apabila penggunaan bus untuk umum atau lembaga seperti gereja dan sekolah, pengguna cukup menanggung biaya bahan bakar serta memberikan pengganti sederhana bagi sopir sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan perjalanan.
“Yang penting pelayanan berjalan, dan pengguna hanya menanggung biaya yang wajar saja. Cukup untuk kebutuhan perjalanan dan keperluan sopir. Kami pastikan tidak memberatkan pihak yang menggunakan,” ucapnya.
Yunius Tabuni mengatakan, pengoperasian bus tetap berada di bawah kendali penuh Dinas Perhubungan. Sopir dan pengemudi disediakan oleh instansi itu, sehingga keamanan dan ketertiban perjalanan tetap terjaga, rute dan kondisi kendaraan dapat diawasi langsung oleh dinas.
“Ini agar pelayanan tetap aman dan terjamin kualitasnya. Layanan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat di Nabire, mengingat masih terbatasnya sarana angkutan umum resmi yang beroperasi di sini,” ujarnya. (*)




Discussion about this post