• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

Warga Distrik Muliama nobar dan diskusi film dokumenter Pesta Babi

June 22, 2026
in Lapago
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
film dokumneter Pesta Babi

Foto bersama usai nobar dan diskusi film dokumneter Pesta Babi-Kolonialisme di zaman kita, di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Minggu (21/06/2026) - Dok. Untuk Jubi

0
SHARES
10
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Sekira 200 warga Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan menggelar nonton bareng (nobar) dan diskusi film dokumenter Pesta Babi-Kolonialisme di zaman kita, Minggu (21/6/2026).

Nobar dan diskusi film berlangsung di lingkungan Sekolah Yayasan Pendidikan Kristen Baliem Terpadu Muliama (YPKBTM), dimulai pada pukul 16:00 Waktu Papua (WP).

Nobar dan diskusi film itu dihadiri Wakil Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Pegunungan, Benny Mawel, Pr. Edi Doga OFM sebagai gembala atau tokoh gereja dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Jayawijaya, Yosia Lengka serta Namene Elopere dan Yefta Lengka dari kalangan aktivis.

Pemutaran film dokumenter Pesta Babi-Kolonialisme di zaman kita, diawali dengan penyampaian pandangan dan tanggapan terkait film dokumenter itu oleh MRP, tokoh gereja dan DPRK Jayawijaya sebagai pematik diskusi.

Wakil Ketua MRP Provinsi Papua Pegunungan, Benny Mawel mengatakan, program pemerintah pusat, Proyek Strategis Nasional atau PSN masuk ke Tanah Papua tanpa persetujuan lembaga kultur orang asli Papua.

“Undang-undang Otonomi Khusus Papua dan berbagai peraturan pemerintah, diabaikan negara. Khususnya terkait perlindungan orang asli Papua dalam berbagai aspek penting, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lainnya,” kata Benny Mawel.

Edi Doga OFM selaku pastor dan tokoh gereja dalam penyampaiannya mengingatkan tentang pentingnya menjaga alam sebagai ciptaan Tuhan. Ia mengatakan, manusia diciptakan setelah segala sesuatu diciptakan.

BERITATERKAIT

Film dokumenter Pesta Babi diputar di Universitas Tokyo

Ribuan warga Tolikara antusias saksikan film dokumenter Pesta Babi

Perubahan sikap Mama Yasinta diduga berkaitan dengan proses hukum di PTUN Jayapura

Keluarga Yasinta Moiwend Klarifikasi, Duga Mama Sinta Diselundupkan, Minta LPSK dan Komnas HAM Turun Tangan

“Artinya manusia diciptakan terakhir supaya menjaga dan memelihara ciptaan terdahulu. bukan untuk merusak atau memusnahkan,” ucapnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Anggota DPRK Jayawijaya, Yosia Lengka menyoroti berbagai regulasi dan undang-undang yang berbicara tentang perlindungan hutan adat, tanah adat, serta hak untuk hidup.

“Akan tetapi apa yang terjadi di Tanah Papua seolah-olah undang-undang tidak dipakai di Tanah Papua,” ujar Yosia Lengka.

Ia juga mengkritisi PSN di Kabupaten Jayawijaya, yang disebut tanpa adanya koordinasi dan pembahasan di lembaga legislatif.

Setelah nobar film dokumenter Pesta Babi-Kolonialisme di zaman, Namene Elopere menekankan agar masyarakat Muliama menjaga tanah sebagai sumber kehidupan utama.

Sementara itu aktivis lainnya, Yefta Lengka yang merupakan penanggung jawab nobar dan diskusi film mengatakan, setelah mendengar semua pandangan dan tanggapan berbagai pihak maka perlu disepakati untuk tidak menjual atau memberikan tanah kepada perusahaan dan pemerintah atas nama pembangunan serta kesejahteraan.

Lengka berterimakasih kepada pihak Sekolah Yayasan Pendidikan Kristen Baliem Terpadu Muliama YPKBTM, yang telah membantu menyediakan tempat.

“Terimakasih juga kepada seluruh masyarakat Muliama yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini, dan saya mengapresiasi tim yang bekerja keras untuk penyelenggaraan nobar dan diskusi film ini,” kata Yefta Lengka. (*)

Continue Reading
Tags: Film Dokumenter Pesta BabiNobarWarga Distrik Muliama
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pengungsi

YKKMP: 122.931 warga di Tanah Papua masih hidup di pengungsian

June 21, 2026
Pengungsi Nduga

Hari Pengungsi Sedunia: Pengungsi desak pemerintah tarik militer dari Ndugama

June 21, 2026
Lanny Jaya

Kelompok kerja masyarakat di Lanny Jaya dibantu material pembuatan bata

June 20, 2026

Sinode Gereja Baptis Papua berencana bangun rumah sakit di Wamena

June 19, 2026

Pelajar di Yahukimo dilaporkan ditembak saat operasi militer

June 16, 2026

Fraksi Perindo soroti kinerja Sekwan dan unsur pimpinan DPRK Nduga

June 15, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara