• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Animha

Keluarga Yasinta Moiwend Klarifikasi, Duga Mama Sinta Diselundupkan, Minta LPSK dan Komnas HAM Turun Tangan

“Kita minta juga kepada pihak-pihak yang membawa Mama supaya dipulangkan kepada kami."

May 31, 2026
in Animha
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Admin Jubi
Mama Yasinta Moiwend

Tangkapan layar video pernyataan klarifikasi Keluarga Mama Yasinta Moiwend di Merauke, Sabtu, 30 Mei 2026. –Jubi

0
SHARES
1.3k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Teka-teki sikap Yasinta Moiwend atau Mama Sinta yang memprotes pelibatannya dalam film dokumenter ‘Pesta Babi’ dan bahkan muncul di Polda Metro Jaya melaporkan pimpinan LBH Pos Merauke, mulai terkuak.

Keluarga Mama Yasinta Moiwen merespon secara resmi melalui pernyataan video yang dikirimkan kepada Redaksi Jubi.id pada Minggu (31/5/2026). Pernyataan klarifikasi itu disebutkan dibuat pada Sabtu, 30 Mei 2026 di Merauke.

Dalam rekaman video berdurasi 6 menit 41 detik itu, seorang pria mewakili keluarga Mama Yasinta Moiwen mengungkapkan kekhawatiran mendalam akibat hilangnya kontak keluarga dengan Mama Sinta. Ia menyampaikan upaya pencarian terhadap Mama Sinta dan kondisi terkini yang mereka hadapi.

“Kami minta kepada semua pihak yang berada di Kampung Wogekel, di Kabupaten Merauke, dan di Provinsi Papua dan Tanah Papua untuk sama-sama mengawal dugaan penyeludupan Mama [Sinta] ini untuk membawa atau sepihak untuk melaporkan LBH Merauke setelah film Pesta Babi itu berkembang,” katanya.

Ia juga merasa sistem yang dibangun oleh oknum-oknum tersebut membenturkan perjuangan. “Membenturkan kami di dalam memperjuangkan tanah-tanah adat kami di Tanah Papua,” katanya.

Pihak keluarga juga meminta kepada LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) supaya bisa membangun komunikasi dan Komnas HAM Republik Indonesia untuk bisa mengawa. Pihak keluarga Mama Sinta juga meminta Komnas Perempuan Republik Indonesia untuk bisa mengawal keberadaan Mama Sinta.

“Kita minta juga kepada pihak-pihak yang membawa Mama [Sinta] supaya dipulangkan kepada kami,” ujar pria yang diminta pihak keluarga kepada Jubi agar namanya tidak dicantumkan.

BERITATERKAIT

Tim kolaborasi film Pesta Babi: Publik jangan hakimi Mama Yasinta Moiwend

Mahasiswa Indonesia di London nobar film Pesta Babi

Perayaan HUT ke-132 misi Katolik di Tanah Papua ditutup dengan nobar ‘Pesta Babi’

Thaha Alhamid: ‘Pesta Babi’ gambaran kolonialisme di Tanah Papua

Berikut adalah transkripsi utuh pernyataan keluarga Mama Sinta. Tanda bintang (***) adalah penyebutan nama yang telah disensor dalam video. (*)

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Pernyataan Klarifikasi Keluarga Mama Yasinta Moiwend di Merauke, Sabtu, 30 Mei 2026

Kami dari keluarga Mama Sinta mau klarifikasi tentang dugaan Mama mulai dari hari Minggu, tanggal 24 Mei 2026, kami kehilangan kontak dengan beliau. Setelah tanggal 23, hari Sabtu, ketika video Mama Sinta Muiwen berkembang di media.

Saat itu kami coba membangun komunikasi dengan Mama, tetapi Mama sudah tidak komunikasi dengan kita, keluarga, mulai dari hari Minggu. Dan diduga saat itu Mama ditekan dan sudah membangun perencanaan yang cukup panjang untuk bagaimana Mama ini diduga untuk mengambil data dari Mama Sinta Muiwen. Hari Minggu saat itu beliau tidak bermalam di rumahnya, tetapi beliau bermalam di pos TNI di Kampung Wogekel, Distrik Ilwayab.

Hari Senin, tanggal 25, beliau bersama dengan (***) yang bertugas untuk mengamankan PSN di Kampung Wanam dan juga (***), saat ini yaitu (***) ikut menyeludupkan Mama tanpa sepengetahuan keluarga.

Dugaan pertama itu bahwa hari Minggu beliau diberangkatkan pakai kapal laut menuju ke Merauke, tetapi hari Senin, itu dibangun komunikasi bahwa beliau akan menggunakan pesawat jet milik (***) menuju ke Timika dan yang kedua itu ke Bovendigul, Kabupaten Bovendigul. Dan juga mereka entah berangkat ke Merauke dan saat itu kami sudah tidak tahu keberadaan beliau.

Sampai dengan hari Jumat tanggal 29, kami baru tahu ketika (***) dan (***)  berada setelah kembali, mereka menggunakan pesawat helikopter dari Merauke menuju ke Wanap dan komunikasi itu dibangun di ke (***) untuk kontak menggunakan ponselnya (***) untuk komunikasi dengan Mama Sinta di Jakarta. Dan juga Mama Sinta sampaikan kepada (***) bahwa tolong kirimkan identitas diri, yaitu KTP, Kartu Keluarga, dan juga dengan saudara (***). Dan Mama sampaikan bahwa kami akan ketemu dengan Presiden.

Dan juga komunikasi itu dilakukan setelah Mama sudah melaporkan LBH di Polda Metro Jaya di Jakarta. Dan komunikasi video yang kedua beredar itu saat mereka sudah melaporkan itu di Metro Jaya.

Dan kami minta kepada semua pihak yang berada di Kampung Wogekel, di Kabupaten Merauke, dan di Provinsi Papua dan Tanah Papua untuk sama-sama mengawal dugaan penyeludupan Mama ini untuk membawa atau sepihak untuk melaporkan LBH Merauke setelah film Pesta Babi itu berkembang.

Dan kami merasa ini sistem yang dibangun oleh oknum-oknum sehingga membenturkan perjuangan kami di dalam memperjuangkan tanah-tanah adat kami di Tanah Papua. Dan juga yang berikutnya, yaitu kita minta kepada LPSK supaya bisa membangun komunikasi.

Komunikasi dan juga kepada HAM Republik Indonesia untuk bisa mengawal dan juga kepada Komnas Perempuan Republik Indonesia untuk bisa mengawal keberadaan Mama ini dan juga kita minta juga kepada pihak-pihak yang membawa Mama supaya itu dipulangkan kepada kami.

Kami keluarga merasa kehilangan Mama karena Mama dibawa tanpa izin dari kami keluarga. Sampai saat sekarang ini kondisi Mama kami belum tahu apakah itu beliau baik-baik di Jakarta atau diintimidasi segala macam. Dan secara pribadi mama, saya sebagai anaknya saya kenal dekat dengan beliau.

Beliau ini diintimidasi, ditekan, sehingga bisa mengikuti atau meng-cover kegiatan dia selama 3 tahun, mulai dari 2024 sampai 2026. Itu sama dengan membenturkan keinginan Mama. Jadi, Mama membenturkan diri dengan mengikuti oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membenturkan atau memuluskan program PSN di atas Tanah Papua ini untuk merusak hutan-hutan kami.

Untuk mengerogoti hidup-hidup kami di tanah Papua ini. Kami minta kepada semua pihak untuk bisa mengawal keberadaan Mama Sinta ini dan juga minta kepada semua pihak dari Merauke, Tanah Papua, dan seluruh Indonesia, dan kepada seluruh dunia bahkan sampai internasional untuk bisa mengawal atau membelah hal-hal ketidakadilan yang terjadi di Tanah Papua ini. (*)

Tags: aktivis perempuanFilm Dokumenter Pesta BabiKeadilan Masyarakat AdatMama Yasinta MoiwendPesta BabiPSN Merauke
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pemekaran

Pemprov Papua Selatan tindaklanjuti aspirasi pemekaran kabupaten

May 25, 2026
RSUD

Gubernur Papua Selatan resmikan ruang operasi RSUD Asmat dan serahkan bantuan emergency boat

May 25, 2026

Wagub: Film Pesta Babi gambaran situasi yang terjadi di Papua Selatan

May 25, 2026

Polres Merauke ungkap dua kasus penyalahgunaan BBM subsidi

May 25, 2026

Sekda Papua Selatan: Jabatan Harus Diisi Pejabat Kompeten

May 21, 2026

Gubernur Safanpo tinjau proyek jalan penghubung pusat pemerintahan Papua Selatan

May 21, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Ledakan Bom

Ledakan bom di Biak, lima orang tewas, tiga belum ditemukan

June 1, 2026
Mama Yasinta Moiwend

Keluarga Yasinta Moiwend Klarifikasi, Duga Mama Sinta Diselundupkan, Minta LPSK dan Komnas HAM Turun Tangan

May 31, 2026
Peserta lomba single Male saat melakukan pemanasan sebelum mengikuti perlombaan di Kota Jayapura, Papua pada Sabtu (30/5/2026).-Jubi/Silpester Kasipka

Corelab Jayapura promosikan gaya hidup sehat lewat hybrid race

May 30, 2026
KNPB

KNPB: Situasi kemanusiaan di Tanah Papua makin memburuk

May 30, 2026
Film Pesta Babi

Tim kolaborasi film Pesta Babi: Publik jangan hakimi Mama Yasinta Moiwend

May 30, 2026
Nobar Film Pesta Babi

Mahasiswa Indonesia di London nobar film Pesta Babi

May 30, 2026
Provinsi Papua Tengah

Kepala Disdikbud Papua Tengah bagikan strategi efektif atasi anak tidak sekolah

May 30, 2026
Film Pesta Babi

Tim kolaborasi film Pesta Babi: Publik jangan hakimi Mama Yasinta Moiwend

May 30, 2026
Mama Yasinta Moiwend

Keluarga Yasinta Moiwend Klarifikasi, Duga Mama Sinta Diselundupkan, Minta LPSK dan Komnas HAM Turun Tangan

May 31, 2026
Nobar Film Pesta Babi

Mahasiswa Indonesia di London nobar film Pesta Babi

May 30, 2026
MBG

Pengelola dapur MBG dilaporkan ke Polda Papua Barat terkait dugaan pencemaran lingkungan

May 29, 2026
Provinsi Papua Tengah

Kepala Disdikbud Papua Tengah bagikan strategi efektif atasi anak tidak sekolah

May 30, 2026
Persipura

Komding PSSI ringankan hukuman Persipura satu putaran tanpa penonton

May 30, 2026
Peserta lomba single Male saat melakukan pemanasan sebelum mengikuti perlombaan di Kota Jayapura, Papua pada Sabtu (30/5/2026).-Jubi/Silpester Kasipka

Corelab Jayapura promosikan gaya hidup sehat lewat hybrid race

May 30, 2026
Ledakan Bom

Ledakan bom di Biak, lima orang tewas, tiga belum ditemukan

0
Mama Yasinta Moiwend

Keluarga Yasinta Moiwend Klarifikasi, Duga Mama Sinta Diselundupkan, Minta LPSK dan Komnas HAM Turun Tangan

0
Peserta lomba single Male saat melakukan pemanasan sebelum mengikuti perlombaan di Kota Jayapura, Papua pada Sabtu (30/5/2026).-Jubi/Silpester Kasipka

Corelab Jayapura promosikan gaya hidup sehat lewat hybrid race

0
KNPB

KNPB: Situasi kemanusiaan di Tanah Papua makin memburuk

0
Film Pesta Babi

Tim kolaborasi film Pesta Babi: Publik jangan hakimi Mama Yasinta Moiwend

0
Nobar Film Pesta Babi

Mahasiswa Indonesia di London nobar film Pesta Babi

0
Provinsi Papua Tengah

Kepala Disdikbud Papua Tengah bagikan strategi efektif atasi anak tidak sekolah

0

English Stories

KONI
Pacnews

Papua Branch of Indonesian National Sports Committee (KONI) Opens Registration for Chairperson Election

May 30, 2026
Dedi Mulyadi
Pacnews

Dedi Mulyadi: Papua Development Must Be Rooted in Culture and Local Wisdom

May 30, 2026
SETARA Alliance
Pacnews

Papuan Women Call for Resistance Against Oppression and National Strategic Projects (PSN)

May 30, 2026
Kamuyend Indigenous
Pacnews

President Urged to Order Military Non-Involvement in Indigenous Land Conflict in Merauke

May 30, 2026
Meki Nawipa and Deputy Governor Deinas Geley hand over assistance for church construction projects in Puncak Regency on Monday (25/05/2026). — Central Papua Provincial Government Public Relations.
Pacnews

Meki Nawipa Hands Over Rp2 Billion in Church Construction Assistance in Puncak Regency

May 29, 2026

Trending

  • Film Pesta Babi

    Tim kolaborasi film Pesta Babi: Publik jangan hakimi Mama Yasinta Moiwend

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keluarga Yasinta Moiwend Klarifikasi, Duga Mama Sinta Diselundupkan, Minta LPSK dan Komnas HAM Turun Tangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Indonesia di London nobar film Pesta Babi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengelola dapur MBG dilaporkan ke Polda Papua Barat terkait dugaan pencemaran lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala Disdikbud Papua Tengah bagikan strategi efektif atasi anak tidak sekolah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara