• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Penerapan perda bahasa daerah di Tanah Papua sebagai upaya melindungi identitas OAP

February 9, 2026
in Mamta, Seni & Budaya
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Bahasa Daerah

Kasubag Balai Bahasa Papua Yohanes Sanjoko saat diwawancarai di ruangannya di Kota Jayapura, Papua Senin (09/02/2026).-Jubi/Aida Ulim

0
SHARES
130
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Balai Bahasa Provinsi Papua mendorong pemerintah daerah di Tanah Papua menerapkan peraturan daerah atau perda perlindungan dan pengembangan bahasa daerah, sebagai upaya menjaga identitas dan jati diri Orang Asli Papua atau OAP.

Kepala bagian atau Kasubag Balai Bahasa Papua, Yohanes Sanjoko mengatakan Balai Bahasa Provinsi Papua mendorong penerapan perda itu, mengingat sebagian besar bahasa daerah kini terancam punah.

Katanya, berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dari 718 bahasa daerah di Indonesia, sekitar 60 persen atau kurang lebih 428 bahasa berada di Tanah Papua. Jumlah tersebut menunjukkan Tanah Papua sebagai wilayah dengan keragaman bahasa terbesar di Nusantara.

“Namun, dari ratusan bahasa daerah tersebut, hanya sebagian kecil yang tergolong aman,” kata Yohanes Sanjoko saat diwawancarai di ruangannya di Kota Jayapura, Papua, Senin (9/2/2026).

Menurutnya, bahasa daerah di Tanah Papua dengan jumlah penutur ratusan ribu orang, seperti bahasa Dani Barat dan bahasa Mee di wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah, masih memiliki daya hidup yang relatif kuat.

Akan tetapi, mayoritas bahasa daerah lainnya mengalami kemunduran, bahkan masuk kategori terancam punah, bahkan ada yang sudah sudah punah.

Kondisi ini menjadi mesti perhatian serius pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, khususnya Balai Bahasa sebagai Unit Pelaksana Teknis atau UPT di daerah.

BERITATERKAIT

Film Pesta Babi: Edukasi masalah yang dihadapi masyarakat di Tanah Papua

Gubernur Nawipa: Tanah Papua tidak butuh orang pintar, tapi orang jujur

Sensus OAP penting untuk perencanaan dan penganggaran tepat sasaran

Perlu kolaborasi untuk membangun Tanah Papua

“Berbagai upaya telah kami dilakukan, mulai dari pemetaan bahasa, konservasi, hingga revitalisasi bahasa daerah. Pemetaan bahasa yang dilakukan sejak 2006 hingga 2019 mencatat sekitar 428 bahasa yang hidup dan berkembang di Tanah Papua,” ucapnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Sanjoko mengatakan, meski secara regulasi kewenangan pengembangan dan perlindungan bahasa daerah berada di tangan pemerintah daerah, namun Balai Bahasa berperan sebagai fasilitator.

Balai Bahasa secara aktif mendorong pemerintah daerah, terutama melalui hak inisiatif DPR kabupaten dan provinsi, untuk menyusun perda tentang perlindungan dan pengembangan bahasa dan sastra daerah.

“Upaya kami itu mulai membuahkan hasil di wilayah Papua Pegunungan, DPRD Kabupaten Jayawijaya telah menerbitkan Perda tentang Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan Sastra Daerah. Perda ini tidak hanya disahkan, tetapi juga telah diimplementasikan,” ujarnya.

Ia mengatakan, dampak positif dari regulasi tersebut terlihat dari respons Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya yang mengangkat sekitar 300 hingga 350 Orang asli Papua, khususnya dari suku Dani, sebagai guru muatan lokal.

Selain itu, bahan ajar bahasa Dani telah disiapkan dan diterapkan mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA.

Selain di Kabupaten Jayawijaya, sejumlah daerah lain juga telah memiliki regulasi serupa, antara lain Kabupaten Mimika di Papua Tengah, Kabupaten Merauke di Papua Selatan, serta Provinsi Papua Tengah.

Di Provinsi Papua, rancangan perda terkait perlindungan bahasa daerah telah masuk dalam agenda pembahasan, sementara di Papua Barat Daya regulasi telah diterapkan di Kota Sorong, Kabupaten Sorong, dan Kabupaten Sarmi.

“Keberadaan Perda bahasa daerah ini merupakan langkah strategis dalam melindungi bahasa sebagai identitas budaya masyarakat Papua,” katanya.

Meski proses penyusunan regulasi umumnya berjalan lancar melalui jalur legislatif, namun Yohanes Sanjoko mengatakan masih terdapat beberapa daerah yang belum merespons secara baik, karena masalah bahasa belum dianggap mendesak.

Dalam dua tahun terakhir, Balai Bahasa Papua juga bekerja sama dengan Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua atau BP3OKP untuk mengajak pemerintah daerah di enam provinsi di Tanah Papua, berkolaborasi menjaga jati diri melalui bahasa.

“Salah satu agenda besar yang direncanakan adalah Kongres bahasa daerah yang akan digelar pada Agustus mendatang dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan kementerian,” ucap Yohanes Sanjoko.

Selain mendorong regulasi, Balai Bahasa Papua juga menjalankan program revitalisasi bahasa, penyusunan kamus bahasa daerah-bahasa Indonesia, serta kegiatan literasi melalui penerjemahan cerita rakyat.

Mereka juga kerja sama dengan TNI di wilayah perbatasan dan daerah terisolir untuk dengan menyalurkan buku-buku bacaan guna mendukung pendidikan dan meningkatkan literasi masyarakat Papua.

“Kami berharap melalui kerja sama ini, tingkat literasi masyarakat Papua yang masih tergolong rendah dapat perlahan meningkat. Hal ini menjadi modal penting untuk menjembatani komunikasi antar suku di [Tanah] Papua yang memiliki lebih dari 250 suku,” katanya. (*)

Continue Reading
Tags: Bahasa DaerahIdentitas OAPorang asli papuaPerda Bahasa DaerahTanah Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Mahasiswa Mimika

Mimbar bebas: Mahasiswa Mimika desak pengusutan penembakan di Tembagapura

May 19, 2026
Mahasiswa Paniai

Mahasiswa Paniai di kota studi Jayapura gelar mimbar bebas tolak DOB

May 19, 2026
Gereja

Gereja di Jayapura gelar aksi pastoral tolak pembangunan dermaga militer

May 18, 2026

Konektivitas dan efisiensi anggaran hambat pembangunan di Mamberamo Raya

May 17, 2026

Buku Memoria Passionis seri ke-44 diluncurkan

May 16, 2026

Dipertanyakan, kinerja Fraksi Poksus DPR Kabupaten Jayapura

May 14, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara