Kasonaweja, Jubi – Bupati Mamberamo Raya, Papua, Robby Wilson Rumansara, menyampaikan persoalan konektivitas dan keterbatasan fiskal menjadi hambatan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan di daerah itu hingga kini.
Menurutnya, sejak Mamberamo Raya resmi berdiri pada 15 Maret 2007 dan mulai menjalankan pemerintahan pada 13 September 2008, tantangan terbesar yang dihadapi daerah tersebut adalah sulitnya akses antarwilayah.
“Yang menjadi kendala utama dalam penyelenggaraan pemerintahan selama ini itu satu saja, konektivitas,” kata Robby Rumansara di Kasonaweja, Minggu (17/5/2026).
Ia menjelaskan, berbagai program pemerintah daerah sebenarnya telah disusun sesuai kebutuhan masyarakat. Namun, realisasi program di lapangan kerap tidak berjalan maksimal karena kondisi geografis yang sulit dan keterbatasan pengawasan.
“Terkadang kami tidak bisa realisasikan penuh sampai masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Rumansara juga menyoroti dampak kebijakan efisiensi anggaran terhadap kondisi keuangan daerah.
Ia menyebut APBD Mamberamo Raya yang sebelumnya mencapai Rp1,1 triliun turun menjadi Rp900 miliar pada 2025, lalu kembali berkurang menjadi sekitar Rp700 miliar pada 2026.
“Setelah kita alokasikan untuk belanja pegawai dan operasional pemerintahan, anggaran sudah habis,” katanya.
Dari total APBD tersebut, sekitar Rp400 miliar digunakan untuk membayar gaji lebih dari 3.300 aparatur sipil negara (ASN). Akibatnya, pemerintah daerah terpaksa mengurangi sejumlah tunjangan pegawai.
“Kesejahteraan pegawai akhirnya tidak bisa kita perhatikan maksimal. Tunjangan kondisi tempat tugas dan tunjangan lainnya kita kurangi,” katanya.
Selain itu, ia mengaku daerahnya juga mengalami kesulitan mendukung program strategis nasional karena keterbatasan fiskal.
Katanya, pembebasan lahan hingga pembersihan lokasi proyek menjadi tanggung jawab pemerintah daerah yang membutuhkan biaya besar.
Meski menghadapi berbagai keterbatasan, Robby memastikan roda pemerintahan di Mamberamo Raya tetap berjalan. “Puji Tuhan sampai hari ini penyelenggaraan pemerintahan tetap jalan,” katanya. (*)
























Discussion about this post