• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Mahasiswa Dogiyai gelar mimbar bebas tuntut keadilan

May 11, 2026
in Mamta, Polhukam
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Mimbar Bebas

Ikatan Pelajar Mahasiswa Dogiyai saat menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kota Jayapura, Papua, Senin (11/05/2026).-Jubi/Aida Ulim

0
SHARES
54
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Ikatan Pelajar Mahasiswa Dogiyai, Papua Tengah di Kota Jayapura, Papua menggelar mimbar bebas di kawasan Lingkaran Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua dengan pengawalan puluhan personel kepolisian dan Brimob, Senin (11/05/2026).

Aksi mimbar bebas tersebut untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut penegakan hukum yang adil, atas segala tindak kekerasan di Tanah Papua, khususnya kejadian kemanusiaan di Kabupaten Dogiyai.

Dalam aksi itu, massa membawa pamflet yang bertuliskan “Stop kekerasan Militerisme,” Hentikan kekerasan militer,” “Dogiyai darurat HAM segera usut tuntas pelanggaran HAM berat dan adili pelaku pembunuh masyarakat sipil”.

Dalam orasinya, koordinator lapangan, Fredi Pigai menyerukan pentingnya menyuarakan kebenaran, menolak segala bentuk kekerasan, serta menyelamatkan masyarakat sipil dari dampak konflik bersenjata.

Ia menilai, berbagai operasi militer yang terjadi sejak masa Trikora pada 19 Desember 1961 hingga situasi Tanah Papua saat ini, telah meninggalkan trauma, kekerasan, dan penderitaan bagi masyarakat Papua.

“Setop kekerasan dan militerisme di [Kabupaten] Dogiyai. Masyarakat sipil tidak tahu apa-apa,” kata Fredi Pigai.

Menurutnya, di Moanemani, Kabupaten Dogiyai terjadi penembakan dan kekerasan peristiwa pada 31 Maret 2026. Peristiwa itu mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, serta sejumlah warga mengalami luka-luka.

BERITATERKAIT

Mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap kekerasan militer di Tanah Papua

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap ketidakadilan

Perempuan Papua “Lawan PSN dan Militerisme”

“Kami berharap adanya perhatian serius terhadap keselamatan masyarakat sipil di Dogiyai dan seluruh Tanah Papua, serta menuntaskan berbagai kasus kekerasan yang terjadi di [Tanah] Papua melalui jalur hukum dan kemanusiaan,” ucapnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Orator lainnya, Frengky Edowai menyampaikan, berbagai persoalan masih terjadi hingga kini. Mulai dari kekerasan, ketidakadilan, hingga masalah pengelolaan sumber daya alam di Tanah Papua.

“Kasus pelanggaran HAM yang pernah terjadi di [Tanah] Papua belum dapat penyelesaian yang adil sampai saat ini. Kondisi masyarakat Papua masih menghadapi tekanan dalam berbagai aspek kehidupan. [Proses hukum terhadap terduga] pelaku-pelaku pelanggaran HAM di Tanah Papua, sampai hari ini belum benar-benar diselesaikan,” ujar Frengky Edowai.

Selain isu HAM, ia juga menyinggung dampak pembangunan dan eksploitasi sumber daya alam yang belum sepenuhnya memberikan manfaat bagi masyarakat asli Papua.

Ia menilai, kepentingan ekonomi dan pengelolaan sumber daya alam sering kali lebih utamakan, dibandingkan terhadap perlindungan hak-hak masyarakat adat Papua.

“Untuk itu, masyarakat kita semua terus menyuarakan keadilan dan memperjuangkan perdamaian di [Tanah] Papua, karena ketimpangan bagi masyarakat Papua masih dirasakan sampai saat ini,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, pentingnya perhatian pemerintah terhadap kondisi Tanah Papua, penyelesaian berbagai masalah HAM serta pembangunan yang berpihak pada masyarakat adat Papua. (*)

Continue Reading
Tags: Aksi mimbar bebasIkatan Pelajar Mahasiswa DogiyaikeadilanKekerasan di Tanah Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Aksi mimbar bebas mahasiswa

Mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

May 11, 2026
Perempuan papua

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap kekerasan militer di Tanah Papua

May 11, 2026
Pesta Babi

Film Pesta Babi cerminan kondisi alam Tanah Papua di masa depan

May 11, 2026

Pemda didorong serap lulusan Universitas Jayapura atasi kekurangan nakes

May 9, 2026

Universitas Jayapura gelar wisuda perdana sejak berganti status

May 9, 2026

Banyak program di Kemtuk tidak dikoordinasikan dengan pemerintah distrik

May 8, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara