• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap kekerasan militer di Tanah Papua

May 11, 2026
in Polhukam, Mamta
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Perempuan papua

Aksi mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kota Jayapura, Papua, Senin, (11/05/2026).-Jubi/Aida Ulim

0
SHARES
28
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Perempuan Papua yang hadir saat mimbar bebas yang gelar Ikatan Pelajar Mahasiswa Dogiyai, menyuarakan perlawanan terhadap kekejaman dan kekerasan yang dialami perempuan dan anak-anak di Tanah Papua.

Aksi mimbar bebas itu digelar di kawasan Lingkaran Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Senin (11/5/2026).

Aktivis perempuan, Vero Hubi dalam orasinya mengatakan, militer Indonesia telah melakukan berbagai tindakan kekerasan terhadap warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.

“Saya mewakili perempuan Papua yang menjadi korban kekerasan, pengusiran, dan kehilangan anggota keluarga akibat konflik berkepanjangan di [Tanah] Papua. Kondisi perempuan Papua saat ini sangat memprihatinkan karena hidup dalam ketakutan dan tekanan,” kata Vero Hubi.

“Kami tidak akan diam lagi, sudah cukup perempuan Papua menangis dan mengalami penderitaan panjang,” ucapnya lagi.

Ia juga mengatakan, kondisi pengungsi internal di sejumlah wilayah konflik di Tanah Papua, khususnya perempuan dan anak-anak, kehilangan tempat tinggal karena rumah masyarakat dijadikan pos aparat keamanan.

Selain itu, ada kaum perempuan terluka akibat ledakan bom saat berusaha menyelamatkan anak-anaknya.

BERITATERKAIT

Mahasiswa Dogiyai gelar mimbar bebas tuntut keadilan

Demonstran tolak PSN dan militerisme di Manokwari ditembaki gas air mata

Perempuan Papua serahkan aspirasi ke MRP

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap ketidakadilan

Katanya, ia bersama perempuan di seluruh Tanah Papua akan terus melawan berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Ia juga meminta kepada lembaga perlindungan perempuan dan anak, untuk melakukan investigasi terhadap dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di Tanah Papua

“Kami mendesak agar hasil investigasi disampaikan secara terbuka kepada publik dan meminta adanya keadilan bagi para korban,” ujarnya.

Perempuan Papua lainnya, Yustina Butu mengatakan, apa yang ia rasakan sebagai perempuan Papua, atas berbagai kasus yang telah terjadi di Tanah Papua, khususnya yang dialaminya sebagai mahasiswa Dogiyai di Jayapura.

“Pada kesempatan ini, saya meminta kepada Kepolisian Dogiyai agar segera mengungkap dan mempertanggungjawabkan berbagai kasus yang terjadi, khususnya terhadap anak-anak muda berusia 17 tahun yang menjadi korban di Kabupaten Dogiyai,” kata Yustina Butu.

Katanya, tindakan kekerasan yang dilakukan aparat keamanan terhadap warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak di Yahukimo maupun Kabupaten Mimika juga harus dipertanggungjawabkan.

Ia mengatakan, seharusnya tugas aparat keaman, yaitu TNI dan Polri adalah melindungi masyarakat sipil. Namun yang terjadi justru masyarakat sipil menjadi korban.

“Karena itu, hari ini kami menyatakan sikap dan meminta Kepolisian Dogiyai melakukan evaluasi besar-besaran atas berbagai penembakan terhadap warga sipil,” ujarnya.

Ia berharap, pemerintah Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah segera menindaklanjuti kasus-kasus ini bersama pihak kepolisian.

Menurutnya, perempuan adalah ibu yang melahirkan dan membesarkan anak-anak.

Pemerintah dan aparat keamanan harus menjalankan tugasnya dengan benar demi melindungi masyarakat.

“Kami ingin anak-anak kami hidup dengan aman dan damai. Bukan menjadi korban kekerasan, ketakutan, ataupun tindakan tidak manusiawi. Kami berharap suara dan tuntutan kami dapat didengar dan dipertimbangkan oleh negara serta pemerintah,” katanya. (*)

Continue Reading
Tags: Kekerasan di Tanah PapuaMiliterismeperempuan dan anak di Papuaperempuan papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Aksi mimbar bebas mahasiswa

Mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

May 11, 2026
Mimbar Bebas

Mahasiswa Dogiyai gelar mimbar bebas tuntut keadilan

May 11, 2026
Pesta Babi

Film Pesta Babi cerminan kondisi alam Tanah Papua di masa depan

May 11, 2026

Pemda didorong serap lulusan Universitas Jayapura atasi kekurangan nakes

May 9, 2026

Universitas Jayapura gelar wisuda perdana sejak berganti status

May 9, 2026

Banyak program di Kemtuk tidak dikoordinasikan dengan pemerintah distrik

May 8, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara