• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Film dokumenter Pesta Babi: Papua bukan tanah kosong

May 16, 2026
in Polhukam
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Film Pesta Babi

Film dokumenter investigatif Pesta Babi - Dok. Jubi

0
SHARES
30
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Salah satu tokoh politik di Tanah Papua, Laurenzus Kadepa menyatakan film dokumenter investigatif Pesta Babi menyampaikan pesan kepada publik bahwa ‘Papua Bukan Tanah Kosong’.

Ia mengatakan, film ini sebagai bentuk kritik sosial yang tidak boleh dimaknai sebagai permusuhan. Melainkan sebagai peringatan agar kemajuan Papua tidak membuat masyarakat lokal tersingkir.

“Dari segi lingkungan [saya] menganggap film ini berhasil menyampaikan pesan bahwa ‘Papua Bukan Tanah Kosong’. Melainkan ruang hidup bagi masyarakat adat yang terpinggirkan,” kata Laurenzus Kadepa melalui pesan tertulisnya kepada Jubi, Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, film itu menyoroti dampak Proyek Strategis Nasional dan ekspansi agribisnis besar, yang mengancam ruang hidup serta hutan adat suku Malind, Yei, Awyu, dan Muyu di Provinsi Papua Selatan.

“Saya apresiasi film dokumenter Pesta Babi yang disutradarai Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Paju Dale. Ini sebagai karya investigatif yang berani dan membuka mata publik, serta keberanian mengangkat fakta,” ujarnya.

Namun katanya, film ini mendapat penolakan, kecaman, hingga pembubaran paksa nobar (nonton bareng) di beberapa daerah, dengan tuduhan film itu berisi provokasi dan propaganda.

Katanya, sejumlah tokoh dan perwakilan elemen masyarakat menilai film ini berpotensi menjadi propaganda yang memicu keterbelahan sosial.

Mereka menuding, film ini tidak menghadirkan kenyataan secara berimbang, dan memprovokasi penolakan terhadap Proyek Strategis Nasional atau PSN.

BERITATERKAIT

Kapolda Papua Barat: Nobar ‘Pesta Babi’ tak masalah selama lulus sensor

Pembubaran film Pesta Babi: Kebebasan berekspresi wajib dilindungi

Ketua Paguyuban Yogyakarta: Tak ada hal provokatif dalam film Pesta Babi

Gereja mesti tegas terhadap krisis tanah dan lingkungan di Tanah Papua

Meski begitu kata Kadepa, pro dan kontra adalah suatu hal yang pasti. Apalagi lagi terkait Papua. Namun ia menilai kehadiran film Pesta Babi sangat penting, dan bagian dari karya investigatif yang berani untuk membuka mata publik.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Karenanya, kelompok atau pihak yang membubarkan nobar film Pesta Babi di beberapa tempat harus memiliki dasar hukum. Penolakan harus disertai film pembanding dan didukung data dan fakta, agar penolakan memiliki dasar yang meyakinkan publik.

“Kita ada di negara demokrasi dan ada di zaman yang tak bisa ditutupi. Saya melihat film dokumenter Pesta Babi bukanlah proyek komersial yang disponsori oleh perusahaan atau pemerintah. Melainkan hasil kolaborasi independen dari kelompok masyarakat sipil dan lembaga swadaya masyarakat, ini luar biasa,” ucapnya.

Kadepa mengatakan, informasi yang diperolehanya film bergenre dokumenter investigatif berdurasi 95 menit itu, diproduksi dan didanai bersama oleh jaringan media dan organisasi lingkungan.

“Seperti Watchdoc yang merupakan rumah produksi independen yang berfokus pada film dokumenter investigatif. Jubi Media, Portal berita independen Papua yang meliput fakta dari lapangan. Ekspedisi Indonesia Baru, platform ekspedisi dan dokumentasi lingkungan. Yayasan Pusaka Bentala Rakyat organisasi non pemerintah yang berfokus pada hak-hak masyarakat adat, Greenpeace Indonesia, organisasi kampanye lingkungan hidup, dan LBH Papua Merauke,” katanya.

Kadepa berharap, kehadiran film Pesta Babi, dapat membuka mata publik dan menjadi bahan untuk pemerintah, agar mengevaluasi segalah kebijakan pemerintah di Tanah Papua. (*)

Tags: Film DokumenterFilm Pesta BabiPapua Bukan Tanah Kosong
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Operasi Militer

Operasi militer di Puncak: 12 orang tewas, 11 terluka, 22.661 jiwa mengungsi

May 16, 2026
Aksi mimbar bebas mahasiswa

Mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

May 11, 2026

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap kekerasan militer di Tanah Papua

May 11, 2026

Mahasiswa Dogiyai gelar mimbar bebas tuntut keadilan

May 11, 2026

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap ketidakadilan

April 30, 2026

Perempuan Papua “Lawan PSN dan Militerisme”

April 30, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Reno Salampessy

Kemilau Reno Salampessy, lanjutkan kiprah Sang Ayah

May 16, 2026
Film Pesta Babi

Film dokumenter Pesta Babi: Papua bukan tanah kosong

May 16, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri tinjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Trimuris

May 16, 2026
Operasi Militer

Operasi militer di Puncak: 12 orang tewas, 11 terluka, 22.661 jiwa mengungsi

May 16, 2026
Nobar

Kapolda Papua Barat: Nobar ‘Pesta Babi’ tak masalah selama lulus sensor

May 16, 2026
Rumah tradisional

Rumah tradisional Tui Sabeto di Fiji direstorasi secara besar-besaran

May 16, 2026
Universitas Papua Nugini

Wajah baru dan peneliti muda ilmu kelautan dari Universitas Papua Nugini

May 16, 2026
Kapal Perang

Kapal Perang Patroli Inggris kembali ke Honiara

May 15, 2026
PM Kepulauan Solomon

PM Kepulauan Solomon yang baru: Ingatkan kami, kami adalah hamba anda

May 15, 2026
ULMWP

ULMWP berharap Matthew Wale dapat membela hak politik orang Papua

May 15, 2026
Persipura

Persipura disanksi berlapis: Tanpa penonton hingga denda ratusan juta

May 16, 2026
Dogiyai

Solidaritas Rakyat Papua desak Polda Papua Tengah copot Kapolres Dogiyai

May 15, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
Jalan di Bintuni

Pemerintah didesak benahi jalan dan jembatan yang rusak berat di Teluk Bintuni

May 15, 2026
Reno Salampessy

Kemilau Reno Salampessy, lanjutkan kiprah Sang Ayah

0
Film Pesta Babi

Film dokumenter Pesta Babi: Papua bukan tanah kosong

0
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri tinjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Trimuris

0
Operasi Militer

Operasi militer di Puncak: 12 orang tewas, 11 terluka, 22.661 jiwa mengungsi

0
Nobar

Kapolda Papua Barat: Nobar ‘Pesta Babi’ tak masalah selama lulus sensor

0
Rumah tradisional

Rumah tradisional Tui Sabeto di Fiji direstorasi secara besar-besaran

0
Universitas Papua Nugini

Wajah baru dan peneliti muda ilmu kelautan dari Universitas Papua Nugini

0

English Stories

Teluk Bintuni
Pacnews

Government urged to repair severely damaged roads and bridges in Teluk Bintuni

May 16, 2026
Jayapura Regency
Pacnews

Performance of Special Group Faction in Jayapura Regency Legislative Council questioned

May 15, 2026
Papuan Regional Police
Pacnews

Papua Regional Police urged to take over investigation into Tolikara shooting case

May 15, 2026
Pih Feast
Pacnews

Disbandment of Pig Feast (Pesta Babi) Screenings: Freedom of Expression Must Be Protected

May 14, 2026
Meki Nawipa
Pacnews

Meki Nawipa: Papua Needs Honest People, Not Just Smart Ones

May 14, 2026

Trending

  • Kapal Perang

    Kapal Perang Patroli Inggris kembali ke Honiara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PM Kepulauan Solomon yang baru: Ingatkan kami, kami adalah hamba anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ULMWP berharap Matthew Wale dapat membela hak politik orang Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persipura disanksi berlapis: Tanpa penonton hingga denda ratusan juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Solidaritas Rakyat Papua desak Polda Papua Tengah copot Kapolres Dogiyai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara