• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Indepth Story

Kemilau Reno Salampessy, lanjutkan kiprah Sang Ayah

Sekarang iklim persaingan tidak seketat dulu, mungkin karena kurangnya kompetisi lokal, tapi pressure di media sosial sangat gila dan bisa menghancurkan mental pemain.

May 16, 2026
in Indepth Story
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Sudjarwo Husain - Editor: Syofiardi Bachyul Jb
Reno Salampessy

Reno Salampessy dibayang-bayangi pemain Deltras Sidoarjo. — Dok Ofisial Persipura

0
SHARES
357
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Tujuh belas tahun lalu, Ricardo Salampessy sudah membawa putranya ketika berlatih maupun bertanding bersama Persipura Jayapura di Stadion Mandala. Seiring waktu berlalu, balita berusia dua tahun yang dulu menjadi penyemangatnya dari pinggir lapangan itu kini sudah tumbuh dewasa dan berkarier di sepak bola memperkuat klub yang sama.

​Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, rasanya memang pantas disematkan pada takdir hidup Ricardo Salampessy dan putranya, Reno. Selama belasan tahun Ricardo menjadi tembok pertahanan Persipura, sebelum akhirnya ia dipercaya mengemban peran sebagai juru taktik pada 2023-2025. Trah Salampessy di Persipura kemudian dilanjutkan Reno.

​”Reno sudah mengenal sepak bola sejak dia masih berusia dua tahun,” kata Ricardo, Rabu (13/5/2026).

​Menariknya, Ricardo pula yang memberikan debut bagi Reno di Persipura, saat menghadapi Persewar Waropen, 4 Januari 2025 pada kompetisi Liga 2 2024/2025. Kesempatan yang diberikan sang ayah tak disia-siakan Reno. Sepekan kemudian, ia menjawab kepercayaan itu dengan gol perdananya yang ia cetak ke gawang Persipal Palu.

​Kini, Reno perlahan menuai hasil dari kerja kerasnya sejak kecil. Ia menjadi salah satu penggawa di klub tempat ayahnya pernah mengabdi. Setim bersama rekan-rekan ayahnya, Boaz Solossa, Tinus Pae, Ian Kabes, Feri Pahabol, Elisa Basna, Gunansar Mandowen, dan Takuya Matsunaga.

Reno Salampessy​Semusim setelah debutnya bersama Persipura di kompetisi kasta kedua, Reno semakin mencuri perhatian. Ia adalah salah satu mutiara yang bersinar di Persipura pada Pegadaian Championship musim ini. Penampilannya impresif dengan menyumbangkan lima gol dan membuat empat assist.

​Bahkan sebagai pemain sayap, Reno punya agresivitas tinggi dengan 17 tembakan akurat dari 27 tembakan yang ia buat di lini depan Persipura. Pemuda berusia 19 tahun ini kini dipanggil untuk mengikuti Pemusatan Latihan (TC) Timnas Indonesia U-20 persiapan ajang ASEAN U-19 Boys Championship 2026 yang akan berlangsung Juni depan di Medan.

BERITATERKAIT

AFP Papua seleksi 260 pemain untuk futsal Timnas U-16 dan U-19

Niat Promosi Liga 1 Semakin Kuat, Persipura Tambah Dua Pilar Asing

Tumbuh harapan dari air mata haru lima senior Persipura

Gol telat Boaz Solossa selamatkan Persipura Jayapura dari kekalahan

​Tantangan berbeda dan harapan Sang Ayah

​Mendengar kabar pemanggilan Reno untuk mengikuti TC Timnas, Ricardo mengaku sangat senang. Ia berpesan agar putranya jangan pernah meragukan diri sendiri dan terus belajar untuk meningkatkan kemampuan.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Ricardo menegaskan tidak ada hal khusus dalam membimbing Reno, hanya evaluasi performa yang selalu dilakukan rutin setelah pertandingan usai.

​Berkaca ke belakang, karier Ricardo sendiri bermula dari Tunas Muda Hamadi, berlanjut ke tim PON Papua 2004, dan langsung dipanggil ke timnas senior untuk Piala Tiger.

Setelah membawa Persiwa Wamena ke Divisi Utama dan menjadi pemain terbaik Divisi Satu pada 2005, ia kemudian direkrut Persipura pada 2006. Namun, Ricardo mengakui tantangan era sekarang jauh berbeda.

Reno Salampessy
Reno Salampessy dikawal ketat pemain Persipal Palu. –Dok Ofisial Persipura

​”Dulu persaingan sangat ketat karena banyaknya talenta di setiap daerah, tapi pressure di luar kurang, karena belum adanya media sosial. Sekarang iklim persaingan tidak seketat dulu, mungkin karena kurangnya kompetisi lokal, tapi pressure di media sosial sangat gila dan bisa menghancurkan mental pemain,” ungkapnya.

​Meski memiliki karier panjang, Ricardo menyebut momen Piala Asia 2007 sebagai kenangan yang paling berkesan baginya di Timnas. Ia berharap Reno bisa menuliskan sejarah sendiri dalam karier sepak bolanya.

“Reno punya jalan sendiri, semoga dia bisa menuliskan sejarahnya sendiri dan bisa lebih dari pencapaian yang saya punya sebagai pemain,” kata Ricardo.

Reno sendiri tak mau jumawa atas pemanggilannya di timnas. Namun ia mengaku sekarang lebih percaya diri karena sudah cukup mendapatkan jam terbang di klub dengan intensitas kompetisi.

​”Untuk timnas kali ini saya lebih percaya diri karena saya sudah dapat menit bermain di Liga. Jadi itu menjadi sebuah kepercayaan diri bagi saya,” kata Reno.

Ia menuturkan tak ada motivasi khusus dari sang ayah ketika dirinya dipanggil ke timnas. “Bapak cuma bilang, ya fokus saja. Bapak tidak bicara banyak, Bapak bilang fokus saja, berdoa, dan andalkan Tuhan,” ujar Reno.

Punya prospek cerah

​Harapan besar juga datang dari pengamat sepak bola Papua yang juga mantan kapten Persipura awal 90-an, Nando Fairyo. Ia menilai Reno adalah pemain muda yang akan terus berkembang selama menit bermainnya terus bertambah di kompetisi bersama Persipura, dan akan sangat meningkat jika bisa mendapat menit bermain bersama Timnas Indonesia nantinya.

​”Reno hanya butuh menit bermain yang banyak dalam kariernya untuk mengasah kemampuannya secara individu dan tentu untuk tim yang dibelanya nanti,” ujar Nando.

Reno Salampessy
Reno Salampessy bersama para pemain Persipura saat melakukan selebrasi.— Dok Ofisial Persipura

Ia berharap Reno disiplin memanfaatkan panggilan ini, baik dalam latihan maupun pertandingan, seperti ayahnya dulu.

Nando memiliki ikatan sejarah yang kuat dengan keluarga ini, mengingat dialah yang merekrut Ricardo dari Tunas Muda Hamadi dan sempat mengubah posisi bermain sang ayah dari penyerang menjadi bek hingga melejit ke Timnas.

“Kebetulan dulu saya yang merekrut Ricardo dalam ajang turnamen PLN U21 di PLTD Waena dari tim Tunas Muda Hamadi di posisi penyerang. Saya sempat melatih Ricardo, dan saya ubah posisinya jadi stoper dan kemudian melejit menjadi pemain terbaik di liga Indonesia dan timnas. Semoga anak Ricardo (Reno) dapat mengikuti jejak sang ayah nantinya,” kata Nando.

​Dukungan juga datang dari perwakilan suporter kelompok The Comens, Ikhsan, yang menilai Reno memang sangat layak masuk Timnas U-20 karena kualitas permainannya.

“Dia punya permainan bagus, kerja keras, dan semangat bertanding tinggi dalam lapangan. Saya percaya Reno punya kualitas dan pantas untuk Timnas. Dia masih muda, punya mental bagus dan keinginan terus berkembang,” tutur Ikhsan.

​Terkait beban menyandang nama besar sang ayah, Ikhsan berharap Reno tetap fokus pada prosesnya sendiri.

“Soal ikut jejak Ricardo, pasti ada harapan besar. Apalagi dia anak legenda sepak bola Papua. Tapi yang paling penting Reno harus tetap rendah hati, terus latihan, dan kerja keras, teruslah berproses,” ujarnya. (*)

Tags: Pemain PersipuraReno SalampessyRicardo SalampessyU-19
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Futsal

AFP Papua seleksi 260 pemain untuk futsal Timnas U-16 dan U-19

October 3, 2025
persipura

Niat Promosi Liga 1 Semakin Kuat, Persipura Tambah Dua Pilar Asing

July 3, 2025

Tumbuh harapan dari air mata haru lima senior Persipura

March 1, 2025

Gol telat Boaz Solossa selamatkan Persipura Jayapura dari kekalahan

February 5, 2025

Ricardo Salampessy: tim sepak bola PON putra lakukan uji coba tanpa TC

April 27, 2024

Ricardo Salampessy bertekad kembalikan Persipura ke Liga 1

February 23, 2024

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Different approaches to Papua’s problems are blocking dialogue
29 September 2026
Different approaches to Papua’s problems are blocking dialogue

Jayapura, Jubi – Papuan political figure Laurenzus Kadepa says differences in perspectives have made it difficult to find the best [...]

The Legal and Human Rights Department of the Evangelical Church in Indonesia launches legal aid institute
29 September 2026
The Legal and Human Rights Department of the Evangelical Church in  Indonesia launches legal aid institute

Jayapura, Jubi – The Legal and Human Rights Department of the Evangelical Church in Indonesia (GIDI) has launched the GIDI [...]

Maybrat resident allegedly tortured at Marine post
28 September 2026
Maybrat resident allegedly tortured at Marine post

Sorong, Jubi – A resident of Wakom Village, East Aifat District, Maybrat Regency, Southwest Papua, identified as Wilem, also known [...]

YKKMP: Indonesia must address human rights concerns in Papua with evidence
28 September 2026
YKKMP: Indonesia must address human rights concerns in Papua with evidence

Jayapura, Jubi – The Papua Foundation for Justice and Human Integrity (YKKMP) says the Indonesian government should respond to allegations [...]

Farewell to two Papuan journalists, Joost Mirino and Hendrikus Ondi
26 September 2026
Farewell to two Papuan journalists, Joost Mirino and Hendrikus Ondi

Jayapura, Jubi – Papua has lost two journalists who studied at Satya Wacana Christian University in Salatiga, Central Java. Joost [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Komisi Yudisial atau KY Papua

Penghubung KY Papua dorong masyarakat adat terlibat mengawasi integritas hakim

September 29, 2026
PNG

Strategi kakao di PNG: Menargetkan menciptakan lapangan kerja

September 29, 2026
PINA

Presiden PINA: Memperkuat ruang redaksi di wilayah Pasifik

September 29, 2026
PNG

Tiga bayi kembar prematur di pedalaman PNG meninggal sebelum bantuan tiba

September 29, 2026
praperadilan

Hakim kabulkan praperadilan: Penetapan tersangka Yonex Carter tidak sah

September 29, 2026
Sulitnya menyelesaikan masalah Papua

Perbedaan cara pandang penyebab sulitnya menyelesaikan masalah Papua

September 28, 2026
LBH GIDI

Departemen Hukum dan HAM GIDI luncurkan LBH GIDI

September 28, 2026
Kantor ICC

AS mengucapkan selamat kepada Naoero atas keputusan penarikan diri dari ICC

September 28, 2026
Pasifik

Para pemimpin Pasifik mendesak Jakarta mengizinkan kunjungan PBB ke Papua Barat

September 28, 2026
Pre-COP

Jelang Pre-COP: Masyarakat sipil Pasifik meluncurkan ‘seruan funafuti keadilan iklim’

September 28, 2026
LBH GIDI

Departemen Hukum dan HAM GIDI luncurkan LBH GIDI

September 28, 2026
Presiden Media PNG

Neville Choi, Presiden Media PNG, terpilih jadi Presiden PINA di Fiji

September 27, 2026
Pers bebas membutuhkan uang

Wakil Perdana Menteri Fiji: Pers bebas membutuhkan uang

September 27, 2026
Warga Maybrat disiksa Marinir

Seorang warga Maybrat diduga disiksa di pos Marinir

September 28, 2026
Komisi Yudisial atau KY Papua

Penghubung KY Papua dorong masyarakat adat terlibat mengawasi integritas hakim

0
PNG

Strategi kakao di PNG: Menargetkan menciptakan lapangan kerja

0
PINA

Presiden PINA: Memperkuat ruang redaksi di wilayah Pasifik

0
PNG

Tiga bayi kembar prematur di pedalaman PNG meninggal sebelum bantuan tiba

0
praperadilan

Hakim kabulkan praperadilan: Penetapan tersangka Yonex Carter tidak sah

0
Sulitnya menyelesaikan masalah Papua

Perbedaan cara pandang penyebab sulitnya menyelesaikan masalah Papua

0
LBH GIDI

Departemen Hukum dan HAM GIDI luncurkan LBH GIDI

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara