Jayapura, Jubi – Persipura Jayapura harus ikhlas dengan hasil imbang 1-1 saat menjamu Persipa Pati pada laga lanjutan babak play-off , kompetisi Liga 2 di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Rabu (5/2/2025).
Persipura nyaris menderita kekalahan, sebelum akhirnya gol telat Boaz Solossa pada pertambahan waktu berhasil menyamakan kedudukan.
Di bawah guyuran hujan minus penonton akibat sanksi, Persipura Jayapura mengawali laga kontra Persipa Pati dengan tampil agresif. Boaz Solossa dan Marinus Wanewar langsung dipasang menjadi starter. Mengawani Ramai Rumakiek dan Elisa Basna di lini serang.
Persipa yang jadi tim tamu juga tampil gigih. Memberi perlawanan ketat dengan pertahanan berlipat. Rapat. Sulit ditembus.
Persipa yang baru sekali menyerang, langsung mengejutkan gawang Persipura, lewat sepakan keras Silvio Escobar pada menit ke-13. Bola sepakannya itu diblok oleh kiper Persipura. Melahirkan tendangan sudut.
Eksekusi tendangan sudut itu disambut tandukan Escobar. Mengirim umpan kepada Kenta Hara. Bola menghempas ke gawang. Pertahanan Persipura jebol. Persipa sementara unggul 0-1.

Persipura yang tertinggal semakin dibuat sulit dengan permainan pragmatis Persipa. Keunggulan satu gol membuat Persipa menerapkan garis pertahanan rendah. Menumpuk hingga 9 pemain ketika Persipura menguasai bola.
Ramai Rumakiek sebenarnya nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-22. Posisinya bebas dari kawalan pemain belakang Persipa. Tapi sontekan satu sentuhannya masih melebar.
Memasuki menit ke-26, hujan kian mengguyur lapangan pertandingan di Stadion Mandala. Kedua tim bermain menggahar.
Hujan semakin deras. Hingga pada menit ke-36, Persipura mendapatkan peluang emas lewat tendangan bebas. Tak jauh dari area penalti Persipa. Tapi eksekusi Rumakiek masih terhalang pagar betis Persipa.
Umpan satu dua Boaz Solossa dan Marinus Wanewar pada menit ke-39, juga melahirkan sebuah peluang. Sayang, tendangan Boaz masih bisa ditangkap oleh kiper Persipa.
Hingga wasit meniup akhir babak pertama, serangan Persipura belum berhasil membuahkan gol. Skor masih tak berubah untuk keunggulan Persipa, 0-1.
Babak kedua
Usai jeda turun minum, pelatih Persipura memutuskan menarik keluar Tinus Pae dan memasukkan Alex Dusay. Mengantisipasi serangan balik tim lawan.
Lini serang mereka juga semakin agresif.
Persipura mendapatkan dua tendangan sudut beruntun pada menit ke-52. Tapi kesempatan itu belum mampu membuahkan peluang emas. Sebaliknya, Persipa balik menyerang. Mendapatkan sebuah peluang melalui Escobar. Beruntung tendangan Escobar masih melebar.
Tembok tebal pertahanan Persipa benar-benar membuat lini serang Persipura terlihat frustasi. Serangan bertubi-tubi dari segala lini, selalu dikandaskan pertahanan Persipa. Gawang tim tamu pun sementara masih aman tanpa ancaman berbahaya.
Menit ke-64, Persipura coba terus menekan pertahanan Persipa. Sejumlah upaya mereka lakukan demi menciptakan peluang. Sayang, lagi-lagi masih belum berhasil.
Semenit kemudian, Arodi Uopdana dimasukkan menggantikan Elfis Harewan. Ricardo Salampessy ingin menambah kekuatan di lini depan mereka. Mencari gol.
Persipa semakin membuat para pemain Persipura kesulitan. Mereka menumpuk 8 hingga 9 pemain di area pertahanan sendiri. Demi membendung serangan Persipura.
Ricardo menarik keluar Elisa Basna pada menit ke-74. Reno Salampessy masuk. Persipura terus menekan pertahanan Persipa. Serangan tanpa henti. gencar. Berusaha mencetak gol.
Persipa yang dalam posisi unggul, terlihat kerap kali mengulur-ulur waktu. Beberapa pemain mereka silih berganti terbaring di atas lapangan. Membuang-buang waktu pertandingan.
Pada menit ke-83, Reno meraih peluang. Ia menerima umpan dari sisi kanan dengan sebuah sundulan. Namun masih bisa ditepis dengan cekatan oleh kiper Persipura. Papan skor belum berubah.
Menit pertambahan waktu. Lantas sebuah keajaiban terjadi. Sebuah bola mental berhasil disambar oleh Boaz Solossa dengan tendangan keras. first time. Menjebol gawang Persipa. Skor berubah menjadi imbang, 1-1. Tak lama setelah gol, wasit meniup peluit akhir pertandingan dan skor tak berubah, 1-1.
Kecewa tapi tetap bersyukur
Juru taktik Persipura, Ricardo Salampessy menilai kegagalan timnya mendapatkan kemenangan, karena masih membuat kesalahan sendiri di lini belakang. Hal itu menurutnya jadi musabab terciptanya gol tim Persipa.
“Di babak pertama, kami kecolongan dari situasi yang sebenarnya kami berulang-ulang kali minta untuk diantisipasi. Hampir selalu mirip di beberapa pertandingan dari tendangan sudut,” kata Salampessy pada konferensi pers usai pertandingan.
Meski kecewa karena gagal menuai hasil sesuai harapan, ia tetap mengangkat topi untuk para pemainnya yang telah berjuang habis-habisan. Hingga bisa mencetak gol jelang berakhirnya pertandingan.
“Lewat kesabaran para pemain mencoba melakukan serangan dan kami bisa mendapatkan satu gol balasan. Apa pun itu memang bukan hasil yang kami harapkan tapi kami mengapresiasi para pemain yang pantang menyerah berjuang hingga akhir,” ujarnya.
Ia juga mengaku tim Persipa bermain dengan menerapkan pertahanan rapat. Itu yang membuat Persipura kesulitan membongkar pertahanan lawan dan membuat peluang.
“Lawan bermain dengan pertahanan yang rapat, tentunya sulit melawan tim yang bermain seperti itu,” katanya.
Boaz Solossa juga sependapat. Ia menilai gol lawan terjadi karena kesalahan timnya sendiri. Ia juga mengaku mereka kesulitan karena tim lawan bermain bertahan.
“Kami kecolongan karena kesalahan kami sendiri, kami sedikit kesulitan tapi kami bersabar untuk mencetak gol,” kata Boaz.
Dari kubu Persipa, pelatih Bambang Nurdiansyah juga kecewa, timnya gagal mengamankan tiga poin yang sudah di depan mata. Namun hasil imbang tetap membuatnya bersyukur. Karena bisa membawa pulang poin dari markas Persipura.
“Seharusnya kita menang, satu menit injury time kita kecolongan. Tapi dalam sepak bola, mendapatkan satu poin itu bukan pekerjaan mudah. Apalagi lawan Persipura, kita tetap syukuri walaupun kecewa juga harusnya kita bisa dapat tiga poin,” kata Nurdiansyah.
Persipura sementara turun ke peringkat ke-4 di klasemen Grup K dengan mengumpulkan 5 poin. Sedangkan satu poin bagi Persipa masih mengamankan posisi mereka di peringkat ke-2 dengan mengoleksi 6 poin. (*)


























Discussion about this post