Jayapura, Jubi – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua, sedang bersiap melakukan penguatan struktur organisasi dalam waktu dekat, lewat musyawarah olahraga provinsi (musorprov) dan rapat kerja atau raker.
Sekretaris Umum KONI Papua, George Weyasu mengungkapkan, pihaknya telah menjadwalkan pelaksanaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang rencananya akan digelar pada minggu ketiga April 2026.
Penetapan jadwal ini dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi libur hari raya, mulai dari Idulfitri hingga peringatan Paskah.
George Weyasu menjelaskan, Rakerprov ini menjadi langkah krusial sebelum melangkah ke agenda utama, yaitu Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) untuk memilih dan menetapkan Ketua Umum KONI Papua yang baru.
”Setelah mendapat persetujuan dari anggota dalam Rakerprov nanti, secepatnya kita akan melaksanakan Musyawarah Olahraga Provinsi untuk menetapkan Ketua Umum yang baru,” ujar George Weyasu, Kamis (2/4/2026).
Selain agenda pemilihan ketua, KONI Papua juga sedang gencar melakukan pembenahan internal terhadap Cabang Olahraga (Cabor) di bawah naungannya.
Katanya, dari total 59 cabor yang terdaftar, hanya 57 cabor yang dianggap potensial. Dua cabor, yakni Berkuda dan Bridge dinyatakan tidak efektif karena ketiadaan kegiatan, atlet, maupun kepengurusan.
“Itu termasuk beberapa cabang olahraga yang belum selesai (musyawarah), itu kita sudah fasilitasi. KONI yang fasilitasi untuk segera mereka melaksanakan musyawarah untuk persiapan,” katanya.
Ia mengatakan, dari 57 cabor tersebut, baru 32 cabor yang berstatus aktif sepenuhnya.
Untuk menjaga legalitas dan kesiapan organisasi, KONI Papua terus memfasilitasi cabor-cabor yang masa baktinya habis agar segera melaksanakan musyawarah tingkat provinsi.
“Nah untuk itu, dari 57 cabor, itu hanya 32 cabor yang masih aktif dan beberapanya itu kita fasilitasi untuk mereka laksanakan musyawarah. Ya, ada beberapa yang sudah pelantikan dan sudah pasti pelaksanaan rapat kerja itu akan memenuhi kuorum,” ucapnya.
Ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan Rakerprov mendatang dapat memenuhi kuorum, dan berjalan sesuai aturan organisasi. (*)























Discussion about this post