Jayapura, Jubi – Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Papua mulai mempercepat persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah awal yang dilakukan adalah mempercepat konsolidasi organisasi melalui Musyawarah Kerja Provinsi dan Musyawarah Provinsi.
Hal tersebut disampaikan pengurus KONI saat melakukan pertemuan dengan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri di Kota Jayapura, Selasa (10/3/2026).
Dalam pertemuan itu, KONI Papua melaporkan kesiapan awal menuju PON 2028 sekaligus meminta dukungan pemerintah daerah dalam pembinaan olahraga prestasi.
“Kami melaporkan terkait persiapan KONI menuju PON NTB dan NTT. Dengan waktu yang ada sekarang, kami harus mempersiapkan diri lebih baik dengan belajar dari pengalaman pada PON sebelumnya,” kata Ketua KONI Papua, Kenius Kogoya.
Menurutnya, pembinaan atlet menjadi fokus utama agar Papua dapat kembali bersaing dan meraih prestasi lebih baik di ajang olahraga terbesar di Indonesia tersebut.
“Kita harus mempersiapkan atlet-atlet kita dengan baik supaya bisa meraih prestasi yang lebih baik pada PON mendatang,” katanya.
Untuk mempercepat program pembinaan, KONI Papua akan segera menggelar Musyawarah Kerja (Muskerprov) dan Musyawarah Provinsi (Musprov) guna membentuk kepengurusan baru.
Ia menilai, waktu menuju PON 2028 relatif singkat, yakni sekitar 29 bulan, sehingga konsolidasi organisasi dan pembinaan atlet harus segera dilakukan.
“Kita punya waktu sekitar 29 bulan menuju PON. Karena itu konsolidasi organisasi harus berjalan cepat agar program pembinaan atlet bisa segera dilaksanakan,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa Gubernur Fakhuri memberikan dukungan penuh terhadap upaya percepatan konsolidasi KONI Papua.
“Beliau sangat mendukung dan berharap Muskerprov maupun Musprov bisa segera dilaksanakan agar KONI Papua dapat menyusun program kerja ke depan,” ujarnya.
Rencananya, Muskerprov dan Musprov KONI Papua akan digelar pada awal hingga pertengahan April 2026, sekaligus menjadi momentum penyusunan strategi pembinaan atlet menuju PON NTB–NTT 2028. (*)























Discussion about this post