Dua perusahan perkebunan kelapa sawit di Papua Barat diduga timbun limbah

Penulis: Adlu Raharusun
Editor: Arjuna Pademme

Manokwari, Jubi – Dua perusahan perkebunan kelapa sawit yang melaksanakan Proyek Strategis Nasional atau PSN, yakni Genting Oil Kasuri Pte. Ltd atau GOPKL dan PT Prabu Alaska yang diduga melakukan praktik dumpling atau penimbunan limbah dan penebangan kayu endemik Papua di kawasan Distrik Sumuri, Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat.

Ini tertuang dalam laporan hasil investigasi bersama Masyarakat sipil dengan LSM Panah Papua yang di rilis usai zoom metting “Diseminasi Hasil Investigasi Nasib Kayu Endemik Papua A Labillardieri” dengan Kelompok Masyarakat Sipil, Anggota MRP Papua Barat, Kepala Dinas Kehutanan Papua Barat dan Balai Gakkum, Selasa (15/9/2026).

Direktur Pana Papua, Sulfianto Alias  mengatakan, hasil investigasi terbaru di Distrik Sumuri, Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat mengungkap adanya dugaan praktik dumping (penimbunan limbah) ke dalam kawasan hutan.

Ini disebut menjadi ancaman serius terhadap eksistensi kayu endemik Papua, khususnya jenis kayu A labillardieri akibat masifnya pembukaan lahan dengan skala besar.

Menurutnya, investigasi yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat adat dan LSM Panah Papua, menunjukan adanya dugaan pelanggaran hukum pada Proyek Strategi Nasional dalam proses pengembangan kelapa sawit, sumur minyak dan lainnya (GOKPL), serta konsensi perusahaan yang  beroperasi di area sekitar kawasan hutan adat tersebut.

Sulfianto Alias menduga bahwa PSN GOKPL melakukan pelanggaran serius dengan mengabaikan ketentuan dalam PPKH. Temuan ini mulai dari praktik dumping, penebangan kayu endemik dan pohon sempadan sungai serta praktek penimbunan anak sungai.

Kementerian Kehutanan diminta segera mengevaluasi pemberian izin PPKH, sebab ada indikasi pelanggaran yang dianggap serius.

BERITATERKAIT

“[Ini] harus diperhatikan oleh pemerintah melalui Kementrian Kehutanan untuk lebih tertib lagi dalam hal pemberian izin kepada setiap perusahan yang beroperasi agar tidak melanggar ketentuan-ketentuan yang berlaku,” kata Sulfianto Alias.

Staf Panah Papua, Arnol Halitapo yang juga turut melakukan investigasi mengatakan, hasil investigasi atau pemantauan di wilayah konsesi perusahan PSN GOKPL dan PT Prabu Alaska diduga melanggar Undang-Undang (UU) Kehutanan.

“[Terjadi] penebangan pohon endemik lokal Papua A labillardieri secara merata, pohon endemik Papua ini perlu untuk di lindungi, tetapi nyatanya perusahan ini tetap saja melakukan pelanggaran di sekitar kawasan tersebut,” kata Halitapo.

Katanya, hasil investigasi itu akan dilaporkan pihaknya kepada dinas terkait untuk dapat ditangani secara serius dan transparan kepada publik, agar semua proses kerja-kerja perusahan yang dinilai tidak sesuai aturan undang- undang Kehutanan dapat disikapi.

“Ke depannya tidak lagi kerja dengan asal membabat habiskan hutan tanpa melihat dari sisi Aturan kehutanan,” ucapnya.

Kementerian Kehutanan pun diminta mengevaluasi kedua perusahaan tersebut. Katanya, ini sangat penting dipertegas kepada pemerintah agar melakukan evaluasi menyeluruh setiap PSN Yang beroperasi di wilayah itu, karena diduga melanggar aturan kehutanan yang berlaku.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Gobai warns military presence could perpetuate violence in Paniai

Jayapura, Jubi – Deputy Speaker IV of the Central Papua Legislative Council (DPR Papua Tengah, John NR Gobai, has alleged [...]

Kamuyend clan’s black cross burned amid customary land dispute in Merauke

Jayapura, Jubi – Unidentified individuals have damaged and burned a black cross erected by the Kamuyend clan as a traditional [...]

WVI launches public campaign to support more than 5,000 children in Papua

Jayapura, Jubi – World Vision Indonesia (Wahana Visi Indonesia – WVI) has relaunched its Baca Tanpa Batas (Read Without Limits) [...]

Nduga shooting victims’ families ask Papua Legal Aid Institute to oversee investigation

Jayapura, Jubi – The families of three residents shot in Nduga Regency, Highland Papua Province, on October 23, 2026, have [...]

Challenges and hopes for the new AJI Jayapura City chair for 2026-2029

Jayapura, Jubi – Theo Kelen and Maurits Yansip have been elected chair and secretary of the Alliance of Independent Journalists [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist