Manokwari, Jubi – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menegaskan bahwa asap dari pembakaran sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) Kampung Maiseipi, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat mengganggu aktivitas di kantor gubernur dan warga.
Dominggus Mandacan mengatakan, asap dari lokasi pembuangan sampah tersebut menyebar hingga ke kawasan kantor Gubernur Papua Barat dan mengganggu aktivitas aparatur sipil negara (ASN).
Katanya, asap itu tidak hanya menghambat aktivitas ASN, juga berpotensi memengaruhi kenyamanan dan kualitas udara di kawasan sekitar.
“Kebakaran TPA Sowi Gunung bukan sebagai persoalan kecil, karena dampaknya dapat meluas hingga mengganggu aktivitas pemerintahan,” kata Dominggus Mandacan saat ibadah awal bulan ASN di kantor Gubernur Papua Barat, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, diduga ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sengaja melakukan pembakaran sampah di TPS itu.
“Ada tangan-tangan nakal yang terus membakar di TPA Sowi Gunung. Asapnya sampai ke kantor gubernur, sehingga pegawai saat apel harus menggunakan masker,” ujar Mandacan.
Katanya, masalah pembakaran sampah harus mendapat perhatian serius, terutama di tengah musim kemarau yang telah berlangsung lebih dari tiga bulan.
Kondisi cuaca kering dikhawatirkan membuat api lebih mudah menyebar, dan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, di kawasan permukiman penduduk, tempat pembuangan sampah maupun hutan dan lahan.
Dominggus Mandacan mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Masyarakat yang membersihkan kebun atau lingkungan diminta untuk memastikan api tidak menyebar dan memicu kebakaran di lokasi lain.
Gubernur Mandacan juga mengingatkan bahwa membakar sampah secara sembarangan dapat memicu kebakaran yang lebih luas, terutama ketika kondisi lingkungan sedang kering.
“Kita harus sama-sama menjaga. Kalau membakar, harus hati-hati dan jangan sampai api menyebar. Mencegahan kebakaran bukan hanya tanggung jawab BPBD dan petugas pemadam kebakaran. Masyarakat juga harus terlibat aktif menjaga lingkungan dan menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan api,” katanya. (*)




















Discussion about this post