• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Gereja di Jayapura gelar aksi pastoral tolak pembangunan dermaga militer

May 18, 2026
in Mamta
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Gereja

Persekutuan Gereja-Gereja di Kota Jayapura bersama GKI Di Tanah Papua saat menggelar aksi kunjungan pastoral ke Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR pada Senin, (18/05/2026).-Jubi/Aida Ulim

0
SHARES
0
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Persekutuan Gereja-Gereja di Kota Jayapura bersama Gereja Kristen Injili (GKI) Di Tanah Papua menggelar aksi kunjungan pastoral ke Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR Papua Senin, (18/5/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi menolak pembangunan dermaga Satrol Kodaeral X Porasko Jayapura di areal Gereja GKI Pengharapan Jayapura, Klasis Port Numbay, Kota Jayapura, Papua.

Badan Pekerja AM Sinode GKI di Tanah Papua atau BPAS Wilayah I, Pdt. Frans Mambrasar, mengatakan persekutuan gereja-gereja menolak pembangunan tersebut karena pembangunan Dermaga Satrol Kodaeral X, sebab dianggap akan mengancam ruang pelayanan gereja dan kehidupan masyarakat di sekitar kawasan Gereja Pengharapan Jayapura.

Menurut Pdt. Mambrasar, berdasarkan berbagai regulasi pemerintah, termasuk Keputusan Menteri dan Peraturan Pemerintah tahun 1996, kawasan Porasko telah ditetapkan sebagai kawasan pelabuhan.

“Karena itu kebijakan pembangunan baru yang langsung beririsan dengan ruang hidup masyarakat dan pelayanan gereja harus dipertimbangkan secara serius,” kata Pdt. Frans Mambrasar.

Karenanya, Persekutuan Gereja-Gereja di Kota Jayapura bersama GKI Di Tanah Papua meminta penghentian rencana pembangunan dermaga militer di kawasan Porasko, dan menarik kembali surat dan kebijakan yang telah dikeluarkan terkait pembangunan tersebut.

Selain itu, para pihak terkait diminta membuka ruang dialog yang jujur, setara, dan terbuka antara pemerintah, TNI, gereja, dan masyarakat adat.

BERITATERKAIT

Konektivitas dan efisiensi anggaran hambat pembangunan di Mamberamo Raya

Personel Kodim Manokwari bantu pembangunan KDMP karena kontraktor tak sanggup

Pembangunan di Papua Tengah mesti bermanfaat terhadap OAP

Presiden didesak perintahkan penghentian pembangunan markas TNI di Biak

“Kami menegaskan bahwa Papua bukan tanah kosong. Di kawasan ini ada masyarakat adat Kayu Batu, Kayu Pulau, dan berbagai komunitas lain yang hidup dari laut dan ruang hidup mereka harus dilindungi,” ujarnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Katanya, pembangunan dermaga militer di tengah kawasan permukiman dan pelayanan gereja hanya akan menimbulkan ketegangan baru di Kota Jayapura.

Gereja kata Pdt. Frans Mambrasar, tidak menolak pembangunan dan tidak menolak tugas negara dalam menjaga kedaulatan. Namun pembangunan tidak boleh mengorbankan hak hidup masyarakat dan ruang pelayanan umat.

“Persekutuan Gereja-Gereja di Kota Jayapura bersama 58 gereja menyatakan menolak pembangunan dermaga tersebut,” ucapnya.

Ia mengatakan, pembangunan itu mengganggu aktivitas ibadah, pelayanan gereja, menimbulkan polusi suara, adanya aktivitas militer di kawasan pelayanan umat, membatasi ruang gerak kegiatan sosial, pembinaan anak muda, dan pelayanan kemanusiaan.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPR Papua, Herlin Beatrix Monim, mengatakan pihaknya menerima dan menghargai aspirasi penolakan pembangunan dermaga Satrol Kodaeral X yang dianggap telah menerobos dan mengklaim area batas wilayah gereja.

“Kami, DPR Papua, sebagai lembaga representatif rakyat menerima, mendengar, menampung, dan kami akan perjuangkan setiap aspirasi masyarakat secara adil dan bermartabat,” kata Herlin Beatrix Monim.

Menurut Monim, pihaknya sudah mendengar dengan seksama aspirasi penolakan pembangunan dermaga itu. DPR Papua pun memahami masalah ini bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, juga penghormatan terhadap hak-hak kelembagaan, ruang pelayanan, sejarah, serta ketenteraman umat.

Katanya, DPR Papua berpandangan bahwa setiap pendekatan pembangunan tidak boleh mengorbankan maupun mengabaikan aspek kemanusiaan, sosial, budaya, adat, terlebih penghormatan terhadap lembaga gereja yang selama ini telah menjadi mitra pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat di atas Tanah Papua.

“Oleh karena itu, kami DPR Papua menerima aspirasi ini dengan serius dan akan menindaklanjutinya sesuai mekanisme kelembagaan yang berlaku. Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh hal yang telah disampaikan kepada kami,” ucapnya.

Sementara itu, Komandan Kodaeral X, Mayjen TNI (Mar) Sugianto mengatakan pihaknya sangat menghormati dan menghargai keberadaan gereja di Tanah Papua.

“Kedua, saya secara pribadi dan mewakili Kodaeral menyampaikan permohonan maaf atas pengiriman surat yang mungkin kurang sesuai,” kata Sugianto.

Katanya, permohonan maaf tersebut juga telah ia sampaikan secara tertulis kepada Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, dan apa yang menjadi saran serta masukan dari gereja akan ditindak lanjuti.

“Untuk itu, kami memutuskan tidak akan melanjutkan pembangunan fasilitas laut yang berada di belakang gereja,” ucapnya.

Adapun pernyataan sikap Persekutuan Gereja-Gereja di Kota Jayapura dan gereka-gereja di bawah Sinode GKI Di Tanah Papua yaitu menolak dengan tegas rencana pembangunan Dermaga Satrol Kodaeral X Jayapura, karena menilai proses perencanaan hingga pengambilan keputusan dilakukansepihak tanpa melibatkan jemaat, masyarakat adat, maupun pihak gereja sebagai pemilik ruang pelayanan dan wilayah terdampak langsung.

Pembangunan dermaga dinilai mengabaikan prinsip kelestarian lingkungan dan hak ekologis masyarakat adat. Infrastruktur militer yang dibangun di kawasan pesisir berpotensi merusak ekosistem laut, menghancurkan sumber daya pesisir, serta mengganggu ruang hidup masyarakat adat yang selama ini menjadi sumber penghidupan, ruang budaya, dan warisan leluhur yang dilindungi hukum.

Menolak segala bentuk aktivitas konstruksi di sekitar wilayah pelayanan Gereja Pengharapan Jayapura dan komunitas Kayu Pulo, sebab kawasan tersebut secara historis dan yuridis merupakan wilayah pelayanan gereja, pusat pendidikan iman, serta ruang sosial dan budaya masyarakat adat yang harus dijaga dari segala bentuk ekspansi dan aktivitas militer.

Mendesak DPR Papua, Majelis Rakyat Papua (MRP), dan Pemerintah Daerah untuk segera menghentikan seluruh tahapan pembangunan dermaga.

Meminta moratorium total atas seluruh proses pembangunan Dermaga Satrol Kodaeral X Jayapura serta tidak menerbitkan izin apa pun terkait proyek tersebut.

Meminta Badan Pekerja Sinode GKI di Tanah Papua untuk terus melakukan advokasi hukum dan pengawalan kebijakan.

Langkah ini penting demi melindungi wilayah pelayanan jemaat dari ancaman marginalisasi pembangunan yang mengabaikan nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan kelestarian ciptaan Tuhan.

Penolakan ini merupakan perjuangan damai dan konstitusional. Sikap ini adalah bentuk perjuangan masyarakat adat dan gereja untuk mempertahankan tanah adat, ekosistem pesisir, serta masa depan generasi penerus masyarakat Perasko dan Kayo Pulau.

Mengingatkan seluruh institusi negara dan pihak terkait, agar menghormati hak-hak masyarakat adat atas ruang hidup mereka sebagaimana dijamin dalam regulasi dan semangat Otonomi Khusus Papua. (*)

Tags: AksigerejaPastoralpembangunan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Bupati Mamberamo Raya

Konektivitas dan efisiensi anggaran hambat pembangunan di Mamberamo Raya

May 17, 2026
Buku Memoria

Buku Memoria Passionis seri ke-44 diluncurkan

May 16, 2026

Dipertanyakan, kinerja Fraksi Poksus DPR Kabupaten Jayapura

May 14, 2026

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap kekerasan militer di Tanah Papua

May 11, 2026

Mahasiswa Dogiyai gelar mimbar bebas tuntut keadilan

May 11, 2026

Film Pesta Babi cerminan kondisi alam Tanah Papua di masa depan

May 11, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gereja

Gereja di Jayapura gelar aksi pastoral tolak pembangunan dermaga militer

May 18, 2026
Bandara Botawa

Pemprov Papua perpanjang landasan pacu badara Botawa

May 18, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Papua Matius Fakhiri tinjau program MBG di SMPN 1 Waren

May 18, 2026
Pemprov Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah teken MoU dengan Kejati Papua

May 18, 2026
Parlemen Nauru

Parlemen Nauru mengesahkan pergantian nama negara menjadi “Naoero”

May 18, 2026
Kepulauan Solomon

Perdana Menteri baru Kepulauan Solomon melantik kabinet

May 18, 2026
Bank Dunia

Bank Dunia peringatkan negara Pasifik mengenai kerentanan perekenomian

May 18, 2026
Film Pesta Babi

Film dokumenter Pesta Babi: Papua bukan tanah kosong

May 16, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri tinjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Trimuris

May 16, 2026
Operasi Militer

Operasi militer di Puncak: 13 orang tewas, 11 terluka, 22.661 jiwa mengungsi

May 16, 2026
Nobar

Kapolda Papua Barat: Nobar ‘Pesta Babi’ tak masalah selama lulus sensor

May 16, 2026
Universitas Jayapura

Universitas Jayapura gelar wisuda perdana sejak berganti status

May 9, 2026
Kampung di Mamberamo Raya

Pemprov Papua targetkan 47 kampung di Mamberamo Raya segera dialiri listrik

May 17, 2026
deklarasi MOCOR

Negara peserta KTT Samudera Melanesia tandatangani deklarasi MOCOR

May 13, 2026
Gereja

Gereja di Jayapura gelar aksi pastoral tolak pembangunan dermaga militer

0
Bandara Botawa

Pemprov Papua perpanjang landasan pacu badara Botawa

0
Gubernur Papua

Gubernur Papua Matius Fakhiri tinjau program MBG di SMPN 1 Waren

0
Pemprov Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah teken MoU dengan Kejati Papua

0
Parlemen Nauru

Parlemen Nauru mengesahkan pergantian nama negara menjadi “Naoero”

0
Kepulauan Solomon

Perdana Menteri baru Kepulauan Solomon melantik kabinet

0
Bank Dunia

Bank Dunia peringatkan negara Pasifik mengenai kerentanan perekenomian

0

English Stories

Teluk Bintuni
Pacnews

Government urged to repair severely damaged roads and bridges in Teluk Bintuni

May 16, 2026
Jayapura Regency
Pacnews

Performance of Special Group Faction in Jayapura Regency Legislative Council questioned

May 15, 2026
Papuan Regional Police
Pacnews

Papua Regional Police urged to take over investigation into Tolikara shooting case

May 15, 2026
Pih Feast
Pacnews

Disbandment of Pig Feast (Pesta Babi) Screenings: Freedom of Expression Must Be Protected

May 14, 2026
Meki Nawipa
Pacnews

Meki Nawipa: Papua Needs Honest People, Not Just Smart Ones

May 14, 2026

Trending

  • Film Pesta Babi

    Film dokumenter Pesta Babi: Papua bukan tanah kosong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Fakhiri tinjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Trimuris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Operasi militer di Puncak: 13 orang tewas, 11 terluka, 22.661 jiwa mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Papua Barat: Nobar ‘Pesta Babi’ tak masalah selama lulus sensor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Universitas Jayapura gelar wisuda perdana sejak berganti status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara