Jayapura, Jubi – Perdana Menteri Kepulauan Solomon yang baru, Matthew Wale menyelesaikan pembentukan kabinetnya pada akhir pekan lalu.
Ia menyusun kabinetnya hanya dalam waktu dua gelombang, pertama Sabtu (15/5/2026), dan gelombang kedua Minggu (17/5/2026) langsung bekerja, seperti dikutip Jubi dari laman internet, RNZ Pasifik, Senin (18/5/2026).
Wale yang kini berusia 57 tahun adalah pemimpin Partai Demokrat Kepulauan Solomon. Ia terpilih menduduki jabatan tertinggi melalui pemungutan suara rahasia di parlemen, Jumat (15/5/2026).
Kelompok menteri terakhir dilantik di Gedung Pemerintah di Honiara pada Minggu (17/5/2026). Wakil Perdana Menterinya adalah Francis Sade, yang juga menjabat sebagai Menteri Pelayanan Publik.
Berbicara kepada media lokal, Wale, yang masih memiliki waktu dua tahun untuk memerintah hingga pemilihan umum berikutnya yang dijadwalkan, mengatakan bahwa pemerintahannya kini telah sepenuhnya terbentuk dan siap untuk memulai pekerjaannya.
Terbentuknya kabinet beranggotakan 24 orang ini menandai langkah terakhir dalam pembentukan pemerintahan baru setelah terpilihnya beliau.
“Kami semua sangat percaya diri karena kami ingin melayani negara,” katanya kepada wartawan setelah kelompok menteri pertama dilantik pada Sabtu (16/5/2026).
Ketika ditanya bagaimana ia bermaksud menjaga koalisi tetap bersatu mengingat perbedaan kepribadian dan kepentingan.
“Ketika ada masalah, kami melakukan percakapan terbuka. Kami tidak ingin ada kesepakatan rahasia, kami tidak menginginkan kepentingan bisnis asing dari luar,” ucapnya.
“Kami menginginkan pemerintah Kepulauan Solomon berpihak kepada rakyat Kepulauan Solomon dan untuk kepentingan nasional,”tambahnya.
Dalam susunan kabinet baru itu, jabatan penting sebagai Menteri Luar Negeri dan Perdagangan dijabat oleh, Yang Terhormat Ricky Nelson Houenipwela, yang mewakili Daerah Pemilihan Malaita Kecil.
Ia pernah menjadi Gubernur Bank Sentral Kepulauan Solomon (CBSI) dari 1993 hingga 2008, posisi yang dipegangnya selama 15 tahun. Ia pernah pula menjadi penasehat senior Bank Dunia.
Ia memasuki dunia politik nasional pada 2010 ketika terpilih menjadi anggota Parlemen Nasional sebagai Anggota untuk Daerah Pemilihan Malaita Kecil.
Rick Hou panggilan akrabnya pernah memimpin pemerintah koalisi 2017-2019 sebagai Perdana Menteri Kepuluan Solomon.
Selain itu terdapat pula politisi senior Gordon Darcy Lilo adalah seorang politikus Kepulauan Solomon yang menjabat sebagai Menteri Keuangan dan Perbendaharaan.
Ia pernah menjadi PM Kepulauan Solomon,dari 16 November 2011 hingga 9 Desember 2014.
Sedangkan putra pertama mantan PM Solomon Island tokoh pejuang kemerdekaan Solomon,Peter Kenilorea Junior menjadi Menteri Perencanaan Nasional dan Koordinasi Pembangunan.
Berikut Susunan Kabinet Wale yang terdiri dari 24 anggota Francis Sade – Wakil Perdana Menteri di Pemerintahan dan Menteri Pelayanan Publik.
Ricky Fuo’o – Menteri Pembangunan Infrastruktur Harry Kuma – Menteri Perdagangan, Industri, Tenaga Kerja, dan Imigrasi Frederick Kologeto – Menteri Komunikasi & Penerbangan Clezy Rore – Menteri Kehakiman & Urusan Hukum Franklyn Derek Wasi .
Menteri Pertanian dan Peternakan James Bonunga – Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Gordon Darcy Lilo – Menteri Keuangan dan Perbendaharaan Ricky Nelson Houenipwela – Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Luar Negeri Peter Kenilorea Junior.
Menteri Perencanaan Nasional dan Koordinasi Pembangunan Mannaseh Maelanga – Menteri Dalam Negeri John Maneniaru – Menteri Urusan Perempuan, Pemuda, Anak-anak dan Keluarga Makario Tagini.
Menteri Kehutanan dan Penelitian Derrick Manuari – Menteri Pertambangan, Energi, dan Elektrifikasi Pedesaan Wayne Ghemu – Menteri Lingkungan Hidup, Perubahan Iklim, Manajemen Bencana, dan Meteorologi John Tuhaika Junior.
Menteri Kepolisian, Keamanan Nasional, dan Layanan Pemasyarakatan Morris Toiraena – Menteri Kesehatan dan Pelayanan Medis Polycarp Paea – Menteri Perikanan dan Sumber Daya Kelautan Alfred Lazarus Rinah.
Menteri Pemerintahan Provinsi dan Penguatan Kelembagaan Daniel Waneoroa – Menteri Pembangunan Pedesaan George Temahua – Menteri Tata Kelola Tradisional dan Penguatan Kelembagaan Oliver Salopuka.
Menteri Pertanahan, Perumahan, dan Survei Stephen Kumi – Menteri Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. (*)
























Discussion about this post