• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Pemimpin Pasifik didesak integrasikan komitmen perlindungan laut

May 18, 2026
in Pasifik
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Arjuna Pademme
Pasifik

Warga di Kepulauan Provinsi Irlandia Baru Papua Nugini memrotes dan melarang penambangan bawah air laut di sana- Jubi/dsm-campaign.org

0
SHARES
17
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Para pemimpin di Pasifik baru saja mengakhiri Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Samudera Melanesia Perdana, 11-14 Mei di Port Moresby Papua Nugini.

Berbarengan dengan usainya pertemuan itu, Jaringan Pasifik tentang Globalisasi (PANG) dan mitranya serta masyarakat sipil di Pasifik menyerukan desakan mengubah komitmen laut menjadi hukum nasional yang dapat ditegakkan.

Khususnya tentang penambangan laut dalam (DSM), di mana kekhawatiran tentang dampak lingkungan terus meningkat.

Pacific Network on Globalisation (PANG) menyampaikan peninjauan kembali kebijakan yang menekankan bahwa janji regional dan internasional oleh negara-negara Melanesian Spearhead Group (MSG), dan wilayah yang lebih luas, harus didukung oleh kerangka hukum domestik yang kuat.

Ini untuk memastikan janji tersebut diimplementasikan dalam praktik, bukan hanya sekadar pernyataan niat, seperti dalam siaran pers yang diterima Jubi, Sabtu (16/5/2026).

Koordinator PANG, Joey Tau, menyerukan kepada para Pemimpin Pasifik untuk memperkuat dan memperluas komitmen, khususnya seruan untuk moratorium penambangan laut dalam.

Pihaknya mendesak para pemimpin negara-negara Pasifik kembali berkomitmen pada posisi Deklarasi Udaune MSG tentang penambangan laut dalam.

BERITATERKAIT

Perlindungan laut harus dikembangkan sesuai tradisi PNG

Negara peserta KTT Samudera Melanesia tandatangani deklarasi MOCOR

Vanuatu bahas rencana cagar laut dengan PNG dan Fiji di KTT Samudera Melanesia

Pemimpin Pasifik Dorong Energi Terbarukan 100 Persen di COP30

“Menerjemahkan komitmen itu ke dalam undang-undang domestik yang mengikat, mempertimbangkan moratorium regional terhadap eksplorasi dan eksploitasi penambangan laut dalam, dan memperkuat kerja sama menuju pendekatan Melanesia dan Pasifik yang terpadu,” kata Tau.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Komitmen yang diperbarui dan diperluas terhadap Deklarasi Udaune dapat menempatkan Pasifik di garis depan tata kelola laut global dan membantu melindungi ekosistem laut untuk generasi mendatang”.

Mengambil inspirasi dari Opini Penasihat (AO) penting Mahkamah Internasional pada Juli tahun lalu, tinjauan kebijakan ini menantang para pemimpin Melanesia untuk meninjau kembali komitmen mereka berdasarkan Deklarasi Udaune  2023.

Ini untuk memastikan kebijakan nasional tentang perlindungan laut terkait penambangan laut dalam telah diterapkan untuk mendukung sikap moratorium tersebut.

“Seiring berlanjutnya pembicaraan di Otoritas Dasar Laut Internasional (ISA) tentang pembentukan Kode Pertambangan. Ada kebutuhan yang lebih besar untuk mengadopsi pendekatan kehati-hatian,” ucapnya.

Katanya, pedoman dari ICJ memperkuat hal ini karena menegaskan bahwa negara-negara harus mengambil langkah-langkah ‘seluas dan seefektif mungkin’ untuk melindungi lingkungan laut.

Perkembangan ini memperkuat seruan untuk legislasi domestik yang lebih jelas, termasuk moratorium, sebagai bukti kepatuhan terhadap kewajiban internasional.

Namun, implementasi di antara para penandatangan Deklarasi Udaune masih belum merata.

Wakil Direktur Program Pemberdayaan Sosial dan Pendidikan (SEEP), Joe Ravea menekankan bahwa para pemimpin Pasifik harus menutup kesenjangan antara komitmen regional dan implementasi nasional.

“Kita membutuhkan kebijakan dan jalur legislatif yang kuat dan komprehensif yang segera ditetapkan untuk melindungi lautan kita dari dampak yang tidak dapat dipulihkan dari penambangan laut dalam,” kata Ravea.

Di seluruh Melanesia, negara-negara berada pada tahap yang berbeda dalam menerjemahkan komitmen ke dalam hukum.

Di Kanaky Kaledonia Baru, undang-undang melarang semua eksplorasi dan eksploitasi sumber daya mineral dasar laut selama 50 tahun dalam yurisdiksi maritimnya.

Sementara Fiji dan Kepulauan Solomon telah menunjukkan kemauan politik melalui usulan moratorium, kerangka hukum yang komprehensif masih sedang dikembangkan.

Di Papua Nugini, moratorium pada aspek penambangan laut dalam diusulkan pada tahun 2019 oleh Perdana Menteri James Marape, tetapi seiring waktu gagal menerjemahkan komitmen tersebut ke dalam kebijakan nasional.

Koordinator Jaringan Laut Sehat PNG, Rosa Koian, mengatakan, “Kami juga menyadari potensi kepentingan untuk menambang dasar laut; namun, kami sangat mendukung perdana menteri kami untuk tidak mengizinkan penambangan laut dalam di negara ini.”

“Proyek Nautilus Minerals Solwara 1 yang gagal telah merugikan PNG jutaan kina, dan kita tidak boleh mengulangi kesalahan itu. Penambangan laut dalam bukanlah investasi yang baik, dan PNG dan para Pemimpin Pasifik lainnya harus memprioritaskan kehati-hatian dan perlindungan yang lebih kuat ketika berbicara tentang tata kelola laut,” katanya.

Vanuatu Indigenous Land Defence Desk (VILDD) memiliki kekhawatiran serupa, menambahkan bahwa sudah saatnya para pemimpin Pasifik mewujudkan komitmen yang muluk-muluk menjadi tindakan nyata, untuk menegaskan penjagaan laut dalam praktik terhadap ancaman saat ini dan yang akan datang.

Mengutip dsm-campaign.org, Dr Helen Rosenbum dari Deep Sea Mining Campaign mempresentasekan laporan ‘ Proyek Penambangan Dasar Laut Solwara 1 di Laut Bismarck, Papua Nugini menyebutkan bahwa, proyek penambangan laut dalam Solwara 1 (Niu Solwara) yang diusulkan di Laut Bismarck, Papua Nugini, menimbulkan risiko lingkungan, sosial, dan ekonomi yang serius.

Laporan ini menyoroti bagaimana proyek tersebut akan menghancurkan ekosistem lubang hidrotermal yang langka dan menghasilkan gumpalan sedimen beracun yang dapat mencemari rantai makanan laut yang diandalkan oleh masyarakat pesisir dan pulau.

Ketidakpastian ilmiah masih tinggi, namun pengamanannya lemah. Operator asli mengalami kebangkrutan, meninggalkan PNG dengan utang publik yang signifikan, sementara kepemilikan saham pemerintah yang berkelanjutan menimbulkan konflik kepentingan.

Uji coba penambangan rahasia tahun 2024 tanpa persetujuan masyarakat menyoroti kegagalan tata kelola. Penambangan laut dalam terus berkembang tanpa ilmu pengetahuan yang memadai, transparansi, atau penghormatan terhadap hak-hak adat.(*)

Tags: KTT Samudera MelanesiaPemimpin PasifikPenambangan Laut DalamPerlindungan Laut
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Parlemen Nauru

Parlemen Nauru mengesahkan pergantian nama negara menjadi “Naoero”

May 18, 2026
Kepulauan Solomon

Perdana Menteri baru Kepulauan Solomon melantik kabinet

May 18, 2026

Bank Dunia peringatkan negara Pasifik mengenai kerentanan perekenomian

May 18, 2026

PM PNG: Selamat untuk pemimpin baru Kepulauan Solomon, Matthew Wale

May 16, 2026

Presiden Prabowo Subianto ucapkan selamat kepada PM Kepulauan Solomon

May 16, 2026

Rumah tradisional Tui Sabeto di Fiji direstorasi secara besar-besaran

May 16, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pemprov Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah teken MoU dengan Kejati Papua

May 18, 2026
Parlemen Nauru

Parlemen Nauru mengesahkan pergantian nama negara menjadi “Naoero”

May 18, 2026
Kepulauan Solomon

Perdana Menteri baru Kepulauan Solomon melantik kabinet

May 18, 2026
Bank Dunia

Bank Dunia peringatkan negara Pasifik mengenai kerentanan perekenomian

May 18, 2026
Pasifik

Pemimpin Pasifik didesak integrasikan komitmen perlindungan laut

May 18, 2026
Kepala kampung

Warga Mamberamo Hilir sampaikan sejumlah aspirasi ke Gubernur Fakhiri

May 17, 2026
Kampung di Mamberamo Raya

Pemprov Papua targetkan 47 kampung di Mamberamo Raya segera dialiri listrik

May 17, 2026
Film Pesta Babi

Film dokumenter Pesta Babi: Papua bukan tanah kosong

May 16, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri tinjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Trimuris

May 16, 2026
Operasi Militer

Operasi militer di Puncak: 13 orang tewas, 11 terluka, 22.661 jiwa mengungsi

May 16, 2026
Nobar

Kapolda Papua Barat: Nobar ‘Pesta Babi’ tak masalah selama lulus sensor

May 16, 2026
Universitas Jayapura

Universitas Jayapura gelar wisuda perdana sejak berganti status

May 9, 2026
deklarasi MOCOR

Negara peserta KTT Samudera Melanesia tandatangani deklarasi MOCOR

May 13, 2026
Pulau Bonyum

Pulau Bonyum simbol masuknya Katolik di selatan pulau Papua

May 16, 2026
Pemprov Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah teken MoU dengan Kejati Papua

0
Parlemen Nauru

Parlemen Nauru mengesahkan pergantian nama negara menjadi “Naoero”

0
Kepulauan Solomon

Perdana Menteri baru Kepulauan Solomon melantik kabinet

0
Bank Dunia

Bank Dunia peringatkan negara Pasifik mengenai kerentanan perekenomian

0
Pasifik

Pemimpin Pasifik didesak integrasikan komitmen perlindungan laut

0
Kepala kampung

Warga Mamberamo Hilir sampaikan sejumlah aspirasi ke Gubernur Fakhiri

0
Kampung di Mamberamo Raya

Pemprov Papua targetkan 47 kampung di Mamberamo Raya segera dialiri listrik

0

English Stories

Teluk Bintuni
Pacnews

Government urged to repair severely damaged roads and bridges in Teluk Bintuni

May 16, 2026
Jayapura Regency
Pacnews

Performance of Special Group Faction in Jayapura Regency Legislative Council questioned

May 15, 2026
Papuan Regional Police
Pacnews

Papua Regional Police urged to take over investigation into Tolikara shooting case

May 15, 2026
Pih Feast
Pacnews

Disbandment of Pig Feast (Pesta Babi) Screenings: Freedom of Expression Must Be Protected

May 14, 2026
Meki Nawipa
Pacnews

Meki Nawipa: Papua Needs Honest People, Not Just Smart Ones

May 14, 2026

Trending

  • Film Pesta Babi

    Film dokumenter Pesta Babi: Papua bukan tanah kosong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Fakhiri tinjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Trimuris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Operasi militer di Puncak: 13 orang tewas, 11 terluka, 22.661 jiwa mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Papua Barat: Nobar ‘Pesta Babi’ tak masalah selama lulus sensor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Universitas Jayapura gelar wisuda perdana sejak berganti status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara