• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Bomberai

Pra Konferensi III Mbaham Matta Fakfak jadi momentum persatuan adat dan iman

August 31, 2025
in Bomberai, Tanah Papua
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Gamaliel M. Kaliele - Editor: Angela Flassy
Mbaham Matta

Masyarakat Adat Mbaham Matta menyerahkan sedekah ke unsur agama Katolik, di Gereja Katolik St. Yosep Fakfak.- Jubi/IST

0
SHARES
31
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sorong, Jubi – Mentari baru saja muncul di Kota Fakfak, ketika angin berhembus membawa aroma laut  seakan ikut menyaksikan langkah masyarakat Mbaham Matta bersama para tetua adat, tokoh agama, pemuda, dan perempuan adat berkumpul di Sekretariat Dewan Adat di Kampung Lusiperi, kabupaten Fakfak, Papua Barat, Kamis (28/8/2025).

Dengan pakaian adat yang sederhana namun penuh makna, mereka membawa sedekah suku berupa hasil bumi, makanan tradisional, serta simbol-simbol adat lainnya. Ini  merupakan prosesi Pra Konferensi III Dewan Adat Mbaham Matta, yang akan menjadi bagian penting dari rangkaian menuju Konferensi III yang akan digelar November mendatang.

Ketua Dewan Adat Mbaham Matta, Demianus Tuturop saat membuka acara mengatakan Pra Konferensi III Dewan Adat Mbaham Matta bukan sekadar agenda, melainkan panggilan hati untuk merawat warisan leluhur. Di sini, adat, iman, dan budaya kembali dijahit dalam satu tenun persatuan, mengingatkan bahwa tanah ini berdiri tegak karena kebersamaan yang diwariskan dari generasi ke generasi, juga cara leluhur menuntun anak cucunya menjaga keseimbangan antara adat dan iman.

“Kita berdiri di tanah ini karena leluhur kita menjaga adat, iman, dan budaya. Sedekah ini bukan sekadar makanan atau barang, tetapi lambang kasih, syukur, dan penghormatan kepada semua yang hidup berdampingan di Fakfak,” katanya.

Ia kemudian menegaskan, “Fakfak adalah tanah persaudaraan.”

 Mbaham Matta
Penyerahan sedekah suku Mbaham Matta ke Unsur Keagamaan Islam ( Muhammadiyah) Masjid At-Tarbiyah Wagom. – Jubi/IST

Simbol Harmoni: Tujuh Unsur Keagamaan 

Prosesi pengantaran sedekah dilakukan dengan beriringan. Dimulai dari Sekretariat Dewan Adat menuju tujuh rumah ibadah, Gereja Katolik St. Yosep Fakfak, lalu menuju Masjid At-Tarbiyah Wagom (Muhammadiyah), terus ke Klenteng Tri Dharma Tjong Tek Sie Fakfak, Gereja Protestan GPI Eden Wagom, Gereja Protestan GKI Nazareth Wagom, Masjid An-Nur Marapi Fakfak (Nahdlatul Ulama), dan berakhir di Pura Nirartha Loka Fakfak.

BERITATERKAIT

PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional

Perkara Kredit Prajurit TNI di Manokwari belum ada tersangka

DBH Migas Papua Barat belum berpihak pada kabupaten penghasil

Ketua Kerukunan Pegunungan Tengah sesalkan bantuan Pangdam Kasuari

Setiap tempat ibadah menerima dengan hangat, diiringi doa dan ucapan syukur. Dari gereja hingga masjid, dari klenteng hingga pura, semua menyatu dalam suasana penuh damai.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Pastor Gereja Katolik St. Yosep Fakfak mengatakan tradisi ini adalah bukti nyata bahwa adat dan iman saling menguatkan.

“Sedekah yang diberikan ini bukan hanya untuk kami umat Katolik, tetapi untuk seluruh umat manusia di Fakfak. Mari kita terus pelihara persaudaraan ini.”

Imam Masjid An-Nur Marapi mengatakan Mbaham Matta telah memberi contoh bagaimana hidup dalam keragaman. “Apa yang kita lihat hari ini adalah wajah asli Fakfak: damai, bersatu, dan penuh kasih. Semoga tradisi ini tidak pernah hilang meskipun zaman berubah.”

Demikian juga tokoh masyarakat Tionghoa di Klenteng Tri Dharma Tjong Tek Sie juga angkat bicara, “Kami menerima dengan sukacita. Fakfak selalu berbeda dengan tempat lain, karena di sini perbedaan tidak membuat kita terpecah, justru memperkaya kehidupan bersama. Sedekah ini adalah pesan yang menyatukan kita,” ujarnya.

Peran Generasi Muda dan Perempuan Adat

Tidak hanya tetua adat, kaum muda Mbaham Matta juga hadir dalam prosesi. Seorang pemuda adat, Yonas Weripang, menyebutkan bahwa tradisi ini adalah warisan penting yang harus dijaga oleh generasi berikutnya.

“Kami, anak-anak muda Mbaham Matta, belajar dari prosesi ini bahwa adat bukan hanya cerita masa lalu, tetapi juga bekal masa depan. Persaudaraan lintas iman ini adalah identitas kita. Kalau bukan kita yang jaga, siapa lagi?” ujarnya.

Di tempat yang sama, seorang perempuan adat, Maria Ogar, juga menekankan peran ibu-ibu dalam menjaga kebelangsungan adat. “Kami, mama-mama Mbaham Matta, selalu terlibat dalam sedekah. Dari menyiapkan makanan sampai mendampingi anak cucu dalam prosesi. Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan juga adalah penjaga adat. Tanpa kami, adat bisa kehilangan rohnya,” kata Maria.

klenting
Penyerahan sedekah Suku Mbaham Matta ke Unsur agama Konghucu, Klenteng Tjong Tek Sie Fakfak di Jln Izak Telussa.- Jubi/IST

Prosesi ini berlangsung tertib dengan pengawalan dari Polres Fakfak. Saat prosesi berlangsung, terlihat bagaimana harmoni terjalin di Fakfak. “Tugas kami hanya memastikan keamanan, tapi sesungguhnya keamanan itu lahir dari persaudaraan antar masyarakat sendiri. Kami salut kepada Dewan Adat Mbaham Matta,” kata seorang petugas Polisi.

Selain itu, Tim Hadarat Tanace Fakfak menjaga nuansa sakral dengan lantunan doa, sementara Sanggar Arongarong Wayati menghadirkan tarian adat yang menggugah semangat kebersamaan.

Ketua Panitia Konferensi III, Badarudin Heremba, menjelaskan bahwa pra konferensi adalah tahapan penting untuk menyatukan langkah sebelum memasuki agenda besar di November nanti.

“Tahapan ini bukan akhir, tapi awal dari sebuah perjalanan panjang. Konferensi III nanti akan menjadi ruang bagi kita semua untuk menyepakati arah dan masa depan suku Mbaham Matta. Karena itu, kami mengajak semua pihak terus menjaga kekompakan,” ujar Badarudin.

Ia juga menegaskan bahwa pesan utama dari seluruh rangkaian ini adalah menjaga Fakfak sebagai tanah persaudaraan.

“Kita berbeda agama, tetapi satu dalam kasih. Inilah yang membuat Fakfak unik. Sedekah ini adalah jembatan persatuan. Jangan sampai kita biarkan modernisasi dan kepentingan politik memecah persaudaraan ini,” katanya.

Pra Konferensi III Dewan Adat Mbaham Matta akhirnya meneguhkan kembali identitas Fakfak. Di tengah derasnya arus globalisasi, masyarakat Mbaham Matta ingin memastikan bahwa adat dan iman tetap berdiri kokoh sebagai fondasi hidup.

“Adat adalah rumah, iman adalah tiang, budaya adalah atap. Tanpa rumah, kita kehilangan tempat. Tanpa tiang, kita roboh. Tanpa atap, kita tidak terlindungi. Karena itu, kita wajib menjaga semuanya agar Fakfak tetap menjadi tanah persaudaraan,” kata Ketua Dewan Adat, Demianus Tuturop.

Dengan berakhirnya prosesi pengantaran sedekah, masyarakat Mbaham Matta kini menapaki tahapan berikutnya menuju Konferensi III Dewan Adat Mbaham Matta di bulan November, sebuah peristiwa yang diyakini akan semakin memperkuat ikatan adat, iman, dan budaya bagi generasi yang akan datang.(*)

Tags: Kabupaten FakfakMbaham MattaProvinsi Papua Barat
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

UMKM

UMKM di Manokwari gelar demonstrasi karena merasa ditelantarkan BGN

May 4, 2026
Migas

DBH Migas Papua Barat belum berpihak pada kabupaten penghasil

April 17, 2026

Usai berikan racun tikus, pemuda tega setubuhi mayat anak di Bintuni

April 14, 2026

Warinussy ingatkan Pemkab Teluk Bintuni risiko utang ke kontraktor

March 30, 2026

Perda larangan sudah ada, Wabup Fakfak akui penanganan Minol masih sulit

March 5, 2026

Masyarakat Adat keberatan investasi PT STM Agro Energi di Fakfak

March 3, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Nobar Persipura

Gubernur Papua Tengah siapkan tiga lokasi nobar Persipura di Nabire

May 7, 2026
WNA Australia

Tiga WNA Australia disidangkan di Merauke

May 7, 2026
Anggota DPD RI

Anggota DPD RI kritik kinerja PPL mendampingi petani di Merauke

May 7, 2026
Apelcemi

Apelcemi desak pemkab dan DPRK Mimika tuntaskan masalah ketenagakerjaan

May 7, 2026
Persipura

Persipura siap tempur untuk rebut satu tiket Super League

May 7, 2026
Siswa SMA

Tujuh pelajar SMA di Mamberamo Tengah dilaporkan tertembak

May 7, 2026
Calon Anggota AJI Jayapura

Calon anggota AJI Jayapura dibekali pengetahuan sejarah terbentuknya AJI

May 7, 2026
IMG 20260506 WA0106

Sejumlah warga Puncak dilaporkan terluka karena ledakan bom di jenazah

May 7, 2026
Pengungsi

Pengungsi internal di Puncak dan Puncak Jaya mesti dilindungi

May 7, 2026
Persipura

Persipura dapat suntikan semangat dari Gubernur jelang perburuan tiket promosi

May 7, 2026
Gubernur Papua Tengah

Gubernur Papua Tengah instruksikan penertiban tambang ilegal

May 6, 2026
Papua Tengah

Masyarakat adat Papua Tengah dapat mengelola potensi alam lewat IPR

May 6, 2026
UMKM

UMKM di Manokwari gelar demonstrasi karena merasa ditelantarkan BGN

May 4, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
Nobar Persipura

Gubernur Papua Tengah siapkan tiga lokasi nobar Persipura di Nabire

0
WNA Australia

Tiga WNA Australia disidangkan di Merauke

0
Anggota DPD RI

Anggota DPD RI kritik kinerja PPL mendampingi petani di Merauke

0
Apelcemi

Apelcemi desak pemkab dan DPRK Mimika tuntaskan masalah ketenagakerjaan

0
Persipura

Persipura siap tempur untuk rebut satu tiket Super League

0
Siswa SMA

Tujuh pelajar SMA di Mamberamo Tengah dilaporkan tertembak

0
Calon Anggota AJI Jayapura

Calon anggota AJI Jayapura dibekali pengetahuan sejarah terbentuknya AJI

0

English Stories

Central Papua Governor Meki Nawipa (center) delivers a keynote address at a focus group discussion themed “Upstream-Downstream Integration Strategy for Gold Reserve Management Towards Sovereign Monetary Resilience” at a hotel in Jakarta, Tuesday (May 5, 2026) — Public Relations Office of the Central Papua Provincial Government
Pacnews

Indigenous Communities in Central Papua set to manage Natural Resources under People’s Mining Permit (IPR) scheme

May 7, 2026
Central Papua Governor Meki Nawipa (center) — Public Relations Office of the Central Papua Provincial Government
Pacnews

Central Papua Governor launches Enforcement Drive against Illegal Mining

May 7, 2026
Banfot
Pacnews

Banfot Villagers remain Internally Displaced

May 6, 2026
Various types of waste collected by high school and vocational students (SMA/SMK) from rivers in North Ayamaru District, Maybrat Regency, Southwest Papua, Tuesday (May 5, 2026). — Jubi/Gamaliel M Kaliele
Pacnews

Saving Rainbow Fish, students clean trash from Ayamaru rivers

May 6, 2026
Jean Bisay, Chair of the Organizing Committee for World Press Freedom Day, delivers the committee report at Lukmen II Hall, Papua Governor’s Office, Jayapura, on Monday (May 4, 2026). — Jubi/Larius Kogoya
Pacnews

Papua Province hosts Indonesia’s World Press Freedom Day commemoration

May 5, 2026

Trending

  • IMG 20260506 WA0106

    Sejumlah warga Puncak dilaporkan terluka karena ledakan bom di jenazah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengungsi internal di Puncak dan Puncak Jaya mesti dilindungi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persipura dapat suntikan semangat dari Gubernur jelang perburuan tiket promosi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Papua Tengah instruksikan penertiban tambang ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masyarakat adat Papua Tengah dapat mengelola potensi alam lewat IPR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara