Jayapura, Jubi – Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua atau YKKMP menyatakan warga Kampung Wunabunggu, Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan yang mengungsi ke Yigemili, kampung lain di Distrik Melagi ingin segera kembali ke kampung mereka.
Direktur Eksekutif YKKMP, Theo Hesegem mengatakan beberapa hari lalu pihaknya mengunjungi pengungsi dari Kampung Wunabunggu, yang ada di Kampung Yigemili.
Katanya, kunjungan ini bertujuan memantau perkembangan dan kondisi pengungsi, sejak mereka meninggalkan kampungnya pada 5 Oktober 2025.
Menurutnya, berdasarkan keterangan seorang hamba Tuhan di lokasi pengungsian, warga ingin segera kembali ke kampungnya. Namun sebelum itu, mereka butuh adanya kesepakatan bersama dengan pemerintah daerah terkait nasib pengungsi setelah pulang ke kampung halaman.
“Pengungsi juga tidak ingin gereja mereka mengalami kekosongan, karena sejak kejadian 5 Oktober 2025, mereka tidak pernah beribadah di gereja tersebut,” tulis Theo Hesegem dalam siaran persnya, Selasa (25/11/2025).
Katanya, di lokasi pengungsian, pengungsi juga mengalami kekurangan makanan. Untuk itu mereka berharap Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, DPRK, MRP Papua Pegunungan, para intelektual, pimpinan gereja, dan YKKMP segera memulangkan mereka ke kampung halamannya, agar bisa beraktivitas seperti biasa.
Theo Hesegem mengatakan, dalam situasi ini penting adanya langkah bersama para pihak dalam upaya pemulangan pengungsi.
“Kita tidak bisa membiarkan pengungsi tanpa kontrol. Tahapan pengembalian harus dibahas bersama melibatkan semua komponen. Keberadaan pengungsi internal yang tidak ditangani serius adalah masalah besar,” ucapnya.
Apalagi kata Hesegem, tanaman pertanian milik pengungsi di kampung mereka telah rusak setelah ditinggalkan sekian lama, sehingga perlu rehabilitasi total.
“Urusan pengungsi bukan politik, melainkan kemanusiaan. Ini kewajiban negara, termasuk pemerintah daerah,” ujarnya.
Dalam kunjungan itu, YKKMP memberikan bantuan kepada pengungsi dan mengikuti ibadah bersama jemaat Mbu. Para gembala dan pendeta menyampaikan terima kasih atas langkah YKKMP memasang baliho prinsip hak-hak sipil. (*)


























Discussion about this post