Jayapura, Jubi – Masyarakat adat Keondoafian Kampung Skouw Sae menggelar nonton bareng (nobar) dan bakti sosial atau baksos di kediaman Ondoafi Kampung Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, papua, Selasa (2/6/2026).
Ondoafi Kampung Skouw Sae, David Donny Lomo mengatakan, nobar dan baksos itu merupakan rangkaian peringatan hari lahirnya Pancasila pada 1 Juni 2026.
Katanya, selain untuk menumbuhkan pemahaman mengenai nilai-nilai dasar negara, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat rasa solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, serta menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat Papua.
Menurutnya, Pancasila merupakan dasar negara dan menjadi pedoman hidup bangsa yang mengajarkan penghormatan terhadap keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat di tanah Papua.
“Pada peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni [2026], kami sebagai ondoafi mengajak seluruh masyarakat Papua untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong sebagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila,” kata David Donny Lomo dalam pesan tertulisnya, Selasa (2/6/2026).
Ia juga mengajak masyarakat mendukung setiap program-program pemerintah, seperti Proyek Strategis Nasional (PSN), Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.
Sebab katanya, program-program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Papua, membuka akses pelayanan yang lebih baik, dan menciptakan masa depan yang lebih sejahtera bagi generasi penerus.
“Melalui semangat hari lahir Pancasila, mari kita bersama-sama menjaga keamanan, kedamaian, dan persatuan di tanah Papua,” ujarnya.
David Donny Lomo mengatakan, sinergi antara pemerintah, adat, agama, dan seluruh elemen masyarakat diperlukan untuk mewujudkan Papua yang maju, aman, damai, dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Katanya, nobar dan bakti sosial itu berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Masyarakat antusias mengikuti rangkaian acara yang juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial dari pemerintah bagi warga yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Mereka bersama-sama menyaksikan siaran Suara Papua yang menayangkan program peringatan hari lahir Pancasila, 1 Juni. (*)




Discussion about this post