• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Rencana BUMN Khusus Ekspor Prabowo dikritik: Picu monopoli ala BPPC dan state capitalism

May 26, 2026
in Rilis Pers
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Jean Bisay
BUMN

Petani Kopra melakukan proses asar di Kampung Adijaya, Pulau Adi di Kaimana, Papua Barat. - Dok EcoNusa

0
SHARES
20
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Rencana Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Khusus Ekspor menuai kritik tajam dari koalisi masyarakat sipil. Kebijakan ini dinilai berisiko memicu dominasi negara yang berlebihan (state capitalism), menciptakan distorsi pasar, hingga mengulang memori kelam praktik monopoli komoditas era Orde Baru.

Gagasan ini sebelumnya disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam sidang paripurna pada Rabu, 20 Mei 2026. Prabowo menyatakan bahwa BUMN Ekspor dibentuk untuk memperkuat posisi perdagangan global Indonesia, menekan kebocoran sektor pajak, serta menggenjot nilai tambah komoditas nasional. Dalam skemanya, seluruh ekspor komoditas strategis nasional wajib melalui pintu BUMN tunggal ini, yang nantinya terintegrasi dengan pengelolaan investasi melalui lembaga investasi negara, Danantara.

Namun, langkah mengintegrasikan bisnis negara dari hulu ke hilir ini dinilai salah momentum di tengah fundamental ekonomi domestik yang sedang menghadapi tantangan serius.

Ekonom Center for Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, menyoroti indikator makroekonomi yang sedang tertekan, mulai dari nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp17.800 per dolar AS hingga pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

“Ide baru pembentukan BUMN khusus ekspor ini memicu kekhawatiran terjadinya distorsi pasar dan politisasi bisnis,” kata Huda dalam jumpa pers daring pada Kamis, 21 Mei 2026.

Huda menilai skema ini merupakan perwujudan nyata dari kapitalisme negara yang kebablasan. “Ini adalah bentuk state capitalism (kapitalisme yang dilakukan oleh negara). Negara bukan hanya menjadi regulator, tapi dia juga menjadi operator,” ujar Huda.

Bayang-Bayang Kegagalan BPPC Orde Baru
Kritik keras juga mengarah pada potensi kembalinya gurita monopoli seperti Badan Penyangga Pemasaran Cengkeh (BPPC) yang berjaya pada dekade 1990-1998. Kala itu, BPPC bertindak sebagai pembeli dan penjual tunggal cengkeh nasional yang justru mencekik petani karena mereka dilarang menjual hasil panen ke pihak lain.

BERITATERKAIT

Presiden Prabowo Subianto ucapkan selamat kepada PM Kepulauan Solomon

Presiden Prabowo diminta membuka diri terkait kondisi HAM di Tanah Papua

Prabowo mesti tegakkan HAM di Tanah Papua sebelum membicarakan HAM negara lain

Pernyataan Prabowo dikhawatirkan perparah kerusakan lingkungan di Tanah Papua

BUMN
Kebun Kopra di Kampung Adijaya, Pulau Adi di Kaimana, Papua Barat. – Dok EcoNusa

Saat industri rokok mengurangi produksi karena tak mampu menebus harga tinggi dari BPPC, gudang-gudang penuh, serapan macet, dan harga di tingkat petani anjlok drastis.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Huda mengingatkan agar pengalaman buruk tersebut tidak direplikasi melalui BUMN Ekspor. Jika monopoli pasar kembali diterapkan, pihak yang paling dirugikan adalah petani dan pelaku usaha mandiri.

Senada dengan Huda, CEO EcoNusa, Bustar Maitar, menekankan perlunya tata kelola yang bersih dan tidak partisan jika pemerintah tetap bersikeras mendorong BUMN ini. Menurut Bustar, melemahnya situasi ekonomi makro saat ini adalah cerminan dari rendahnya kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah.

“Jika BUMN ekspor ini ingin didorong, maka wajib adanya tata kelola yang tidak politis dan tidak menguntungkan beberapa pihak saja,” tegas Bustar.

Bustar meminta kebijakan ekspor ini tidak mengorbankan pekebun skala kecil, khususnya di wilayah Indonesia Timur yang hajat hidupnya bergantung pada sektor perkebunan. Ia membandingkan ketimpangan komoditas rakyat seperti kelapa bulat, cengkih, dan pala yang luas lahannya jauh lebih kecil dibandingkan korporasi sawit atau tambang.

“Perusahaan tambang mungkin merugi, tapi tidak akan sebanyak pekebun mandiri,” kata Bustar, mengingatkan dampak kebijakan ekspor yang tidak seimbang.

Di sisi lain, Program Director Trend Asia, Ahmad Ashov Birry, memandang pemerintah terlalu tergesa-gesa memindahkan fokus ke pintu ekspor tunggal, padahal Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah (PR) mendasar terkait transparansi. Indonesia saat ini masih tergolong memiliki tingkat penyembunyian rahasia yang tinggi (Financial Secrecy Index) serta bermasalah dengan keterbukaan informasi keuangan strategis, kepemilikan korporasi berlapis (beneficial ownership), hingga data Hak Guna Usaha (HGU) lahan yang tertutup.

Di tingkat tapak, aktivitas ekonomi skala korporasi juga kerap meninggalkan beban ekologis yang dipikul oleh masyarakat lokal. Ashov mencontohkan krisis yang terjadi di lingkar tambang, mulai dari pencemaran air, kerusakan tanah, hilangnya lahan produktif, hingga masalah kesehatan.

“Masih banyak masalah mendasar yang harus dijawab pemerintah sebelum pindah fokus ke BUMN ekspor yang akan menguasai pintu ekspor,” kritik Ashov.

Ia juga mengkritik bagaimana prinsip efisiensi sumber daya alam belum sepenuhnya ditujukan untuk kepentingan publik makro seperti transportasi umum, melainkan masih untuk kebutuhan sempit seperti kendaraan pribadi. Ketika negara dikejar target penerimaan APBN dan akses pendanaan semakin mudah, ancaman eksploitasi alam yang berlebihan (over-eksploitasi) berpotensi memperparah kerusakan lingkungan.

BUMN
Petani Kopra di Kampung Adijaya, Pulau Adi di Kaimana, Papua Barat. – Dok EcoNusa

Warning Korupsi dan Kemunduran Demokrasi
Kondisi ini kian diperparah oleh memburuknya Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia sepanjang periode 2009-2025. Huda menilai institusi super-power seperti BUMN Ekspor akan sangat rentan menjadi bancakan korupsi dan politisasi bisnis akibat rapuhnya sistem hukum, tata kelola, dan kebebasan sipil.

Ketakutan ini diperkuat oleh data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 yang merekam fenomena mengkhawatirkan: masyarakat Indonesia kian permisif terhadap praktik koruptif dalam aktivitas ekonomi.

“Mulai dari masuk lewat jalur orang dalam hingga korupsi pengadaan barang publik,” beber Huda.

Koalisi masyarakat sipil berkesimpulan bahwa situasi ini mencerminkan pelemahan serius pada nilai-nilai demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Jika dibiarkan tanpa koreksi total, ambisi pembentukan BUMN Ekspor tidak hanya akan meruntuhkan kepercayaan publik, tetapi juga berbalik menghantam iklim investasi dan menciptakan ketidakadilan ekonomi yang kian lebar. (*)

Tags: BPPCBUMNBUMN Khusus EkspormonopoliPrabowostate capitalism
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

TPNPB

TPNPB Yahukimo klaim tewaskan delapan orang yang diduga aparat keamanan

May 21, 2026
KNPB

Aktivis KNPB diingatkan pentingnya membangun kesadaran intelektual dan kolektivitas

May 20, 2026

Dewan Pers nyatakan sikap terhadap penangkapan jurnalis Indonesia oleh tentara Israel

May 19, 2026

ULMWP berharap Matthew Wale dapat membela hak politik orang Papua

May 15, 2026

Polda Papua diminta ambil alih penanganan kasus penembakan di Tolikara

May 14, 2026

Pembubaran film Pesta Babi: Kebebasan berekspresi wajib dilindungi

May 13, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
BUMN

Rencana BUMN Khusus Ekspor Prabowo dikritik: Picu monopoli ala BPPC dan state capitalism

May 26, 2026
Australia-Indonesia

Australia-Indonesia majukan kemitraan pendidikan transnasional

May 26, 2026
Perdana Menteri PNG kunjungi Prancis

Perdana Menteri PNG kunjungi Prancis untuk memperkuat hubungan

May 26, 2026
film Pesta Babi

Jurnalis senior MalaysiaKini menangis saat menonton film Pesta Babi

May 26, 2026
Gubernur Papua Tengah

Gubernur Nawipa ajak masyarakat Puncak kembangkan potensi kopi dan ternak babi

May 26, 2026
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa

Gubernur Nawipa letakkan batu pertama pembangunan kantor bupati dan DPRK Puncak

May 26, 2026
Jersey

Persipura luncurkan jersey edisi terbatas pada HUT ke-63

May 26, 2026
Wagub

Wagub: Film Pesta Babi gambaran situasi yang terjadi di Papua Selatan

May 25, 2026
Polres

Polres Merauke ungkap dua kasus penyalahgunaan BBM subsidi

May 25, 2026
Negara Adil

Legislator Papua Barat minta negara adil terhadap Tanah Papua

May 26, 2026
Jersey

Persipura luncurkan jersey edisi terbatas pada HUT ke-63

May 26, 2026
Pemekaran

Pemprov Papua Selatan tindaklanjuti aspirasi pemekaran kabupaten

May 25, 2026
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa S.H dan Wakil Gubernur, Deinas Geley S.Sos saat menyalurkan sapi kurban di halaman Masjid Agung Al-Falah, Jalan Merdeka, Kelurahan Karang Mulia, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Minggu (24/05/2026) - Dok. Humas Pemprov Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah salurkan 28 ekor sapi kurban

May 25, 2026
film Pesta Babi

Jurnalis senior MalaysiaKini menangis saat menonton film Pesta Babi

May 26, 2026
BUMN

Rencana BUMN Khusus Ekspor Prabowo dikritik: Picu monopoli ala BPPC dan state capitalism

0
Australia-Indonesia

Australia-Indonesia majukan kemitraan pendidikan transnasional

0
Perdana Menteri PNG kunjungi Prancis

Perdana Menteri PNG kunjungi Prancis untuk memperkuat hubungan

0
film Pesta Babi

Jurnalis senior MalaysiaKini menangis saat menonton film Pesta Babi

0
Gubernur Papua Tengah

Gubernur Nawipa ajak masyarakat Puncak kembangkan potensi kopi dan ternak babi

0
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa

Gubernur Nawipa letakkan batu pertama pembangunan kantor bupati dan DPRK Puncak

0
Jersey

Persipura luncurkan jersey edisi terbatas pada HUT ke-63

0

English Stories

The atmosphere during the joint screening and discussion of the documentary film 'Pig Feast': Colonialism in Our Times, at the Christ the Light of the World Catholic Church Hall, Waena, Heram District, Jayapura City, Papua, Friday (22/05/2026) - Jubi/Yuliana Lantipo
Pacnews

‘Pig Feast’: A Testimony of the Humanitarian Crisis in Papua

May 23, 2026
Deputy Chairperson I of LMA Nasawat, Marten Saflela, hands over the Indigenous community’s demands to Sarteis Yulian Sagrim, Head of the Watershed Management and Social Forestry Division at the Southwest Papua Environment, Forestry, and Land Agency, on Friday (22/5/2026). — Jubi/Gamaliel Kaliele
Pacnews

Indigenous Nasawat Community Rejects Village Forest Scheme

May 23, 2026
TPNPB
Pacnews

West Papua National Liberation Army (TPNPB) in Yahukimo Claims Eight Suspected Security Officers Killed in Operation

May 21, 2026
KNPB
Pacnews

Yahukimo Police Release Arrested KNPB (West Papuan National Committee) Activist

May 21, 2026
Child shot
Pacnews

Child Shot During Military Operation in Puncak Dies After Weeks of Treatment

May 20, 2026

Trending

  • Wagub

    Wagub: Film Pesta Babi gambaran situasi yang terjadi di Papua Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Merauke ungkap dua kasus penyalahgunaan BBM subsidi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Legislator Papua Barat minta negara adil terhadap Tanah Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persipura luncurkan jersey edisi terbatas pada HUT ke-63

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Papua Selatan tindaklanjuti aspirasi pemekaran kabupaten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara