Jayapura, Jubi – Aktivis Komite Nasional Papua Barat atau KNPB diingatkan pentingnya membangun kesadaran intelektual dan kolektivitas.
Ini disampaikan Ketua I KNPB Pusat, Warpo Sampari Wetipo saat perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-13 KNPB sektor Koteka wilayah Numbay, Selasa (19/5/2026).
Warpo Wetipo mengatakan pentingnya membangun kesadaran intelektualitas dan kesadaran kolektivitas sebagai pejuang keadilan, kebenaran dan kemanusiaan yang berbassis pada keterampilan dan kecerdasan merajut semangat.
Membangun emosional, membangkitkan jiwa dan raga, membuka hati dan pikiran untuk mencintai diri, sesama, alam lingkungan sekitar atau tanah air dan rakyat.
“Bagi setiap pejuang progresif, wajib memiliki beberapa nilai yang harus dipertahankan, yakni setiap pejuang harus jujur, setia, rendah hati, rela berkorban dan bertanggung jawab,” kata Warpo Sampari Wetipo dalam siaran pers tertulis, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, semua itu membutuhkan proses yang panjang, sehingga para aktivis KNPB tidak boleh bermain-main dengan perjuangan mereka.
Ketua KNPB Numbay, Hosea Yeimo menegaskan bahwa KNPB wilayah Numbay (Tanah Tabi) adalah basis mahasiswa.
Karenanya, setelah para mahasiswa itu diwisuda dan pulang ke kampung halaman masing-masing, harus menyadari bahwa mereka dididik dalam pendidikan politik KNPB. Tidak diajarkan untuk menjadi alat penindas rakyat atau menjadi agen budak-budak baru kolonialisme.
“Kalau itu terjadi, kita justru menjadi kaum borjuasi yang menindas rakyat kita sendiri, sebagai perpanjangan tangan dari kolonial Indonesia dan juga memperlambat perjuangan,” ujar Hosea Yeimo.
Sementara itu Gerson Pigay mewakili Neuw Guinea Raad (NGR) mengatakan, KNPB merupakan sebuah alat perlawanan, diuji dalam berbagai bentuk ancaman oleh musuh eksternal dan internal yang dibekingan pihak luar.
“Di sinilah (organisasi KNPB) kalian sesungguhnya diuji untuk semakin dewasa dalam tindakan dan perkataan. KNPB sektor Koteka baru berumur 13 tahun maka tetaplah pada komitmen, konsisten dan konsekwen dalam perjuangan damai tanpa kekerasan,” ujar Pigay.
Perayaan 13 tahun KNPB sektor Koteka wilayah Numbay dihadiri perwakilan BPP KNPB Pusat, BPW KNPB Numbay, perwakilan KNPB sektor tetangga, perwakilan Neuw Guinea Raad (NGR), tokoh intelektual, perwakilan gereja, perempuan, mahasiswa, pelajar (SPWP), para undangan dan simpatisan. (*)




Discussion about this post