• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Presiden Prabowo diminta membuka diri terkait kondisi HAM di Tanah Papua

March 13, 2026
in Polhukam
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna Pademme
Demo HAM

Ilustrasi demonstrasi mendesak penyelesaian kasus pelanggaran HAM di Tanah Papua - Dok. Jubi

0
SHARES
1k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Sekretaris Eksekutif United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Markus Haluk meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto membuka diri atas kondisi Hak Asasi Manusia atau HAM di Tanah Papua.

Permintaan itu disampaikan Markus Haluk, sebab menilai kasus dugaan pelanggaran HAM di Tanah Papua semakin meningkat sejak 1963 hingga 2026.

Haluk mengatakan, kini Indonesia menempati posisi Presiden Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Karenanya Indonesia harus terbuka terkait dugaan pelanggaran pemusnahan manusia, alam dan budaya di Tanah Papua yang dinilai terjadi secara masif dan sistematis.

Menurutnya, apabila Pemerintah Indonesia tidak membuka akses dan tidak memberi ruang untuk investigasi independen, dan PBB berkunjung ke Papua, maka kredibilitas Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB dipertaruhkan.

Sebab, bagaimana mungkin Indonesia memimpin dan mengurus dugaan pelanggaran HAM di negara lain, sementara dalam internal negaranya tidak membuka ruang sekalipun.

“Ketua dewan HAM PBB sebelumnya itu, [pernah] meminta izin kepada pemerintah Indonesia [pada masa pemerintahan] Presiden Joko Widodo. Mereka mengirim surat untuk berkunjung ke [Tanah] Papua. Pemerintah Indonesia berjanji akan memberikan izin untuk berkunjung ke [Tanah] Papua. Namun sampai saat ini belum [terlaksana],” kata Markus Haluk kepada Jubi melalui panggilan telepon, Selasa (10/3/2026).

Katanya, kini Indonesia menempati posisi Presiden Dewan HAM PBB. Momentum ini mestinya dimanfaatkan untuk memberi akses kepeda jurnalis asing, dan perwakilan PBB berkunjung ke Tanah Papua.

BERITATERKAIT

Tanah Papua darurat HAM setelah Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM PBB

Kadepa: Di Tanah Papua bukan hanya emas, ada manusia yang mesti dijaga

Ada perubahan cara pandang terhadap perempuan di Tanah Papua

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

Selain itu, belum lama ini tanpa diminta Presiden Prabowo menyatakan keinginan terlibat mendamaikan konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat,

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Menurut Haluk, kalau Presiden berani menjadi mediator konflik antarnegara, maka Presiden harus bersedia membuka diri menyelesaikan konflik di Tanah Papua, dan membuktikan bahwa Indonesia bisa menyelesaikan persoalan-persoalan dalam negaranya sendiri.

“Misalnya pelanggaran HAM yang sedang terjadi, dan pendudukan secara masif di Papua Barat. Ancaman secara nyata ada di Papua pemusnahan manusia,” ucapnya.

Markus Haluk mengatakan, apa yang terjadi di Tanah Papua pernah menjadi sorotan pelapor HAM PBB dan negara di kawasan Pasifik pun pernah menyampaikannya dalam sidang PBB.

“Dewan HAM PBB meminta untuk mengunjungi Papua Barat. Namun Indonesia menyangkal dan menutup semua akses masuk. Menjadi ketua dewan HAM PBB ini merupakan peluang Indonesia, untuk memulai dari dirinya sendiri dalam penegakan HAM,” kata Markus Haluk.

Sementara itu, Direktur Perkumpulan Advokat Hak Asasi Manusia atau PAHAM Papua, Gustaf Kawer mengatakan apabila Indonesia mau serius, mesti menyelesaikan semua pelanggaran HAM melalui mekanisme yang ada, dan memberi akses bagi media asing.

“Selama ini Indonesia tertutup, jadi pertanyaannya dia perhatikan HAM atau tidak? Kalau dia tertutup berarti ada pertanyaan ada apa di Indonesia sehingga tertutup. Jadi akses untuk media asing itu juga mesti dibuka termasuk NGO asing,” kata Gustaf Kawer.

Menurut Kawer, Pemerintah Indonesia sudah pernah membuat komitmen akan mengundang High Commissioner atau Komisi Tinggi HAM PBB ke Tanah Papua. Namun tak ada tindaklanjut hingga kini.

“Kalau Indonesia terbuka soal itu, kita optimis bahwa Indonesia terbuka untuk penyelesaian HAM di Papua. Namun selagi Pemerintah Indonesia tertutup, ya kita skeptis terhadap penyelesaian HAM di Tanah Papua,” ucap Kawer. (*)

Tags: HAMPrabowoTanah Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Perempuan Papua

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap ketidakadilan

April 30, 2026
Perempuan Papua

Perempuan Papua “Lawan PSN dan Militerisme”

April 30, 2026

Aspirasi “Papua Darurat Militer dan Kemanusiaan” diserahkan mahasiswa ke DPR Papua

April 27, 2026

Kadepa: Di Tanah Papua bukan hanya emas, ada manusia yang mesti dijaga

April 27, 2026

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Soemoele saat mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa S.H menutup Musrenbang Otsus dan Musrenbang RKPD di Kantor Gubernur Papua Tengah, di Nabire, Kamis (30/04/2026) - Dok.untuk Jubi

Pembangunan di Papua Tengah mesti bermanfaat terhadap OAP

April 30, 2026
Musrenbang

Hasil musrenbang Provinsi Papua Tengah mesti menjadi kerja nyata

April 30, 2026
perempuan papua

Perempuan Papua serahkan aspirasi ke MRP

April 30, 2026
Pentas Seni dan Budaya

Pentas seni dan budaya Papua 2026: Peringatan integrasi Papua ke dalam NKRI

April 30, 2026
Pemprov Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah perketat pengendalian inflasi

April 30, 2026
Perempuan Papua

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap ketidakadilan

April 30, 2026
Perempuan Papua

Perempuan Papua “Lawan PSN dan Militerisme”

April 30, 2026
Tanah Papua

Tanah Papua darurat HAM setelah Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM PBB

April 29, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
Poster film dokumenter Pesta Babi - Dok. Jubi

Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

April 19, 2026
Perempuan Papua

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap ketidakadilan

April 30, 2026
Papua Tengah

Pemprov ajak generasi muda Papua Tengah perkuat nasionalisme

April 29, 2026
Perempuan Papua

Perempuan Papua “Lawan PSN dan Militerisme”

April 30, 2026
Gubernur

Gubernur Fakhiri salurkan bantuan banjir ke Pemerintah Kabupaten Jayapura

April 29, 2026
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Soemoele saat mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa S.H menutup Musrenbang Otsus dan Musrenbang RKPD di Kantor Gubernur Papua Tengah, di Nabire, Kamis (30/04/2026) - Dok.untuk Jubi

Pembangunan di Papua Tengah mesti bermanfaat terhadap OAP

0
Musrenbang

Hasil musrenbang Provinsi Papua Tengah mesti menjadi kerja nyata

0
perempuan papua

Perempuan Papua serahkan aspirasi ke MRP

0
Pentas Seni dan Budaya

Pentas seni dan budaya Papua 2026: Peringatan integrasi Papua ke dalam NKRI

0
Pemprov Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah perketat pengendalian inflasi

0
Perempuan Papua

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap ketidakadilan

0
Perempuan Papua

Perempuan Papua “Lawan PSN dan Militerisme”

0

English Stories

An illustration of students staging a demonstration titled “Papua in Military and Humanitarian Emergency” in Jayapura, Monday (April 26, 2026). — Courtesy of Jubi
Pacnews

Papua Rights Groups declare ‘Human Rights Emergency,’ urge end to Military Operations

April 29, 2026
Alantino Wiya, Assistant I for Government and Social Affairs at the Central Papua provincial secretariat, speaks while representing Governor Meki Nawipa at the opening of a national insight seminar in Nabire, Wednesday (April 29, 2026). — Courtesy of Central Papua Provincial Government Public Relations
Pacnews

Central Papua Government urges youth to strengthen nationalism

April 29, 2026
Indonesia’s Vice Health Minister Benjamin Paulus Octavianus poses for a photo with Papua Governor Matius D. Fakhiri in Jayapura, Tuesday (April 28, 2026). — Jubi/Alexander Loen
Pacnews

Papua accounts for over 90% of Indonesia’s malaria cases, Vice Health Minister calls for integrated response

April 29, 2026
Coalition of students and local youth organizations under the Cipayung Indigenous Papua Highlands alliance staged a protest in Wamena on Monday (April 27) - Supplied
Pacnews

Students in Wamena demand withdrawal of Non-Organic Military Forces from Papua Highlands

April 29, 2026
Arnold C Ap (1945-1984) creator and leader of Mambesak Group – Supplied
Pacnews

42 Years After His Death, Arnold Clemens Ap’s Legacy Endures in West Papua

April 28, 2026

Trending

  • Tanah Papua

    Tanah Papua darurat HAM setelah Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM PBB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap ketidakadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov ajak generasi muda Papua Tengah perkuat nasionalisme

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara