• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Ada perubahan cara pandang terhadap perempuan di Tanah Papua

April 24, 2026
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Suara Perempuan Papua Bersatu

Foto bersama usai diskusi publik "Bangkit Melawan PSN dan Militerisme" yang digelar Suara Perempuan Papua Bersatu di Perumnas 3 Waena, Kota Jayapura, Papua, Kamis (23/04/2026) - Jubi/Aida Ulim

0
SHARES
5
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Aktivis perempuan, Vero Hubi mengatakan ada perubahan cara pandang terhadap perempuan di Tanah Papua kini. Perubahan cara pandang terhadap perempuan ini dinilai tidak terlepas dari pergeseran nilai-nilai adat akibat intervensi eksternal.

Pernyataan itu disampaikan Vero Hubi saat diskusi publik “Perempuan Bangkit Lawan PSN dan Militerisme” yang digelar Suara Perempuan Papua Bersatu di Perumnas 3 Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Kamis (23/4/2026).

Karenanya menurut Vero Hubi, perlu merefleksikan kembali posisi dan peran perempuan dalam struktur sosial, adat di tengah perubahan yang terjadi akibat pengaruh negara, agama, dan kapitalisme.

“Pentingnya memahami realitas yang dialami perempuan Papua dalam beberapa tahun terakhir, termasuk meningkatnya berbagai bentuk kekerasan,” kata Vero Hubi.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Katanya, dalam tatanan adat Papua sebelum bersentuhan dengan dunia luar, telah ada sistem yang mengatur relasi saling menghormati antara laki-laki dan perempuan.

Orang tua pada masa dulu, tahu bagaimana menempatkan perempuan dan laki-laki secara seimbang, dan ada penghormatan dalam relasi itu.

Namun menurutnya, nilai-nilai tersebut kini mengalami pergeseran. Praktik seperti pembayaran mas kawin yang awalnya dimaknai sebagai bentuk penghargaan, sudah disalah artikan. Dianggap sebagai bentuk kepemilikan penuh hak atas perempuan.

BERITATERKAIT

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

KNPB nyatakan sikap terhadap situasi Tanah Papua

Perlu regulasi daerah untuk melindungi hak masyarakat adat Papua

“Hal ini memperkuat praktik diskriminasi dan pembatasan terhadap perempuan,” ujarnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Dalam ruang organisasi dan perjuangan politik kata Hubi, juga masih adanya pembatasan terhadap perempuan. Perempuan terkadang dianggap tidak bisa memimpin atau mengambil peran strategis.

“Ini bentuk penindasan [terhadap perempuan] yang masih berlangsung. Kalau kita semua sedang melawan penindasan, seharusnya perempuan tidak dibatasi. Kita harus bergerak bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penting untuk kembali menggali nilai-nilai lokal yang menjunjung kesetaraan dan kemanusiaan sebagai dasar dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.

Sementara itu, pendamping hukum bagi perempuan, Novita Opki menilai diskusi tersebut menjadi ruang penting untuk menghadirkan narasi perempuan dalam perjuangan politik Papua.

Katanya, selama ini suara perempuan masih minim terdengar dalam berbagai wacana publik.

“Ini ruang yang penting karena menghadirkan narasi perempuan sebagai bagian dari materi politik perjuangan,” kata Novita Opki.

Menurutnya, penindasan terhadap perempuan Papua telah berlangsung sejak masa integrasi Papua ke Indonesia. Kini konflik bersenjata, operasi militer, serta proyek-proyek pembangunan telah berdampak besar terhadap kehidupan perempuan, dan memicu banyaknya pengungsian internal.

Ia mengatakan, perempuan Papua kerap menjadi korban dalam situasi konflik, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Trauma akibat kekerasan, kehilangan tempat tinggal, hingga keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar, menjadi realitas yang masih dihadapi [perempuan Papua] hingga saat,” kata Novita Opki.

Kehadiran investasi dan proyek pembangunan pun disebut sering kali mengabaikan prinsip persetujuan bebas, didahului, dan diinformasikan atau FPIC akhirnya berdampak pada perampasan ruang hidup masyarakat adat.

Katanya, peran aparat keamanan dalam mendukung proyek-proyek tersebut melalui skema operasi militer selain perang atau OMSP semakin memperkuat militerisasi di Papua.

“Mari sama-sama bersepakat bahwa perjuangan perempuan Papua tidak hanya berkaitan dengan melawan kekerasan, tetapi juga mempertahankan identitas, ruang hidup, serta hak-hak dasar bagi perempuan,” ucapnya.

Diskusi ini pun diharapkan menjadi awal untuk membuka ruang-ruang dialog yang lebih luas, sekaligus memperkuat solidaritas dalam memperjuangkan keadilan bagi perempuan Papua. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: perempuan papuaSuara Perempuan Papua BersatuTanah Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
DP3A Kabupaten Jayapura

DP3A Kabupaten Jayapura dorong regulasi perlindungan perempuan dan anak di kampung

March 13, 2026

Kadis P3A Kabupaten Jayapura: Kasus TPKS harus diproses hukum

March 13, 2026

Perempuan Papua di antara kekerasan struktural dan konflik bersenjata

March 10, 2026

Keterbatasan akses menjadi tantangan mengangkat isu perempuan di Tanah Papua

February 13, 2026

Penundukan perempuan menguat seiring lemahnya demokrasi

February 4, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Suara Perempuan Papua Bersatu

Ada perubahan cara pandang terhadap perempuan di Tanah Papua

April 24, 2026
e-Sport

Cabor E-Sport dan Perbasi sinergi dorong perbaikan KONI Papua Barat

April 24, 2026
Manele

1 Mei jadi penentu nasib PM Manele dan batas kekuasaan pemerintah

April 24, 2026
MoU

Papua Nugini dan AS tandatangani MoU kesehatan

April 24, 2026
regional

Kerja sama regional kunci tata kelola laut di KTT Melanesian Ocean Summit

April 24, 2026
Sidang di parlemen Belanda mengenai situasi hak asasi manusia di bekas koloni negara itu, Papua Barat, 21 April 2026 - RNZ Pasifik

Kelompok pro Papua Merdeka minta Belanda hentikan penjualan senjata ke Indonesia

April 24, 2026
Taruna

Polisi periksa 12 orang pascainsiden SMK Taruna Kasuari Manokwari

April 23, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
Poster film dokumenter Pesta Babi - Dok. Jubi

Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

April 19, 2026
MRP menjaring aspirasi

MRP menemui masyarakat Sentani Barat Moi

April 18, 2026
Korban Luka Tembak Kabupaten Puncak

Salah satu korban luka di Puncak mengaku ditembak TNI

April 18, 2026
Bougainville

Pemerintah Otonom Bougainville meluncurkan maskapai penerbangan nasional baru

April 21, 2026
Pasar Lama Sentani

Pasar Lama Sentani, tetap hidup dan menghidupi

April 18, 2026
Batik Air

Batik Air resmi beroperasi di Papua Tengah

April 23, 2026
Suara Perempuan Papua Bersatu

Ada perubahan cara pandang terhadap perempuan di Tanah Papua

0
e-Sport

Cabor E-Sport dan Perbasi sinergi dorong perbaikan KONI Papua Barat

0
Manele

1 Mei jadi penentu nasib PM Manele dan batas kekuasaan pemerintah

0
MoU

Papua Nugini dan AS tandatangani MoU kesehatan

0
regional

Kerja sama regional kunci tata kelola laut di KTT Melanesian Ocean Summit

0
Sidang di parlemen Belanda mengenai situasi hak asasi manusia di bekas koloni negara itu, Papua Barat, 21 April 2026 - RNZ Pasifik

Kelompok pro Papua Merdeka minta Belanda hentikan penjualan senjata ke Indonesia

0
Taruna

Polisi periksa 12 orang pascainsiden SMK Taruna Kasuari Manokwari

0

English Stories

Residents of Puncak Regency, together with community and youth organizations, staged a peaceful demonstration at the Puncak DPRK office on Monday (April 20, 2026) — Photo: Jubi Documentation
Pacnews

Puncak Legislative Chief calls for Open, Independent Probe into Deadly Operations

April 23, 2026
Representatives of the Papua Church Council and indigenous pastors address the humanitarian crisis in Papua at a press conference in Jayapura, Papua, on Tuesday (April 21, 2026) - (Jubi/Aida Ulim)
Pacnews

107,000 Internally Displaced in Papua amid escalating Humanitarian Crisis

April 22, 2026
Ony Enumbi (27), who was fatally shot by members of the Damai Cartenz Task Force in Wiyugwi Village, Mulia District, Puncak Jaya Regency, Central Papua, on Monday (April 20, 2026) – Supplied
Pacnews

Civilian in Puncak Jaya reportedly shot dead, authorities label victim as wanted suspect

April 22, 2026
Students from Puncak and Puncak Jaya held a peaceful protest and delivered a public statement in Jayapura City regarding alleged acts of violence by security forces against civilians in Puncak Regency, Central Papua. The demonstration took place at the Mimika student dormitory in Waena, Jayapura, on Monday (April 20, 2026). — Aida/Ulim
Pacnews

Students urge authorities to respond to situation in Kembru District

April 22, 2026
The Central Executive Board of the Komite Nasional Papua Barat (BPP-KNPB) delivered an official statement outlining its position on alleged military actions against civilians in Puncak Regency. The press conference was held in Waena, Jayapura City, Papua, on Monday (April 20, 2026). — Jubi/Aida Ulim
Pacnews

West Papua National Committee (KNPB) issues demands over alleged civilian casualties in Puncak Military Operation.

April 21, 2026

Trending

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MRP menemui masyarakat Sentani Barat Moi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah satu korban luka di Puncak mengaku ditembak TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Otonom Bougainville meluncurkan maskapai penerbangan nasional baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara