• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Nasional & Internasional

Kelompok pro Papua Merdeka minta Belanda hentikan penjualan senjata ke Indonesia

April 24, 2026
in Nasional & Internasional
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Dominggus Mampioper - Editor: Victor Mambor
Sidang di parlemen Belanda mengenai situasi hak asasi manusia di bekas koloni negara itu, Papua Barat, 21 April 2026 - RNZ Pasifik

Sidang di parlemen Belanda mengenai situasi hak asasi manusia di bekas koloni negara itu, Papua Barat, 21 April 2026 - RNZ Pasifik

0
SHARES
82
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Sejumlah diaspora Papua pekan ini berada di Parlemen Belanda untuk menghadiri sidang Komite Luar Negeri mengenai situasi hak asasi manusia di Papua Barat. Termasuk tokoh pro Papua Merdeka, Benny Wenda dan Raki Ap. Mereka meminta Belanda untuk menghentikan penjualan senjata ke Indonesia.

Dalam sebuah video yang disiarkan ke Belanda dari warga Papua di West Papua, kelompok pro-kemerdekaan menyerukan kepada Belanda untuk menghentikan penjualan senjata ke Indonesia. Demikian dikutip Jubi dari laman internet, RNZ Pasifik Jumat (24/4/2026).

“Kami, rakyat Papua Barat, mendesak pemerintah Belanda untuk menghentikan kerja sama dan pasokan senjata ke Indonesia, karena transaksi antara Indonesia dan Belanda, khususnya senjata, dibeli dan digunakan untuk melakukan pembunuhan terhadap kami,” demikian pernyataan di video tersebut.

Hal ini terjadi di tengah meningkatnya konflik kekerasan antara militer Indonesia dan pejuang kemerdekaan Papua baru-baru ini.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Komisi Hak Asasi Manusia Indonesia pekan ini mengatakan sedang menyelidiki kematian belasan warga sipil Papua Barat pekan lalu sebagai akibat dari operasi militer di Papua Tengah.

Bekas kekuatan kolonial

Belanda adalah bekas kekuatan kolonial di Papua Barat dan wilayah Indonesia lainnya. Oleh karena itu, Gerakan Pembebasan mengatakan bahwa Belanda memiliki tanggung jawab untuk menanggapi pelanggaran hak asasi manusia dan konflik yang terus berlanjut di Papua.

Ekspor militer Belanda saat ini dan baru-baru ini sebagian besar terkait dengan Angkatan Laut Indonesia dan terkonsentrasi pada kapal angkatan laut, sistem kapal, dan persenjataan pendukung.

BERITATERKAIT

Shooting in the Freeport mining area and Korowai runway, Papua, three people killed

Penyelesaian konflik di Tanah Papua butuh pendekatan sipil dan dialogis

Perluasan peran TNI memperparah konflik di Tanah Papua

Pengungsi Papua, selalu berulang, selalu terabaikan

Juru bicara Kedutaan Besar Belanda di Indonesia mengatakan bahwa semua permohonan izin ekspor barang militer dari Belanda diperiksa dengan cermat dan berdasarkan kasus per kasus, dalam kerangka Perjanjian Perdagangan Senjata dan Posisi Bersama Uni Eropa tentang kontrol ekspor senjata.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Hal yang menjadi inti dari penilaian ini adalah pengguna akhir barang, tujuan penggunaan akhir, dan situasi di negara tujuan.”katanya.

“Dalam melakukan penilaian ini, Kementerian Luar Negeri Belanda secara sistematis mempertimbangkan semua informasi yang relevan, termasuk perkembangan politik, keamanan, dan hak asasi manusia.”tambahnya.

“Permohonan izin ditolak jika penilaian mengidentifikasi risiko yang sangat besar bahwa barang-barang militer yang dimaksud dapat disalahgunakan oleh pengguna akhir. Kementerian tidak mengecualikan pengguna akhir mana pun sebelumnya,” kata juru bicara tersebut.

RNZ Pacific telah meminta komentar dari pemerintah Indonesia. Sebelumnya, Jakarta menolak untuk mengakui bahwa ULMWP memiliki legitimasi apa pun.

Dalam sidang parlemen di Den Haag, Benny Wenda tokoh pro Papua Merdeka bertemu dengan beberapa anggota parlemen Belanda dari berbagai partai, termasuk Uni Kristen dan Partai Progresif.

Turut hadir pula anggota parlemen Partai Buruh Inggris, Alex Sobel, ketua Parlemen Internasional untuk Papua Barat. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: diasporakonflikSenjata
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

DPD

DPD RI Perwakilan Papua desak penghentian kekerasan dan transparansi penyelesaian konflik

April 21, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026

Peristiwa Puncak: Panglima TNI didesak evaluasi operasi penindakan TPNPB

April 18, 2026

Pemimpin Oposisi Kepulauan Solomon minta dunia desak Indonesia buka West Papua

April 18, 2026

Dorong Dialog Damai, Komnas HAM perkuat koordinasi dalam penanganan situasi HAM di Papua

April 18, 2026

Utusan khusus mempertanyakan akses beasiswa mahasiswa West Papua

April 10, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Suara Perempuan Papua Bersatu

Ada perubahan cara pandang terhadap perempuan di Tanah Papua

April 24, 2026
e-Sport

Cabor E-Sport dan Perbasi sinergi dorong perbaikan KONI Papua Barat

April 24, 2026
Manele

1 Mei jadi penentu nasib PM Manele dan batas kekuasaan pemerintah

April 24, 2026
MoU

Papua Nugini dan AS tandatangani MoU kesehatan

April 24, 2026
regional

Kerja sama regional kunci tata kelola laut di KTT Melanesian Ocean Summit

April 24, 2026
Sidang di parlemen Belanda mengenai situasi hak asasi manusia di bekas koloni negara itu, Papua Barat, 21 April 2026 - RNZ Pasifik

Kelompok pro Papua Merdeka minta Belanda hentikan penjualan senjata ke Indonesia

April 24, 2026
Taruna

Polisi periksa 12 orang pascainsiden SMK Taruna Kasuari Manokwari

April 23, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
Poster film dokumenter Pesta Babi - Dok. Jubi

Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

April 19, 2026
MRP menjaring aspirasi

MRP menemui masyarakat Sentani Barat Moi

April 18, 2026
Korban Luka Tembak Kabupaten Puncak

Salah satu korban luka di Puncak mengaku ditembak TNI

April 18, 2026
Bougainville

Pemerintah Otonom Bougainville meluncurkan maskapai penerbangan nasional baru

April 21, 2026
Pasar Lama Sentani

Pasar Lama Sentani, tetap hidup dan menghidupi

April 18, 2026
Batik Air

Batik Air resmi beroperasi di Papua Tengah

April 23, 2026
Suara Perempuan Papua Bersatu

Ada perubahan cara pandang terhadap perempuan di Tanah Papua

0
e-Sport

Cabor E-Sport dan Perbasi sinergi dorong perbaikan KONI Papua Barat

0
Manele

1 Mei jadi penentu nasib PM Manele dan batas kekuasaan pemerintah

0
MoU

Papua Nugini dan AS tandatangani MoU kesehatan

0
regional

Kerja sama regional kunci tata kelola laut di KTT Melanesian Ocean Summit

0
Sidang di parlemen Belanda mengenai situasi hak asasi manusia di bekas koloni negara itu, Papua Barat, 21 April 2026 - RNZ Pasifik

Kelompok pro Papua Merdeka minta Belanda hentikan penjualan senjata ke Indonesia

0
Taruna

Polisi periksa 12 orang pascainsiden SMK Taruna Kasuari Manokwari

0

English Stories

Residents of Puncak Regency, together with community and youth organizations, staged a peaceful demonstration at the Puncak DPRK office on Monday (April 20, 2026) — Photo: Jubi Documentation
Pacnews

Puncak Legislative Chief calls for Open, Independent Probe into Deadly Operations

April 23, 2026
Representatives of the Papua Church Council and indigenous pastors address the humanitarian crisis in Papua at a press conference in Jayapura, Papua, on Tuesday (April 21, 2026) - (Jubi/Aida Ulim)
Pacnews

107,000 Internally Displaced in Papua amid escalating Humanitarian Crisis

April 22, 2026
Ony Enumbi (27), who was fatally shot by members of the Damai Cartenz Task Force in Wiyugwi Village, Mulia District, Puncak Jaya Regency, Central Papua, on Monday (April 20, 2026) – Supplied
Pacnews

Civilian in Puncak Jaya reportedly shot dead, authorities label victim as wanted suspect

April 22, 2026
Students from Puncak and Puncak Jaya held a peaceful protest and delivered a public statement in Jayapura City regarding alleged acts of violence by security forces against civilians in Puncak Regency, Central Papua. The demonstration took place at the Mimika student dormitory in Waena, Jayapura, on Monday (April 20, 2026). — Aida/Ulim
Pacnews

Students urge authorities to respond to situation in Kembru District

April 22, 2026
The Central Executive Board of the Komite Nasional Papua Barat (BPP-KNPB) delivered an official statement outlining its position on alleged military actions against civilians in Puncak Regency. The press conference was held in Waena, Jayapura City, Papua, on Monday (April 20, 2026). — Jubi/Aida Ulim
Pacnews

West Papua National Committee (KNPB) issues demands over alleged civilian casualties in Puncak Military Operation.

April 21, 2026

Trending

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MRP menemui masyarakat Sentani Barat Moi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah satu korban luka di Puncak mengaku ditembak TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Otonom Bougainville meluncurkan maskapai penerbangan nasional baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara