• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Nasional & Internasional

Pemimpin Oposisi Kepulauan Solomon minta dunia desak Indonesia buka West Papua

April 18, 2026
in Nasional & Internasional
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Angela Flassy
West Papua

Pemimpin oposisi Parlemen Kepulauan Solomon Matthew Wale- Jubi/indepth

0
SHARES
0
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi-Pemimpin oposisi Kepulauan Solomon, Matthew Wale, menyerukan tindakan internasional yang mendesak untuk memaksa Indonesia membuka West Papua bagi pengawasan dan akuntabilitas independen.

Wale menyampaikan seruan tersebut menyusul peningkatan kekerasan terbaru di West Papua dengan laporan serangan militer terhadap kamp pengungsi di Kembru, Kabupaten Puncak, dan operasi terkoordinasi di Distrik Sina, Kembru dan Pogoma. Demikian dikutip jubi.id dari laman indepthsolomons, Sabtu (18/4/2026)

Sembilan orang tewas, puluhan terluka saat penyerangan TNI di dua (2) kampung, Tenoti dan Kampung Kumikomo, Distrik Kembru, Puncak, Papua Tengah. Korban tewas dan luka di tiga (3) kampung lainnya (Kembru, Makuma, Nilome), di Distrik Kembru belum diketahui, sebab anggota TNI masih berada di sana sehingga tim relawan belum bisa masuk ke sana.

Pemimpin oposisi menyerukan kepada komunitas internasional, khususnya para pemimpin Pasifik, untuk berbuat lebih banyak guna menekan Indonesia agar membuka West Papua kepada dunia.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Dia mengatakan bahwa permintaan kunjungan PBB itu sangat diperlukan untuk datang ke West Papua.

“Tindakan apa lagi yang akan diambil kawasan ini mengingat Indonesia telah memperjelas bahwa mereka tidak berniat memfasilitasi kunjungan tersebut? Kita menolak untuk berurusan dengan Indonesia, berdagang dengan mereka, atau menandatangani perjanjian bilateral sampai PBB diizinkan masuk?” katanya.

“Akankah MSG mengusir Indonesia karena membunuh warga Melanesia? Saya menyerukan tindakan nyata yang tidak dapat diabaikan oleh Indonesia. Sementara dunia menunda-nunda, warga West Papua meninggal,” kata Anggota Parlemen untuk Aoke-Langalanga.

BERITATERKAIT

Dorong Dialog Damai, Komnas HAM perkuat koordinasi dalam penanganan situasi HAM di Papua

Oposisi Kepulauan Solomon kecam tewasnya warga sipil di Dogiyai

Kepulauan Solomon dan Inggris buat MoU Tata Kelola Hutan

Oposisi Kepulauan Solomon ajukan gugatan desak PM gelar sidang parlemen

Ia menekankan bahwa penolakan akses yang terus berlanjut kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa, pengamat independen, dan media internasional menimbulkan kekhawatiran serius tentang transparansi dan perlindungan hak asasi manusia di West Papua.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Transparansi bukanlah pilihan. Jika tidak ada yang disembunyikan, maka Papua Barat harus dapat diakses oleh dunia,” katanya.

Pemimpin oposisi mendesak negara-negara Pasifik dan komunitas internasional yang lebih luas untuk melangkah lebih jauh dari sekadar pernyataan keprihatinan dan mengambil langkah-langkah yang bermakna dan terkoordinasi untuk memastikan akuntabilitas.

“Saatnya untuk bertindak tegas. Kawasan kita harus teguh membela hak asasi manusia dan memastikan suara rakyat West Papua didengar,” tambahnya.

Dia memperingatkan bahwa terus berdiam diri hanya akan memperpanjang penderitaan.

Sebelumnya, Pemimpin Oposisi Kepulauan Solomon, Matthew Wale menyatakan keprihatinan mendalam atas laporan pembunuhan warga sipil di West Papua, khususnya di Kabupaten Dogiyai, Selasa (7/4/2026). Ia sangat khawatirkan dan bertanya terkait perlindungan terhadap komunitas asli Melanesia.

Dalam peristiwa itu, dilaporkan enam warga sipil Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah meninggal dunia tertembak aparat keamanan dalam penyisiran setelah seorang anggota Polsek Moenamani yang ditemukan tewas, Selasa (31/3/2026) pagi. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Continue Reading
Tags: Kasus Pelanggaran HAMKepulauan SolomonWest Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Komnas HAM

Dorong Dialog Damai, Komnas HAM perkuat koordinasi dalam penanganan situasi HAM di Papua

April 18, 2026
West Papua

Utusan khusus mempertanyakan akses beasiswa mahasiswa West Papua

April 10, 2026
tolak freeport

Himapa Sumbar gelar aksi tolak Freeport di Padang

April 8, 2026

Oposisi Kepulauan Solomon kecam tewasnya warga sipil di Dogiyai

April 7, 2026

Target rampung 2028, Kemendagri dan Kementerian PU percepat pembangunan KIPP di empat DOB Papua

February 26, 2026

Velix Wanggai : Perlu Desain Ulang Peran Freeport untuk Tanah Papua

February 22, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara