Jayapura, Jubi – Sepuluh sekolah Dasar atau SD di Kota Jayapura mengikuti festival Implementasi Kurikulum Merdeka atau IKM gugus VII, di SD Negeri Inpres Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Jumat (21/2/2025).
Beberapa sekolah yang mengikuti festival tersebut adalah SD Negeri Kotaraja, SD Negeri VIM 1 Kotaraja, SD Negeri Inpres Kotaraja, SD Al Ihsan Yapis Kotaraja, SD Negeri Inpres VIM 2, SD Negeri Inpres VIM 3 Kotaraja, SD Negeri Inpres BTN Kotaraja, Mis Al-Hidayah, SD Kristen Kalam Kudus Kotaraja, dan MI Darul Ma’arif Numbay
Meski tiap stan memasang tema masing-masing, festival tersebut mengusung tema “Berkarya Bersama Maju Sejahtera”.
Kepala Balai Guru Penggerak Papua, Fatkurohmah mengatakan, festival tersebut dihelat agar masing-masing sekolah mempertunjukkan hasil pembelajarannya. Bahkan kegiatan ini merupakan satu dari sejumlah program pemerintah, tentang efisiensi pemberdayaan, demi mewujudkan profil pelajaran Pancasila
“(Festival) Bertujuan untuk meningkatkan karakter bersama-sama, yaitu sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Pada hari ini bahwa pembelajaran ini (merupakan) salah satu (program) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait pembelajaran mendalam,” ujarnya.
Ia mengatakan, tiap stan dari sepuluh sekolah tersebut menampilkan hasil karya, yakni, baju motif Papua yang terbuat dari karung goni, mahkota yang terbuat dari bulu ayam, pot bunga dan tas pegangan yang terbuat dari penutup botol mineral, serta beberapa karya lainnya.
Peserta festival juga membacakan puisi di atas panggung.
Dia berharap kegiatan seperti festival ini terus dilakukan. Guru-guru juga diharapkan agar terus meningkatkan kualitas siswa/i.
“Kami yakin bahwa sumber daya manusia hebat Papua ke depan lebih baik,” ujarnya.
Kepala Sekolah SD Negeri VIM 1 Kotaraja, Agus Trisna Sakti Mekawa mengatakan, festival tersebut merupakan momen terpenting bagi sepuluh sekolah untuk terus meningkatkan mutu satuan pendidikan demi mewujudkan P5.
“P5 adalah Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Selain mendapatkan pengetahuan mereka juga memiliki keterampilan, bahkan terutama sekali penanaman karakter mereka,” ujarnya.
Menurutnya, festival seperti itu lebih mengembangkan minat siswa dalam keberlanjutan hidup.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Jayapura, Ellen Montolalu mengapresiasi pelaksanaan festival IKM gugus yang melibatkan sejumlah SD di Kota Jayapura.
Dia berharap agar siswa-siswi tidak hanya terdidik secara pengetahuan, tetapi terproses juga menanamkan nilai-nilai keterampilan buat mereka.
Dia bahkan mengharapkan agar efiensi anggaran yang dipangkas pemerintah pusat, tidak mengurangi semangat para guru di kota Jayapura, tetapi tetap melaksanakan kegiatan untuk mendapatkan generasi yang berkualitas. (*)


























Discussion about this post