• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Ikan sapu-sapu sudah ditemukan di Danau Sentani

June 2, 2026
in Lingkungan, Mamta
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Arjuna Pademme
Ikan Danau Sentani

Seminar Nasional menghadirkan pembicara Dekan FMIPA Uncen Dr.rer.nat. Henderite L. Ohee, M.Si, peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof Dr Gadis Sri Haryani dan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Dave H. I. Muchaimin, ST, M.Eng., SC.- Jubi/Dominggus Mampioper

0
SHARES
514
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Dekan Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Cenderawasih Dr.rer.nat. Henderite L. Ohee, M.Si mengatakan dari 35 jenis ikan di Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, 50 persen di antaranya adalah ikan introduksi atau ikan eksotis termasuk, ikan gabus toraja atau Channa striata dan ikan louhan.

” Miris sekali tiga bulan lalu jaring nelayan terjaring ikan sapu-sapu,” kata Dekan MIPA Uncen dalam seminar webinar Nasional “Konservasi Ekosistem Danau Sentani: Menjaga Keanekaragaman Hayati di Tengah Perubahan Lingkungan Perspektif Akademisi, Peneliti, dan Pengambil Kebijakan”, Selasa (2/6/2026).

Katanya, penemuan ini cukup mengejutkan, sebab sangat mengancam bagi jenis ikan ikan asli di Danau Sentani seperti ikan Pelangi, ikan gabus asli Danau Sentani dan lain lain.

” Sejak 2013 saya menghimpun data ikan menemukan 35 jenis ikan, tetapi penelitian terakhir 2021-2024 masih ada 22 jenis ikan, di mana lebih dari 50 persen adalah ikan introduksi,” ujarnya.

Menurut Ohee, dari 22 jenis itu, ikan asli ada 9 jenis, ikan introduksi atau dari luar 13 jenis, termasuk louhan dan ikan gastor.

Ia mengatakan, salah satu faktor terpenting hilangnya ikan lokal karena kompetisi perebutan makanan terutama lumut di dalam Danau Sentani antara ikan louhan dan ikan gabus asli Sentani, termasuk ikan pelangi merah Danau Sentani.

“Ikan louhan berkembang biak sangat cepat karena juga memakan telur dari ikan Pelangi sentani,” ucapnya.

BERITATERKAIT

Danau Sentani Menyimpan PR Besar: Analisis AHP Ungkap Kampung Yoboi Jadi Prioritas Utama Penanganan Anak Putus Sekolah

Tambang emas ilegal mengancam Danau Sentani

Anggota DPR Papua usulkan pembersihan Danau Sentani

Gubernur Fakhiri salurkan bantuan banjir ke Pemerintah Kabupaten Jayapura

Sementara itu peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Gadis Sri Haryani mengatakan, masuknya ikan jenis sapu-sapu atau Pterygoplichthys ke dalam Danau Sentani, mungkin warga tidak tahu dan membuangnya, sebab ikan ini sebenarnya ikan hias di dalam akuarium.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Mungkin mereka tidak tahu dan membuang dari dalam akuarium mereka sehingga bisa saja menyebar ke dalam danau, sehingga bisa berkembang menjadi ikan besar dan predator,” kata Gadis Sri Haryani.

Katanya, secara tradisional masyarakat di Danau Sentani juga memiliki kearifan budaya tentang burekheng, di mana menjaga dan melestarikan ikan gabus Danau Sentani.

Menurutnya, burekheng atau sero termasuk model konservasi dan penangkapan ikan tradisional yang telah lama dipraktikkan oleh masyarakat di pesisir Danau Sentani.

“Praktik kearifan lokal ini menggunakan pagar atau jaring berbahan alam seperti pelepah dan daun sagu, untuk memagari area perairan guna memelihara dan membesarkan ikan,” ucapnya.

Ia menambahkan, kearifan lokal ini menjadi salah satu solusi dalam menjaga ekosistem Danau Sentani. Namun Gadis Sri Handayani mengakui kualitas air Danau Sentani juga sangat penting dalam menjaga pelestarian ikan-ikan asli di sana.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua, Dave H. I. Muchaimin, ST, M.Eng., SC. hanya mengingatkan bahwa dalam menyusun Rencana Tata Ruang Kabupaten maupun Provinsi haris mengutamakan kawasan konservasi.

Sebab, sedimentasi Danau Sentani terjadi karena hutan dan Kawasan Cyclop terganggu akibat perubahan bentangan alam hingga terjadi bencana alam pada 2019.

“Jangan sampai Kawasan konservasi terganggu. Danau Sentani punya banyak dasar hukum sampai Perdasus dan masuk dalam 15 prioritas danau nasional,” ucapnya.

Ia mengingatkan bahwa penyempitan alur sungai Kali Jaifuri memang terjadi karena adanya dugaan penambangan liar, sehingga menyebabkan pendangkalan sungai yang menjadi tempat keluarnya air Danau Sentani itu.

“Saya berterima kasih karena bapak Bupati Kabupaten Jayapura mengunjungi kali Anafre akibat tambang liar yang memakai alat alat besar termasuk ekskavator,” katanya.

Pihaknya juga melakukan penghijauan dengan menanam tanaman kayu putih dan juga pembersihan Danau Sentani dari ancaman eceng gondok.

“Saya sependapat dengan Dr Henny Ohee untuk berkolaborasi dalam menjaga ekosistem Danau Sentani dengan melibatkan semua pihak termasuk warga dan LSM serta anak anak sekolah menjaga ekosistem Danau Sentani,” ujar Dave H. I. Muchaimin.

Prof. Dr. Daniel Lantang justru mengingatkan bahwa ikan ikan jenis asli akan punah karena saat ini di Pasar Sentani sudah jarang ditemukan ikan gabus asli Danau Sentani, Oxyeleotris heterodon.

“Saya selalu jalan jalan ke Pasar Sentani seminggu tiga kali sudah sangat jarang sekali menemukan ikan ikan asli gabus Sentani,”katanya sedih seraya mengingatkan bahwa ikan asli jelas sangat terancam ke depan.” kata Daniel Lantang.

Adapun jenis ikan asli Danau Sentani adalah hiu gergaji (atau pari gergaji) yang telah hilang sejak lama dan terakhir kali ditangkap nelayan pada tahun 1974.

Ikan endemik Papua ini punah dari perairan tersebut akibat eksploitasi berlebihan, kerusakan lingkungan, dan penggunaan jaring insang.

Selain itu Dr Henny Ohee juga mengatakan ikan Pelangi atau Rainbouw Fish Sentani juga mulai punah,ada dua jenis ikan ini di Danau Sentani masing masing, termasuk endemik dan asli berasal dari Danau Sentani adalah Sentani Rainbowfish dan Red Rainbowfish.

Menurut Kepala Balai Sungai Papua, Dave H. I. Muchaimin, ST, M.Eng., SC, ikan-ikan Pelangi Sentani ini banyak ditemukan di muara sungai sungai di Danau Sentani.

Sedangkan asli lainnya adalah, ikan habus sentani (Oxyeleotris heterodon), spesies ikan endemik yang menjadi kebanggaan masyarakat di sekitar perairan Danau Sentani.

Ikan ini dikenal dengan nama lokal kayaou dan menjadi bahan utama untuk hidangan tradisional bernutrisi tinggi seperti Kha Ebhe Hele (Gabus Kuah Hitam). (*)

Tags: Danau SentaniIkan Danau SentaniIkan Sapu-Sapu
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Danau Sentani

Danau Sentani Menyimpan PR Besar: Analisis AHP Ungkap Kampung Yoboi Jadi Prioritas Utama Penanganan Anak Putus Sekolah

September 5, 2026
Tambang emas ilegal

Tambang emas ilegal mengancam Danau Sentani

August 27, 2026

Anggota DPR Papua usulkan pembersihan Danau Sentani

June 14, 2026

Gubernur Fakhiri salurkan bantuan banjir ke Pemerintah Kabupaten Jayapura

April 29, 2026

Pasar Lama Sentani, tetap hidup dan menghidupi

April 18, 2026

Lapak pedagang di Pantai Yahim terendam luapan air Danau Sentani

March 28, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project
19 September 2026
Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project

Jayapura, Jubi – The Boven Digoel Customary Community Institution (LMA) in South Papua has declared its support for the Awyu [...]

Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence
19 September 2026
Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence

Jayapura, Jubi – Pembina Papua State Special School (SLB Negeri Pembina Papua) is expanding vocational education for students with disabilities [...]

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road
17 September 2026
The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road

Jayapura, Jubi – The West Papua National Liberation Army (TPNPB) has claimed responsibility for the shooting that killed a driver, [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

September 19, 2026
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

September 19, 2026
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

September 19, 2026
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

September 18, 2026
Pendidikan

Anak-anak PNG diminta prioritaskan Pendidikan

September 18, 2026
Bougainville

Para pemilik tanah adat tambang Panguna di Bougainville adakan pembicaraan

September 18, 2026
Sekolah Rakyat

Pemerintah siapkan Rp1 Triliun untuk bangun Sekolah Rakyat di Papua

September 18, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

September 18, 2026
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

0
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

0
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

0
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

0
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

0
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

0
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara