• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

FPMPAM Papua Tengah lakukan mimbar bebas untuk menolak Kapitalisme dan perebutan Sumber Daya Alam di Papua

June 18, 2024
in Polhukam
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Pes Yanengga - Editor: Edho Sinaga
orasi mahasiswa

Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Front Pelajar Mahasiswa/i peduli Alam dan Manusia Papua Tengah menggelar aksi mimbar bebas di Halaman Asrama Mimika perumnas satu Kota Jayapura Papua pada Selasa (18/6/2024).-Jubi/ Pes Yanengga

0
SHARES
4.9k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Front Pelajar Mahasiswa/i Peduli Alam dan Manusia atau FPMPAM Papua Tengah menggelar mimbar bebas untuk menolak sebuah perusahaan ilegal yang merebut Sumber Daya Alam Papua, dalam aksinya yang bertajuk “Kapitalisme dan Konflik perebutan sumber daya alam Papua”.

Pihaknya menggelar aksi mimbar bebas mulai pukul 08:00 WIT di Halaman Asrama Mimika Perumnas Satu Kota Jayapura Papua pada Selasa (18/6/2024). Dalam aksi itu pihaknya membentangkan sejumlah spanduk yang salah satu bertuliskan, “Stop, Pendropan Militer, Stop Pendropan Transmigran, stop Pendropan PT. Ilegal, dan Papua bukan Tanah kosong.

“Sebelum ada aturan negara, aturan masyarakat adat sudah ada, maka itu kita tetap lawan, tidak mungkin orang dari negara lain datang mengurus nasib kita, untuk menentukan nasib hanya di tangan kita dan TPNPB itu sendiri. Kawan-kawan orang yang sudah pake lambang Garuda di dada tidak mungkin akan bicara untuk berdiri di atas tanah kita ini sendiri. Dalam negeri Indonesia ini kita hidup dalam api neraka,” ucap Jarinus Murib, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Papua.

Sementara, dari perwakilan perempuan Papua Abner Dou mengatakan, kehadirannya dalam aksi mimbar bebas itu merupakan perwakilan sebagai seorang mama.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

“Saya sebagai mama pesan kalau hutan ada berarti air akan mengalir, tapi tidak utang itu air mata mama akan mengalir, jadi hanya satu kata, saja lawan,” ujarnya.

orasi mahasiswa Papua
Puluhan mahasiswa berorasi secara bergantian di Halaman Asrama Mimika perumnas satu Kota Jayapura Papua pada Selasa (18/6/2024).-Jubi/ Pes Yanengga.

Pernyataan sikap 

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua Tengah diminta segera mencabut izin usaha pertambangan sebanyak 45 izin yang dikeluarkan tanpa meminta persetujuan masyarakat adat. Lalu, dalam pernyataan sikap ini, mereka meminta elit politik Papua segera bertanggungjawab atas izin usaha pertambangan yang dikeluarkan secara ilegal tidak memiliki landasan hukum yang tetap.

BERITATERKAIT

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

OPD Papua Tengah imbau cegah korupsi dan kendalikan gratifikasi hari raya

Mahasiswa tolak pembangunan pos keamanan di Distrik Borme

Lalu mereka juga meminta agar, menghentikan segala upaya pertambangan ilegal dan non ilegal yang tidak memiliki kajian Amdal dengan mengatasnamakan pembangunan. Pemerintah Kabupaten Deiyai, Dogiay dan Mimika diminta segera memperjelas tapal batas di Mimika Barat dan Kapiraya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Pemerintah Provinsi Papua Tengah segera mempertegas dan menindak tegas perusahaan ilegal yang sedang beroperasi di Kapiraya. Kami menolak tegas rencana pertambangan milik negara yang berskala besar di kabupaten Nabire, Timika, Deiyai, Dogiay, Paniai, Intan Jaya, Puncak Jaya, dan Puncak Papua,” dalam orasi mereka.

“Kami dengan tegas menolak perencanaan pertambangan Balok Wabu di Kabupaten Intan Jaya. pemerintah Provinsi Papua Tengah segera membentuk peraturan daerah tentang perlindungan hak-hak Masyarakat adat. Kami mendukung perjuangan masyarakat adat suku Awuyu dan suku Moi dalam memperjuangkan hak-hak mereka. Kami mendukung perjuangan masyarakat Suku Hubula dalam memperjuangkan hak tanah adat dan menolak rencana pembangunan kantor gubernur Provinsi Papua Pengunungan atas tanah masyarakat milik masyarakat adat. Segera tarik militer organik maupun non organik di seluruh tanah Papua,” sambungnya dalam orasi. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Continue Reading
Tags: FPMPAMmahasiswaMimbar BebasMimikaorasiPapua TengahSumber Daya Alam
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

LP3BH

LP3BH duga terjadi kejahatan terhadap kemanusiaan di Dogiyai

April 2, 2026
warga sipil

Intimidasi warga, LP3BH desak Panglima TNI proses prajurit

March 24, 2026
TPNPB

TPNPB bertanggung jawab terhadap tewasnya dua prajurit TNI di Maybrat

March 24, 2026

Kontak tembak, LP3BH Manokwari minta Polisi lindungi warga sipil Maybrat

March 22, 2026

JDP pertanyakan penangkapan 12 orang di Tambrauw

March 20, 2026

Satu anggota TPNPB tewas saat kontak senjata di Nabire

March 20, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara