• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Meepago

Anak yang ditembak saat operasi militer di Puncak meninggal dunia

May 20, 2026
in Meepago
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna Pademme
Anak yang ditembak

Aliko Walia beberapa saat setelah ditembak dan saat akan dikremasi - IST

0
SHARES
78
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Aliko Walia, anak berusia 8 tahun yang ditembak saat operasi militer di Kampung Tenoti, Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada 14 April 2026, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Selasa (19/5/2026).

Aliko Walia yang tertembus peluru di bagian dada kanan, meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis selama 36 hari di RSUD Mulia.

Kepala Distrik Kembru, Selpi Tabuni menceritakan, saat peristiwa penyerangan itu, Aliko Walia ditembak bersamaan dengan ibunya Wundilina Tabuni (40 tahun).

Ibunya tewas di tempat, dan Aliko Walia terkena peluru di dada kanan hingga tembus, dan meninggalkan bekas lubang sebesar selang pipa 1/2 inci.

Menurut Selpi Tabuni, saat itu Aliko Walia lari ketakutan meninggalkan ibunya yang tertembak, dan bertemu dengan ayahnya. Ia kemudian dibawa ke RSUD Mulia untuk mendapatkan pertolongan.

Katanya selama 36 hari dirawat di RSUD Mulia, pihak rumah sakit sudah berusaha memberikan pelayanan medis terbaik untuk Aliko Walia, agar ia bisa tetap hidup.

“Tapi akhirnya kemarin [Selasa, 19 Mei 2026] jam 12.07 [Waktu Papua] anak Aliko dinyatakan telah menghembuskan nafas terakhir dan meninggal dunia di RS Mulia,” kata Selpi Tabuni kepada Jubi melalui sambungan telepon, Rabu (20/5/2026).

BERITATERKAIT

Remaja yang tewas ditembak di Dogiyai adalah pelajar, bukan anggota OPM

Memerangi stunting pada anak di Pegunungan Kundiawa Gembogl PNG

Lima warga Tembagapura dilaporkan tewas ditembak

Pengungsi internal di Puncak dan Puncak Jaya mesti dilindungi

Selpi Tabuni menjelaskan, setelah pihak RSUD Mulia menyerahkan jenazah kepada keluarga, sore harinya sekitar pukul 17.00 WP, pihak keluarga mengkremasi janazah Aliko Walia secara adat suku Lani di Kulogonggame, Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Jadi anak Aliko sudah dibakar secara adat orang Lani sore jam 5.25 begitu, di Kulogonggame, Mulia. Memang Tuhan sudah tolong dia sampai masuk rawat di rumah sakit. Tapi bagaimana kuatnya seorang anak kecil itu menahan sakitnya peluru yang menembus dadanya,” ucapnya.

“Memang ada rencana dirujuk ke RSUD Nabire tapi tidak sempat. Akhirnya Aliko hembuskan nafas terakhir di RS Mulia,” ujarnya.

Sementara itu Direktur RSUD Mulia, drg. Miftakhul Huda M.Kes mengatakan, Aliko Walia sudah ditangani di RSUD Mulia. Telah dilakukan tindakan medis pemasangan selang di dada sebelah kanan, karena indikasi penumpukan cairan dan udara.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan foto roentgen toraks, luka Aliko Walia telah dicuci dan dilakukan penjahitan luka pada dinding dada sebelah kanan, serta punggung di RSUD Mulia.

“Setelah dilakukan perawatan dan evaluasi berdasarkan pemeriksaan roentgen toraks, disimpulkan ada perbaikan klinis dan pemeriksaan penunjang lainnya. Pasien tetap menjalani perawatan luka operasi di ruangan,” kata Direktur RSUD Mulia, drg. Miftakhul Huda kepada Jubi melalui aplikasi pesan singkatnya.

Katanya, pasien sudah mengalami perkembangan yang baik selama perawatan. Ia sudah bisa duduk dan makan sendiri.

Namun pasien mulai kembali sesak nafas sejak dua hari lalu, kemungkinan karena ada infeksi pada luka di dinding dada sebelah kanan.

“Pasien dilakukan pemeriksaan foto roentgen dengan kesimpulan penumpukan cairan dan udara di rongga dada sebelah kanan. Dan rencananya kami akan rujuk, [namun] menunggu kondisi pasien membaik,” ucapnya.

Namun lajut drg. Miftakhul Huda, kondisi pasien semakin memburuk, dan hasil pemeriksaan terakhir, proses infeksi sudah terjadi secara sistemik.

“Pasien dinyatakan meninggal oleh dokter jaga pada 19 Mei 2026 pukul 12.07 WP,” ujarnya. (*)

Continue Reading
Tags: AnakDitembakOperasi milterPuncak
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Operasi Militer

Operasi militer di Puncak: 13 orang tewas, 11 terluka, 22.661 jiwa mengungsi

May 16, 2026
Dogiyai

Solidaritas Rakyat Papua desak Polda Papua Tengah copot Kapolres Dogiyai

May 15, 2026
Apelcemi

Apelcemi gelar aksi bisu di lokasi pertemuan kepala daerah se-Tanah Papua

May 12, 2026

Remaja yang tewas ditembak di Dogiyai adalah pelajar, bukan anggota OPM

May 11, 2026

Tangis untuk Dogiyai berdarah di kantor DPR Papua Tengah

May 11, 2026

Apelcemi desak pemkab dan DPRK Mimika tuntaskan masalah ketenagakerjaan

May 8, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara